Ragam Efek Samping Diazepam, Obat untuk Atasi Gangguan Kecemasan

(0)
27 Jun 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Efek samping diazepam dapat menimbulkan gejala yang beragamEfek samping diazepam dapat menimbulkan gejala yang beragam
Diazepam merupakan obat yang umum diberikan untuk mengatasi gangguan kecemasan. Pada kasus lain, obat ini mungkin juga diberikan pada pasien yang mengalami masalah jika berhenti mengonsumsi alkohol, orang yang mengalami kejang, atau untuk mengatasi ketegangan pada otot. Sepert obat lain, diazepam juga dapat menimbulkan efek samping.

Efek samping diazepam yang patut diperhatikan

Efek samping diazepam tersebut yang umum dialami, namun ada juga yang sifatnya serius.

1. Efek samping diazepam yang umum dirasakan

Efek samping diazepam di bawah ini akan umum dirasakan pasien. Apabila gejala yang dirasakan cenderung ringan, rasa tidak nyamannya dapat hilang setelah beberapa hari atau beberapa minggu.Namun, jika Anda merasakan efek samping yang begitu parah, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter.Efek samping umum diazepam, termasuk:
  • Rasa kantuk
  • Kelelahan
  • Lemah otot
  • Ataksia atau ketidakmampuan untuk mengontrol gerakan otot
  • Sakit kepala
  • Tremor
  • Pusing
  • Mulut kering, atau sebaliknya keluarnya air liur yang berlebihan
  • Mual
  • Sembelit
cewek mengalami mual
Mual menjadi salah satu efek samping diazepam yang umum terjadi

2. Efek samping diazepam yang sifatnya serius

Selain efek samping umum di atas, diazepam juga dapat menimbulkan efek yang yang sifatnya serius. Apabila merasakan gejala di bawah ini, Anda harus menghubungi dokter dengan segera. Jika perlu, carilah bantuan gawat darurat jika gejala yang dirasakan terasa amat berat.Efek samping diazepam yang sifatnya serius, termasuk:
  • Kejang yang semakin parah, yang juga ditandai dengan peningkatan frekuensi terjadinya kejang
  • Gangguan pada otak dan cara berpikir, seperti depresi, kebingungan, vertigo, gangguan berbicara, penglihatan kabur atau ganda, hilang ingatan, dan munculnya pikiran bunuh diri
  • Reaksi tubuh yang tidak biasa, seperti rasa senang yang berlebihan, rasa cemas, halusinasi, peningkatan ketegangan pada otot, gangguan tidur, dan gelisah atau agitasi
  • Gangguan pada hati, yang ditandai dengan menguningnya kulit dan bagian putih mata
  • Masalah pada sistem kemih, seperti kesulitan untuk buang air kecil dan dan sulit mengontrol keluarnya urine
  • Peningkatan atau penurunan hasrat seksual
  • Gejala berhenti minum obat, seperti tremor, kram perut, kram otot, berkeringat, dan kejang-kejang

Peringatan sebelum mengonsumsi diazepam

Selain efek samping, diazepam juga mengantongi beberapa peringatan, misalnya:

1. Peringatan alergi

Diazepam dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah. Apabila mengalami reaksi alergi berikut ini, Anda tidak boleh mengonsumsi diazepam lagi. Sebab, konsumsi berulang setelah alergi dapat memicu akibat yang fatal. Reaksi alergi, termasuk:
  • Kesulitan bernapas
  • Pembengkakan tenggorokan atau lidah
  • Gatal-gatal
  • Ruam kulit

2. Peringatan interaksi dengan minuman tertentu

Diazepam tidak bisa dikonsumsi dengan minuman seperti jus anggur. Meminumnya dengan jus anggur akan membuat organ hati berhenti mencerna diazepam dengan baik sehingga obat ini akan bisa menumpuk di tubuh lebih lama.Obat ini juga tidak boleh diminum bersamaan dengan alkohol karena dapat memperburuk efek samping diazepam di atas.

3. Peringatan untuk pasien penyakit tertentu

Orang yang menderita penyakit tertentu perlu berhati-hati dengan diazepam atau mungkin tidak mengonsumsinya sama sekali:
  • Orang dengan masalah ginjal, karena dapat memperburuk efek samping
  • Penderita glaukoma sudut akut tertutup
  • Orang dengan riwayat penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol karena dapat meningkatkan risiko kecanduan dan ketergantungan
  • Penderita gangguan pada hati, karena memiliki risiko efek samping yang lebih parah
  • Orang dengan gangguan mental, karena meningkatkan risiko efek samping psikologis seperti keinginan bunuh diri
  • Penderita myasthenia gravis, dimana diazepam sama sekali tidak bisa dikonsumsi
  • Orang dengan masalah pernapasan, karena konsumsi diazepam berisiko memicu gangguan pernapasan yang lebih parah bahkan henti napas
Anda harus selalu terbuka pada dokter terkait riwayat medis atau masalah medis yang tengah dialami.

4. Peringatan untuk kelompok tertentu

Kelompok tertentu, dari ibu hamil hingga anak-anak, mungkin tidak bisa mengonsumsi diazepam. Obat mungkin baru bisa dikonsumsi jika manfaat yang diharapkan lebih besar dibanding risiko kesehatan yang diakibatkan obat.
  • Ibu hamil, karena diazepam dilaporkan berisiko menimbulkan masalah pada janin, walau pada kondisi tertentu manfaat obat akan lebih diperhitungkan daripada risikonya
  • Ibu menyusui, karena diazepam bisa masuk ke bayi melalui ASI dan menimbulkan efek samping
  • Kelompok lansia, karena memiliki risiko yang lebih besar terhadap efek samping diazepam
  • Anak-anak. Keamanan diazepam belum diketahui bagi anak di bawah 6 bulan.

Catatan dari SehatQ

Efek samping diazepam dapat bersifat umum namun juga bisa serius. Dengan demikian, obat ini perlu dikonsumsi dengan hati-hati dan hanya bisa didapatkan atas seizin dokter. Selalu sampaikan riwayat medis, masalah kesehatan, dan obat yang tengah dikonsumsi pada dokter sebelum menerima resep diazepam.
obat penenanggangguan kecemasanbenzodiazepine
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/diazepam-oral-route
Diakses pada 11 Juni 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/diazepam-oral-tablet
Diakses pada 11 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait