Cuci Helm Secara Rutin untuk Hindari Masalah Kepala dan Rambut

(0)
20 Jul 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cuci helm dapat membantu menjaga kulit kepala dan rambut AndaHelm perlu dicuci secara rutin untuk menghindari kepala dan rambut Anda dari penyakit
Helm memiliki fungsi penting sebagai pelindung kepala dari cedera saat berkendara. Namun, penggunaan helm di ruang terbuka menyebabkan helm kerap terpapar debu dan polusi. Selain itu, keringat dari kulit kepala dan leher dapat mendorong berkembangnya kuman penyebab gangguan kesehatan pada kulit kepala dan rambut. Atas dasar inilah, penting untuk cuci helm secara rutin.

Gangguan kulit kepala dan rambut akibat helm kotor

Memiliki kulit kepala dan rambut yang sehat tentu menjadi keinginan setiap orang. Tapi ternyata kondisi kulit kepala berminyak dan menggunakan helm kotor dapat mengakibatkan gangguan berikut ini.

1. Infeksi kulit kepala

Saat kepala berkeringat, bagian dalam helm akan menyerapnya sehingga helm berpotensi menjadi tempat berkembangnya kuman. Kombinasi antara kulit kepala berminyak dan kondisi helm kotor penuh kuman meningkatkan risiko infeksi kulit kepala akibat kontaminasi bakteri dan jamur.Oleh karena itu, menjaga kebersihan kulit kepala dan helm sama pentingnya supaya terhindar dari infeksi kulit kepala. Beberapa jenis penyakit pada kulit kepala akibat infeksi jamur dan bakteri adalah ketombe, eksim, dan tinea capitis.

2. Kerontokan dan penipisan rambut

infeksi kuman akibat helm juga dapat menyebabkan kerontokan rambut. Hal ini dikarenakan penggunaan helm mengakibatkan akar rambut menyentuh kulit kepala dan akhirnya menyebabkan traction alopecia.Traction alopecia adalah salah satu bentuk kerontokan rambut di mana kerusakan pada folikel rambut disebabkan oleh tekanan dan penarikan berulang pada rambut, seperti memakai topi atau helm serta terlalu sering mengikat dan menggulung rambut terlalu ketat.Kondisi ini diperparah saat keadaan rambut dan kulit kepala dalam keadaan berminyak dan kotor sehingga menyebabkan terkena infeksi. Infeksi jamur dan bakteri pada kulit kepala dapat memengaruhi pertumbuhan rambut baru dan mengakibatkan rambut mengalami penipisan.

Cara mencuci helm sendiri

Untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan rambut dan kulit kepala, baik bagian dalam ataupun bagian luar helm harus rutin dibersihkan. Selain menggunakan layanan cuci helm, mencuci helm sendiri juga tidak sulit.
  • Lepaskan bagian dalam (interior) helm dari rangka helm.
  • Gunakan pembersih yang bersifat ringan seperti sampo bayi atau detergen lembut yang telah dilarutkan dalam air.
  • Basahi kain yang lembut dengan larutan pembersih.
  • Bersihkan bagian dalam menggunakan kain secara perlahan dan seksama dari semua kotoran tanpa menyebabkan goresan.
  • Jika ada noda membandel pada bagian dalam, lunakkan terlebih dahulu dengan handuk atau kain yang dilarutkan pada air hangat selama beberapa menit, kemudian bersihkan dengan perlahan.
  • Jangan menggosok, menekan terlalu keras, atau merendam bagian dalam helm karena akan membuatnya mudah rusak.
  • Untuk membersihkan kaca helm, gunakan handuk mikrofiber yang dibasahi larutan sabun. Jangan memberikan tekanan terlalu keras agar kaca tidak tergores.
  • Membersihkan bagian luar (eksterior/cangkang) helm dapat menggunakan kain mikrofiber yang dibasahi sabun khusus otomotif.
  • Keringkan bagian dalam dan luar helm dengan cara dijemur dan diangin-anginkan. Jangan memasang kembali bagian dalam helm sebelum benar-benar kering.
  • Untuk perawatan tambahan, semprotkan pewangi helm pada bagian luar dan dalam helm.
Untuk perlindungan lebih, ada baiknya bagian dalam helm menggunakan pelapis tambahan, seperti bandana atau saputangan. Hal ini untuk menghindarkan helm dan kulit kepala bersentuhan langsung.Kebersihan helm akan lebih terjaga karena tidak langsung terkena keringat. Demikian juga kulit kepala lebih sehat karena selalu bersentuhan dengan permukaan kain yang bersih.
kesehatan kulit kepalakesehatan rambut
Dr Health Clinic.
https://www.drhealthclinic.com/scalp-infections/
Diakses 7 Juli 2020
Medlife.
https://www.medlife.com/blog/how-avoid-hair-fall-while-wearing-helmet/
https://www.medlife.com/blog/how-avoid-hair-fall-while-wearing-helmet/#3-fungal-bacteria-in-helmets
Diakses 7 Juli 2020
Skin of Color Society.
https://skinofcolorsociety.org/dermatology-education/traction-alopecia/
Diakses 7 Juli 2020
Bike Bandit.
https://www.bikebandit.com/blog/how-to-clean-and-maintain-your-motorcycle-helmet
Diakses 7 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait