Cynophobia: Kondisi yang Membuat Anda Takut Pada Anjing


Berbeda dengan takut anjing biasa, periode munculnya gejala cynophobia adalah lebih dari 6 bulan. Tiap melihat anjing pemilik cynophobia akan merasa sulit bernapas.

(0)
26 Mar 2021|Azelia Trifiana
Apabila ada orang yang takut luar biasa akan anjing, bisa jadi mereka memiliki cynophobia. Kengerian mereka berbeda dengan rasa takut biasa karena tidak rasional dan terjadi terus menerus. Bukan hanya tidak nyaman saat berhadapan dengan anjing, phobia ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.Jenis fobia ini termasuk dalam yang spesifik di bawah kategori binatang. Bahkan hanya memikirkan atau melihat gambar anjing saja sudah bisa menimbulkan gejala luar biasa seperti sakit kepala hingga kesulitan bernapas.

Gejala cynophobia

Berbeda individu, akan berbeda pula gejala yang dialami orang dengan cynophobia. Gejalanya bisa berupa fisik maupun emosional, yaitu:
  • Kesulitan bernapas
  • Detak jantung sangat cepat
  • Dada terasa sesak
  • Tubuh gemetar
  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Keringat berlebih
  • Merasa harus melarikan diri dari situasi saat ini
  • Serangan kepanikan
  • Hilang kendali
  • Merasa akan pingsan atau meninggal
  • Merasa tidak berdaya menghadapi ketakutan
Bagi anak-anak yang memiliki cynophobia, mereka juga bisa menangis ketakutan, tantrum, atau menempel pada pengasuh dan orangtuanya.

Penyebab terjadinya cynophobia

Terkadang, tidak mudah mengingat secara pasti kapan seseorang mulai merasa takut atau memiliki fobia tertentu. Beberapa faktor risiko yang bisa memicu terjadinya cynophobia adalah:
  • Pengalaman

Pengalaman buruk dengan anjing di masa lalu seperti dikejar atau digigit bisa menjadi titik awal seseorang merasa takut terhadap anjing. Situasi yang begitu traumatis bisa membekas dalam waktu yang lama.
  • Usia

Fobia bisa terjadi pada anak-anak hingga orang dewasa. Pada beberapa kasus, ada juga fobia spesifik yang pertama kali muncul ketika anak berusia 10 tahun, atau baru diketahui saat sudah dewasa.
  • Pengaruh keluarga

Lingkungan terdekat yaitu keluarga juga bisa memberikan pengaruh terhadap ketakutan terhadap anjing. Apabila ada salah satu anggota keluarga yang sangat takut pada anjing, lama kelamaan bisa saja muncul pemahaman bahwa anjing memang hewan yang mengerikan.Informasi yang diterima dari bacaan atau berita juga bisa menimbulkan ketakutan tersendiri. Semua pengaruh dari mana saja dapat menjadi pemicu seseorang mengalami cynophobia.

Bagaimana membedakan dengan takut biasa?

Orang yang takut kepada anjing adalah hal yang cukup biasa. Untuk bisa menegakkan diagnosis seseorang memiliki fobia spesifik, setidaknya gejala harus sudah muncul selama 6 bulan atau lebih lama.Beberapa hal yang bisa ditanyakan kepada diri sendiri untuk membedakan cynophobia dengan takut anjing biasa adalah:
  • Apakah saya sekuat tenaga berusaha menghindari situasi yang memungkinkan bertemu anjing?
  • Apakah saya langsung merasa takut atau panik ketika berada di sekitar anjing atau sekadar memikirkannya?
  • Apakah saya menyadari bahwa rasa takut ini sangat parah dan tidak rasional?
Apabila jawaban atas beberapa pertanyaan di atas adalah ya, maka bisa berkonsultasi dengan dokter untuk memastikannya. Nantinya, dokter juga akan menanyakan sejarah sosial dan juga gejala lainnya.

Penanganan cynophobia

konseling
Terapi pskilogis sebagai salah satu cara mengatasi cynophobia
Ada banyak pilihan penanganan bagi orang yang memiliki cynophobia, seperti:
  • Terapi psikologis

Jenis terapi perilaku kognitif sangat efektif untuk menangani fobia spesifik. Biasanya, perlu 1-4 kali sesi bersama terapis hingga merasakan gejala membaik. Selain itu, ada juga bentuk terapi paparan dengan cara bertahap menghadapkan pada sumber ketakutan.Sebuah studi pada tahun 2003 menemukan bahwa 82 orang dengan cynophobia mencoba terapi paparan imaginal. Mereka diminta hadir di sesi terapi dan berinteraksi dengan anjing yang diikat. Sementara sebagian partisipan lain diminta membayangkan interaksi dengan anjing sambil memperagakannya.Hasilnya, seluruh partisipan merasakan kondisi membaik secara signifikan setelah paparan, baik yang nyata maupun membayangkan. Tingkat pemulihannya mencapai 73,1%.
  • Pemberian obat

Bagi orang dengan fobia lebih parah, bisa juga diberikan tambahan obat untuk digunakan dalam jangka pendek. Jenis obatnya bisa berupa beta-blockers untuk menghentikan adrenalin agar tidak menimbulkan gejala seperti detak jantung cepat, tekanan darah meningkat, dan tubuh gemetar.Selain itu, bisa juga diberikan obat penenang agar merasa rileks ketika berada di situasi menakutkan. Namun, tentu perlu berhati-hati karena obat semacam ini rentan menyebabkan ketergantungan.

Catatan dari SehatQ

Bagi orang yang memiliki cynophobia ringan, teknik relaksasi dan meditasi bisa menjadi cara membuat respons terhadap sumber ketakutan menjadi lebih terkendali. Melakukan olahraga yoga atau aktivitas fisik lainnya juga dapat mengendalikan fobia dalam jangka panjang.Namun, tak ada salahnya berkonsultasi dengan ahlinya apabila fobia sudah cukup parah. Terapi perilaku kognitif dan jenis terapi lain secara umum efektif untuk mengendalikan rasa takut.Jika dibiarkan, fobia bisa menimbulkan komplikasi cukup serius seperti mood disorder, penyalahgunaan obat, hingga munculnya suicidal thoughts. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar risiko komplikasi cynophobia, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentalfobiapola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/cynophobia#treatment
Diakses pada 12 Maret 2021
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/cynophobia-fear-of-dogs-is-cynophobia-2671854
Diakses pada 12 Maret 2021
Psycom. https://www.psycom.net/cynophobia-fear-of-dogs/
Diakses pada 12 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait