Cup Feeder Bayi Dianggap Lebih Baik Botol Dot, Ini Manfaat dan Cara Menggunakannya

(0)
15 May 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara menggunakan cup feeder bayi juga tidak sulitCup feeder bayi dapat mencegah terjadinya bingung puting
Cup feeder bayi adalah semacam gelas kecil yang digunakan untuk memberikan ASI pada bayi. Sebenarnya gelas apa pun dapat digunakan sebagai cup feeder ASI selama mampu menampungnya, termasuk cangkir teh, tutup botol susu, atau gelas lainnya. Namun, kini ada cup feeder khusus yang dirancang untuk mempermudah pemberian susu kepada bayi.World Health Organization (WHO) menyebut pemberian ASI dengan cup feeder bayi sebagai metode yang lebih baik dibandingkan dengan menggunakan botol atau dot. Cara ini juga dapat menghindarkan bayi dari bingung puting yang biasanya terjadi ketika mereka sering menyusu menggunakan botol dot.    

Cara menggunakan cup feeder bayi

Cara menggunakan cup feeder bayi bisa dibilang cukup mudah. Namun, Anda dan bayi tentunya harus berlatih terlebih dahulu supaya terbiasa. Pastikan menggendong si kecil dalam posisi tegak agar ia tidak tersedak saat cup feeding ASI dan sebaiknya tidak berlangsung lebih dari 30 menit.Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti sebagai cara menggunakan cup feeder bayi.
  • Gunakan cup feeder bayi khusus yang bisa dibeli di toko online atau cangkir yang halus di bibir dan lidah bayi.
  • Isi setengah cangkir dengan ASI hangat dalam jumlah secukupnya.
  • Pastikan bayi dalam posisi tegak di lengan atau pangkuan.
  • Dekatkan tepi cup feeder ASI ke bibir bawah bayi atau bagian bawah gusi.
  • Angkat cangkir perlahan hingga ASI mencapai tepi cangkir, tetapi tidak masuk ke mulut bayi.
  • Bayi dapat dengan cepat belajar menyesap susu dari tepi cangkir dengan lidahnya.
  • Jaga kecepatan supaya tetap perlahan dan beri jeda saat bayi tengah menelan, lalu biarkan ia menyesap lebih banyak ASI.
  • Hindari menekan bibir bawah atau menuangkan ASI ke dalam mulut bayi.
  • Lanjutkan menyusui dengan kecepatan yang sesuai bagi bayi dan biarkan bayi menyesap sebanyak yang ia bisa.

Manfaat menggunakan cup feeder bayi

Bayi minum ASI dengan cup feeder
Cup feeder bayi punya banyak manfaat
Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, penggunaan cup feeder ASI dianggap lebih baik jika dibandingkan dengan botol dot karena dapat mencegah terjadinya bingung puting. Kondisi ini terjadi ketika bayi sulit membedakan cara mengisap puting dan dot pada botol susu.Selain itu, ada beberapa manfaat menggunakan cup feeder untuk bayi lainnya yang perlu Anda ketahui.

1. Tidak mengganggu pemberian ASI langsung

Penggunaan cup feeder bayi tidak akan mengganggu pemberian ASI langsung. Di sisi lain, bayi dapat menolak menyusu langsung saat bingung puting karena botol dot menggunakan mekanisme isap yang berbeda. Botol ini membutuhkan lebih sedikit usaha jika dibandingkan menyusu langsung.

2. Mencegah terjadinya gigi tidak sejajar dan gangguan perkembangan rahang

Penggunaan botol susu dapat meningkatkan risiko gigi tumbuh tidak sejajar dan rahang berkembang secara abnormal. Hal ini dapat berdampak pada fungsi mulut, seperti bicara, makan, dan bernapas. Penggunaan cup feeder ASI dapat mencegah terjadinya dampak negatif tersebut.

3. Saturasi oksigen dan detak jantung yang lebih baik

Bayi prematur dapat menyusu dengan kecepatannya sendiri saat menggunakan cup feeder bayi. Kondisi ini dapat membantu meningkatkan saturasi oksigen dan detak jantung bayi sehingga membuatnya lebih stabil secara fisiologis.

4. Membantu mempersiapkan dan mempertahankan waktu menyusu

Penggunaan cup feeder ASI dapat membantu mempersiapkan bayi untuk menyusu langsung pada payudara. Karena teknik minum dengan cup feeder lebih dekat dengan menyusu langsung jika dibandingkan penggunaan botol dot. Beberapa studi juga menunjukkan penggunaan cup feeder bayi dapat meningkatkan jumlah bayi yang menyusu dan meningkatkan durasi menyusu langsung dari payudara.

5. Mengurangi risiko terjadinya gigi berlubang

Tidak jarang bayi yang tumbuh gigi suka menggigit dan menggerogoti dot. Kebiasaan ini berisiko menyebabkan bayi tersedak potongan dot.Selain itu, penggunaan dot juga dapat menyebabkan gigi berlubang karena gigi bayi selalu basah saat mengempeng.

6. Mencegah bayi makan berlebihan

Penggunaan cup feeder ASI memang mudah dipelajari, tapi membutuhkan lebih banyak upaya bayi untuk meminum ASI.Sebab, bayi harus menggunakan lidahnya untuk memasukkan ASI ke dalam mulut, sementara botol dot lebih mudah karena meneteskan susu ke dalam mulut.Kondisi ini dapat mencegah bayi minum ASI secara berlebihan. Bayi juga dapat mengatur asupan dengan lebih baik sesuai kebutuhannya.

7. Mempermudah bayi belajar menggunakan cangkir

Seiring waktu, semua bayi harus belajar menggunakan cangkir. Jika sejak awal bayi telah terbiasa menggunakan cup feeder ASI, maka tidak akan sulit bagi mereka untuk belajar menggunakan cangkir di kemudian hari.

8. Alatnya terjangkau

Anda bisa menggunakan apa pun yang dikategorikan sebagai cangkir untuk melakukan cup feeding. Dari segi biaya, ini tentunya lebih murah ketimbang membeli botol susu dan dot yang mahal.Cangkir juga lebih praktis karena lebih mudah didapatkan dan dibersihkan. Selain itu, cara menggunakan cup feeder bayi juga mudah dilakukan.Itulah sejumlah manfaat cup feeder bayi dan cara menggunakannya. Sebelum melakukan cup feeding, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter supaya Anda mendapatkan saran yang tepat dan menghindari berbagai potensi masalah.Jika Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
menyusuiasi eksklusif
Breatfeeding Support. https://breastfeeding.support/cup-feeding-newborn/
Diakses 30 April 2021
Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/cup-feeding-your-baby-benefits-and-drawbacks/
Diakses 30 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/breastfeeding/cup-feeding#benefits
Diakses 30 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait