Daftar Makanan untuk Radang Tenggorokan yang Boleh dan Tidak Boleh

Berbagai jenis makanan untuk radang tenggorokan bisa membantu mengatasi rasa sakit dan tidak nyaman, serta mempercepat penyembuhan
Pisang, sup ayam, dan telur adalah beberapa jenis makanan untuk radang tenggorokan yang boleh dikonsumsi

Radang tenggorokan atau dikenal dengan faringitis adalah suatu kondisi ketika bagian belakang tenggorokan (faring) mengalami peradangan. Ini merupakan gejala umum dari beberapa penyakit berbeda atau terjadi akibat penyakit lain, seperti flu, demam, dan mononukleosis (demam kelenjar). 

Meski radang tenggorokan dapat sembuh dengan sendirinya, kondisi tersebut kerap kali membuat penderitanya mengalami sulit untuk menelan. 

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui jenis minuman dan makanan untuk radang tenggorokan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

Berbagai jenis minuman dan makanan untuk radang tenggorokan yang bisa dikonsumsi

Mengonsumsi berbagai jenis makanan untuk radang tenggorokan dapat membantu mengatasi rasa sakit dan ketidaknyamanan, serta mempercepat proses penyembuhan. Berikut adalah jenis-jenis makanan yang bisa dikonsumsi saat Anda sedang mengalami radang tenggorokan.

1. Pisang 

Pisang merupakan salah satu jenis makanan untuk radang tenggorokan yang memiliki tekstur lembut sehingga baik untuk dikonsumsi oleh Anda yang sedang mengalami radang tenggorokan.

2. Sup ayam

Sup ayam adalah pilihan jenis makanan untuk radang tenggorokan lainnya. Para peneliti melaporkan bahwa sup ayam memiliki sifat antiradang dan membantu membersihkan saluran pernapasan sehingga dapat meringankan kondisi radang tenggorokan. 

3. Telur

Kandungan protein di dalam telur dianggap dapat mengatasi kondisi radang tenggorokan. Saat sakit tenggorokan, Anda dapat mengonsumsi telur orak-arik atau telur rebus agar terasa lebih lembut dan lunak sehingga mudah dicerna. 

4. Aneka sayuran

Sayur-sayuran juga dapat membantu meringankan gejala sakit tenggorokan, di antaranya wortel, kembang kol, kentang, dan lainnya, asalkan dimasak hingga lunak.

5. Madu

Sebuah hasil penelitian mengemukakan bahwa madu merupakan jenis pemanis alami yang efektif melawan infeksi dan menyembuhkan luka. Selain itu, madu juga memiliki efek menenangkan dan enak di tenggorokan. 

6. Jahe

Sebuah studi menemukan bahwa jahe memiliki kandungan antiradang yang dapat membantu menyembuhkan radang tenggorokan dengan meringankan rasa sakit dan pembengkakan. Anda bisa menambahkan jahe bubuk atau teh kantung jahe, lalu mengonsumsinya sebagai minuman yang baik untuk radang tenggorokan. 

7. Kunyit

Kunyit adalah jenis rempah alami lain yang memiliki sifat antiseptik dan antiradang guna membantu menyembuhkan sakit tenggorokan. Anda bisa mengolah kunyit sebagai minuman hangat atau campuran dalam membuat teh hangat.

8. Yogurt dan smoothie

Yogurt dan smoothie juga memiliki tekstur yang lembut sehingga baik dikonsumsi oleh orang yang mengalami radang tenggorokan. 

9. Jus delima

Sebuah hasil studi mengemukakan bahwa minum jus delima dapat menangkal infeksi dan mengurangi peradangan di tenggorokan. 

10. Teh chamomile

Sebuah artikel yang dipublikasikan dalam Molecular Medicine Reports menunjukkan bahwa teh chamomile dapat menangkal suara serak dan rasa sakit di tenggorokan. Teh kamomil juga memiliki sifat antiperadangan yang berguna untuk meredakan kemerahan dan pembengkakan pada tenggorokan Anda. 

11. Teh hijau

Teh hijau mengandung banyak zat antioksidan dan antiperadangan yang baik untuk menyembuhkan sakit tenggorokan. Beberapa orang ada yang berkumur dengan teh hijau guna membantu meringankan radang di tenggorokan. 

Jenis minuman dan makanan yang sebaiknya dihindari saat radang tenggorokan

Radang tenggorokan akan menyulitkan dan membuat Anda sakit saat menelan. Berikut adalah beberapa jenis minuman dan makanan untuk radang tenggorokan yang sebaiknya dihindari.

1. Makanan bertekstur keras dan renyah

Makanan bertekstur keras, seperti kerupuk, roti kering, kacang-kacangan, keripik kentang, dapat membuat radang tenggorokan Anda menjadi semakin tidak nyaman dan terasa menyakitkan. 

2. Makanan asam dan asin

Jenis makanan yang diolah dengan cuka atau garam, seperti acar, dapat membuat peradangan pada tenggorokan semakin parah. Maka dari itu, sebaiknya hindari makanan asam dan asin saat mengalami radang tenggorokan.

3. Makanan bercita rasa pedas

Sebaiknya hindari makanan bercita rasa pedas, seperti bubuk cabai dan saus pedas. Pasalnya, makanan pedas dapat memperburuk kondisi peradangan di tenggorokan Anda. 

4. Buah-buahan asam

Hindari konsumsi lemon, tomat, jeruk, jus jeruk, jus tomat, serta buah-buahan yang bersifat asam lainnya sementara waktu karena dapat mengiritasi permukaan tenggorokan. 

5. Alkohol

Minuman dan obat kumur yang mengandung alkohol bisa menyebabkan sensasi menyengat pada tenggorokan yang sakit. Minuman beralkohol juga dapat membuat dehidrasi yang tidak baik bagi orang dengan radang tenggorokan. 

Selain minuman dan makanan untuk radang tenggorokan di atas, Anda dapat menyembuhkan kondisi dengan beberapa jenis obat sakit tenggorokan. Obat radang tenggorokan dapat Anda peroleh dengan atau tanpa resep dokter.

Akan tetapi, jika mengonsumsi makanan untuk radang tenggorokan dan minum obat-obatan sudah dilakukan dan radang tenggorokan tak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/315937.php

Diakses pada 27 Desember 2019

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/000655.htm

Diakses pada 27 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/cold-flu/what-to-eat-when-you-have-a-sore-throat

Diakses pada 27 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/best-tea-for-sore-throat#types

Diakses pada 27 Desember 2019

Molecular Medicine Reports. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2995283/

Diakses pada 27 Desember 2019

National Center for Complementary and Integrative Health. https://nccih.nih.gov/health/pomegranate/at-a-glance

Diakses pada 27 Desember 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3609166/

Diakses pada 27 Desember 2019

Explore Integrative Medicine. http://exploreim.ucla.edu/wellness/an-inside-scoop-on-the-science-behind-chicken-soup-and-the-common-cold/

Diakses pada 27 Desember 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed