Daftar Obat Jamur Kulit di Apotek, Mana yang Paling Ampuh?

Obat jamur kulit dapat berbentuk krim atau salep yang bisa langsung dioleskan
Ilustrasi obat jamur kulit dalam bentuk krim atau salep yang dioleskan

Infeksi jamur kulit memang bukan penyakit mematikan, namun rasa gatal yang ditimbulkan kadang bisa ‘mematikan’ rasa nyaman pada kegiatan Anda sehari-hari. Tidak salah bila Anda mencari obat jamur kulit yang dirasa paling ampuh untuk menghilangkan masalah ini.

Infeksi jamur banyak macamnya, tapi mereka memiliki kesamaan yakni menimbulkan rasa gatal. Gatal pada jamur sangat khas, yaitu central healing dengan karakteristik berbentuk bulat, kemerahan di tepi, dan di bagian tengahnya tampak tenang.

Selain itu, area kulit yang terinfeksi jamur juga akan mengalami perubahan bentuk, misalnya menjadi pecah-pecah, berkerak, maupun mengelupas.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa langsung membeli obat tanpa resep. Namun di tengah banyaknya jenis obat jamur kulit yang ada di pasaran, obat seperti apa yang harus Anda pilih?

Cermat dalam memilih obat jamur kulit

Di pasaran, terdapat beberapa tipe obat jamur kulit yang bisa Anda pilih, yakni:

  • Obat topikal (oles): berbentuk krim, gel, salep, atau bahkan semprot yang penggunaannya dengan cara diaplikasikan langsung ke kulit yang terinfeksi jamur.
  • Obat minum: berbentuk kapsul, tablet, atau cairan yang harus diminum atau dikunyah terlebih dahulu.
  • Obat suntik: obat ini harus dimasukkan lewat pembuluh darah vena yang ada di lengan dan biasanya harus dilakukan dengan bantuan tenaga medis yang kompeten.
  • Obat intravagina (supositoria): berbentuk tablet lunak dan kecil yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui vagina.

Anda mungkin mengenal obat-obatan ini dengan nama dagang generik, seperti clotrimazole, econazole, miconazole, fluconazole, ketoconazole, terbinafine, maupun amphotericin. Obat jamur kulit ini biasanya bekerja dengan cara membunuh langsung jamur yang menyebabkan infeksi atau mencegah jamur berkembang biak.

Lalu, obat jamur kulit mana yang paling ampuh? Untuk menjawabnya, Anda tentu harus mengetahui terlebih dahulu jenis infeksi jamur yang menyerang kulit Anda serta tingkat keparahannya.

Jika kondisi Anda tidak terlalu parah, penggunaan obat topikal saja sudah cukup. Obat topikal yang dijual bebas biasanya mengandung clotrimazole, miconazole, maupun terbinafine.

Jika infeksi kulit Anda sudah parah, Anda mungkin harus menggunakan obat jamur kulit berdasarkan resep dokter. Dokter mungkin meresepkan obat topikal yang mengandung bahan lain ataupun obat oral.

Pada infeksi kulit yang terjadi di vagina, Anda bisa memilih obat jamur kulit yang berbentuk topikal maupun supositoria. Sedangkan pada infeksi jamur di bagian dalam mulut, dokter bisa meresepkan obat kumur atau permen khusus untuk membunuh jamur mulut.

Bila Anda tidak yakin obat jamur kulit seperti apa yang harus digunakan, periksakan terlebih dahulu kondisi Anda dengan dokter kulit. Jangan tunda hal ini bila infeksi jamur kulit Anda tergolong parah atau sampai menyebabkan menurunnnya sistem imun tubuh.

Adakah obat jamur kulit dari alami?

Bagi Anda yang ingin mencoba pengobatan infeksi jamur secara alami, ada beberapa bahan alam yang dapat Anda coba, misalnya:

  • Cuka apel

Bahan alami ini dipercaya sejak lama memilik sifat antijamur sehingga kerap dioleskan ke area yang berjamur seperti halnya Anda mengoleskan obat jamur kulit topikal.

  • Tea tree oil

Minyak esensial ini juga diyakini bersifat antijamur dan antibakteri sehingga bisa digunakan untuk mengatasi masalah kulit.

  • Lidah buaya

Mengoleskan lendir lidah buaya ke area yang terinfeksi jamur dapat meredakan rasa gatal, peradangan, maupun ketidaknyamanan yang timbul. Selain itu, lendir lidah buaya juga dipercaya dapat membunuh bakteri dan jamur.

  • Bawang putih

Bumbu aromatik ini juga dikenal sebagai antijamur yang ampuh bertindak sebagai obat jamur kulit alami bila diapliakasikan secara topikal. Namun bagi Anda yang memiliki kulit sensitif sebaiknya menghindari cara ini.

Bahan-bahan alami di atas belum teruji secara medis untuk menyembuhkan infeksi jamur kulit. Dengan kata lain, penggunaan obat jamur kulit alami di atas mungkin tidak akan menyembuhkan masalah Anda, bahkan mungkin menimbulkan efek samping seperti iritasi kulit.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317970
Diakses pada 27 Februari 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317935
Diakses pada 27 Februari 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/antifungal-medicines/
Diakses pada 27 Februari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/fungal-infections-skin
Diakses pada 27 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-ringworm
Diakses pada 27 Februari 2020

Artikel Terkait