Daftar Makanan Ini Bisa Jadi Pencahar untuk Bayi (Tanpa Obat)

(0)
28 Jun 2020|Azelia Trifiana
Bubur gandum merupakan pencahar alami untuk bayiBubur gandum bisa menjadi pencahar alami untuk bayi
Meskipun sangat wajar ketika bayi ASI jarang BAB hingga 20 hari sekalipun, tetap saja konstipasi atau sembelit pada bayi bisa menyebabkan bayi merasa tidak nyaman. Orangtua perlu tahu pula siklus BAB bayi sesuai dengan usia dan apakah sudah mulai masuk fase MPASI atau belum. Jika terjadi sembelit pun, beberapa jenis buah dan makanan bisa membantu sebagai pencahar untuk bayi yang alami.Ketika bayi masih berusia 0-6 bulan dan masih berada di fase ASI eksklusif, sangat wajar jika mereka tidak buang air besar setiap hari karena seluruh nutrisinya terserap ke tubuh. Namun, bukan berarti bayi mengalami sembelit. Bagi bayi yang minum susu formula pun, BAB belum tentu terjadi setiap hari.

Gejala bayi mengalami konstipasi

Agar tidak salah mengira apakah bayi mengalami konstipasi atau tidak, kenali beberapa gejalanya sebagai berikut:
  • Frekuensi BAB tidak teratur

Frekuensi terjadinya BAB pada bayi berbeda-beda dan sangat fluktuatif. Utamanya ketika sudah memasuki fase makan yang lebih padat di usia 6 bulan, apa yang mereka konsumsi bisa sangat berpengaruh terhadap kapan waktunya BAB. Deteksi gejala konstipasi pada bayi ketika konsistensi feses mereka cenderung keras.
  • Bayi mengejan

Apabila bayi mengejan berlebihan saat buang air besar, itu juga bisa jadi gejala mengalami konstipasi. Ketika berhasil pun, lagi-lagi konsistensinya cenderung keras. Mengingat rasa tidak nyaman ketika harus mengejan saat buang air besar, bayi juga bisa lebih rewel dan menangis saat BAB.
  • Darah di feses

Jika ada warna merah darah pada feses bayi, bisa jadi itu terjadi karena bayi mengejan terlalu keras demi bisa mengeluarkan feses. Menekan atau mengejan terlalu keras dapat menyebabkan robekan kecil di sekitar dinding anus.
  • Perut terasa keras

Jika perut bayi terasa keras saat disentuh, itu juga bisa menjadi tanda bayi mengalami konstipasi. Ini terjadi karena perut bayi terasa kembung dan banyak tekanan di dalamnya akibat konstipasi. Berikan pijatan dengan gerakan huruf I-L-U ke arah kiri bawah untuk membantu membuatnya lebih nyaman.
  • Menolak makan

Kerap kali kondisi perut yang tidak nyaman membuat bayi menolak makan. Kenali apakah penolakan ini berhubungan dengan frekuensi BAB serta kondisi perutnya.

Pencahar untuk bayi tanpa obat

Ketika bayi mengalami konstipasi, tak harus selalu diatasi dengan pemberian obat. Ada beberapa makanan yang bisa menjadi pencahar untuk bayi secara alami, seperti:

1. Brokoli

Berikan makanan tinggi serat kepada bayi ketika frekuensi BAB mereka tak teratur atau konsistensi fesesnya cenderung keras. Sayuran hijau kaya nutrisi seperti brokoli bisa menjadi alternatif pencahar untuk bayi yang alami. Mengolahnya bisa dengan mengolahnya dalam puree atau jus.

2. Buah pear

Buah yang juga tinggi serat dan bisa membantu bayi BAB lebih lancar adalah pear. Untuk bayi yang baru mulai MPASI, pear umumnya aman diberikan sejak usia 6 bulan. Cukup kukus pear dan berikan kepada bayi tanpa perlu diberikan pemanis tambahan karena rasanya sudah manis.

3. Apel dan prune

Selain pear, alternatif buah lain yang bisa membantu melancarkan BAB bayi adalah apel dan prune. Untuk apel, pastikan sudah mengupas kulitnya dan mengukusnya terlebih dahulu agar mudah dicerna oleh bayi dan membantu mengatasi konstipasi.

4. Olahan gandum

Ada banyak pilihan bubur bayi dan pilih olahan gandum utuh atau barley karena mengandung lebih banyak serat ketimbang sereal beras biasa. Sesuaikan tekstur makanan yang diberikan dengan usia mereka.

5. Tambahkan asupan cairan

Memastikan bayi terhidrasi juga penting untuk membantu melancarkan pergerakan usus mereka. Berikan ASI, susu formula, atau air putih sesuai dengan kebutuhan dan usia mereka. Alternatif lain seperti jus buah juga bisa menjadi pencahar untuk bayi secara alami.Beberapa makanan pencahar untuk bayi di atas bisa menjadi cara efektif untuk mengatasi konstipasi pada si kecil. Selain itu, berikan pijatan lembut atau gerakan kaki seperti sedang mengayuh sepeda untuk membantu melancarkan proses cerna.
bayi & menyusuitips parentingibu dan anak
Healthline. https://www.healthline.com/health/childrens-health/remedies-for-baby-constipation
Diakses pada 15 Juni 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/infant-constipation/faq-20058519#:~:text=If%20your%20baby%20seems%20constipated,that%20acts%20like%20a%20laxative.
Diakses pada 15 Juni 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324543
Diakses pada 15 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait