logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Daftar Dokter Spesialis yang Umum di Indonesia supaya Anda Tak Bingung Lagi

open-summary

Dokter spesialis adalah dokter dengan keahlian pada bidang medis tertentu. Ragamnya di Indonesia perlu Anda ketahui supaya tidak repot dan bingung lagi saat harus berobat.


close-summary

25 Agt 2020

| Annisa Trimirasti

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Siapkan informasi medis Anda dan keluarga sebelum berkonsultasi ke dokter, termasuk dokter spesialis

Sebelum memeriksakan diri ke dokter, termasuk dokter spesialis, siapkan informasi pribadi Anda

Table of Content

  • Berbagai dokter spesialis di Indonesia yang perlu diketahui
  • Bagaimana dengan dokter gigi?

Dokter spesialis adalah dokter dengan keahlian khusus di bidang tertentu. Contohnya, dokter spesialis jantung untuk masalah spesifik pada jantung atau dokter spesialis THT untuk menangani gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan.

Advertisement

Dokter spesialis dapat menangani masalah atau gangguan lebih kompleks dari dokter umum. Jadi saat dokter umum tidak bisa mengatasi suatu gangguan medis, ia dapat merujuk pasien untuk berkonsultasi ke dokter spesialis yang sesuai dengan gangguan yang dialami.

Untuk menjadi dokter spesialis, dokter umum perlu menjalani studi lanjutan sesuai bidang pilihannya. Durasi studi ini biasanya sekitar 3-5 tahun, tergantung pada jenis spesialisasi yang dipilih.

Berbagai dokter spesialis di Indonesia yang perlu diketahui

Berikut adalah beberapa dokter spesialis yang sebaiknya Anda ketahui supaya memudahkan proses berobat:

  • Dokter spesialis kulit dan kelamin

Dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK atau Sp.DV) adalah dokter khusus untuk menangani kondisi dan gangguan pada kulit, kuku, serta rambut. Bidang penanganannya mulai dari kondisi seperti eksim, jerawat, psoriasis, kanker kulit, hingga penyakit menular seksual.

Prosedur-prosedur kecantikan juga dapat dilakukan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Misalnya, laser, chemical peeling, ataupun suntik Botox.

  • Dokter spesialis penyakit dalam

Dokter spesialis penyakit dalam (Sp.PD) adalah dokter yang dapat menangani berbagai penyakit, baik umum maupun kompleks, pada orang dewasa. Dokter ini juga bisa dikenal dengan sebutan internis.

Biasanya, seorang internis menjalani studi lanjutan untuk mendapatkan sub-spesialis. Contohnya, sub-spesialis jantung, pencernaan, paru, ataupun kanker.

  • Dokter spesialis anak

Dokter spesialis anak (Sp.A) adalah dokter yang fokus menangani kondisi anak, dari lahir hingga dewasa muda, biasanya sampai usia 18 tahun.

Beberapa kondisi umum yang dilakukan oleh dokter anak meliputi pemeriksaan tumbuh kembang bayi dan anak, imunisasi, serta pencegahan juga pengobatan penyakit pada bayi maupun anak.

Penyakit yang ditangani dokter spesialis anak juga sangat beragam. Mulai dari yang ringan seperti batuk dan pilek, hingga berat seperti jantung.

Sementara penyakit serius pada anak (seperti gangguan jantung) akan membutuhkan dua orang dokter spesialis, yaitu dokter spesialis anak dan dokter spesialis jantung.

  • Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (Sp.JP) adalah dokter untuk menangani masalah spesifik pada jantung. Contohnya, hipertensi, serangan jantung, stroke, gangguan irama jantung, ataupun gagal jantung.

Meski demikian, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah tidak bisa melakukan operasi jantung. Agar bisa melaksanakan tindakan medis ini, dokter perlu mengambil spesialisasi bedah jantung.

  • Dokter spesialis THT

Dokter spesialis telinga hidung tenggorokan/THT (Sp.THT) adalah dokter yang khusus menangani gangguan medis pada area telinga, hidung dan tenggorokan. Contohnya, sinusitis, radang amandel, ataupun kanker pada bagian tubuh ini (seperti kanker leher).

  • Dokter spesialis kandungan

Dokter spesialis kandungan (Sp.OG) adalah dokter yang bertugas menangani kondisi kesehatan seputar kewanitaan. Mulai dari gangguan menstruasi, menopause, gangguan kesuburan, kehamilan dan melahirkan, gangguan organ reproduksi, perawatan payudara, hingga kanker pada organ reproduksi wanita.

  • Dokter spesialis bedah

Dokter spesialis bedah (Sp.B) merupakan dokter yang dapat melakukan prosedur pembedahan pada berbagai bagian tubuh. Misalnya, perut, dada, saluran cerna, maupun kulit.

Beberapa masalah yang bisa ditangani oleh dokter spesialis bedah meliputi tumor, penyakit usus buntu, dan hernia.

  • Dokter spesialis mata

Dokter spesialis mata (Sp.M) adalah dokter khusus untuk mendiagnosis dan menangani kondisi pada mata.

Beberapa contoh gangguan tersebut meliputi mata minus, rabun dekat, mata silinder, katarak, glaukoma, ataupun kanker mata. Dokter mata juga bisa melakukan operasi pada area mata.

  • Dokter spesialis anestesi

Dokter spesialis anestesi (Sp.An) adalah dokter yang berfokus untuk menangani kondisi pasien sebelum, saat, dan setelah operasi. Hal ini termasuk pemberian obat pereda nyeri dan obat bius.

Dokter anestesi akan memantau kondisi pasien selama operasi, untuk memastikan tanda-tanda vital pasien tetap dalam keadaan stabil.

  • Dokter spesialis gizi klinik

Dokter spesialis gizi klinik (Sp. GK) khusus menangani kebutuhan gizi dan nutrisi pasien sesuai dengan kondisinya. Dokter ini juga bisa membantu dalam mengatasi kondisi obesitas serta gangguan makan, seperti bulimia dan anoreksia.

  • Psikiater

Psikiater (Sp.KJ) adalah dokter khusus untuk menangani masalah kesehatan mental. Misalnya, depresi, skizofrenia, ataupun gangguan kecemasan.

Dokter ini bisa memanfaatkan metode psikoterapi, pemberian obat-obatan, hingga perawatan di rumah sakit guna menangani kondisi pasien.

Harap diingat bahwa psikiater berbeda dengan psikolog. Meski masalah yang ditangani cenderung serupa, psikolog bukanlah seorang dokter.

Karena itu, psikolog tidak boleh meresepkan obat untuk pasien. Penanganan yang biasa diberikan oleh psikolog adalah konseling.

Baca Juga

  • Ketahui Macam-Macam Pengobatan untuk Mengatasi Gagal Jantung
  • Kenali Berbagai Gejala Glaukoma yang Bisa Serang Lansia
  • Benjolan di Kelopak Mata, Akibat Bintitan atau Kalazion?

Bagaimana dengan dokter gigi?

Perlu diketahui bahwa dokter gigi tidak termasuk dalam dokter spesialis. Pasalnya, dokter gigi tidak melalui jalur studi dokter umum terlebih dulu.

Meski begitu, tetap ada spesialisasi yang bisa diambil oleh dokter gigi. Misalnya saat dokter gigi hendak menjadi dokter spesialis penyakit mulut atau dokter spesialis bedah mulut.

Sekarang Anda sudah tahu berbagai dokter spesialis yang umum ditemui di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan. Dengan berbekal informasi hal,  Anda diharapkan bisa terbantu ketika akan berobat.

Ingatlah bahwa sebelum berobat ke dokter, Anda juga perlu diingat menyiapkan informasi medis Anda. Misalnya, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, serta riwayat penyakit Anda serta keluarga. Semoga bermanfaat!

Advertisement

penyakit anakpenyakit jantungpenyakit kulitpenyakit mata

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved