Jika Crown Gigi Patah, Ini Langkah yang Harus Dilakukan


Crown gigi patah bisa disebabkan oleh benturan yang keras, seperti saat berolahraga, kecelakaan, atau bahkan tidak sengaja mengunyah makanan yang keras. Rusaknya jaket crown yang menutupi gigi, biasanya sulit diperbaiki.

0,0
14 Jun 2019|Nina Hertiwi Putri
Crown gigi yang patah sulit untuk diperbaiki, biasanya perlu diganti dengan yang baruCrown gigi rentan patah saat melakukan olahraga yang penuh dengan kontak fisik
Crown gigi atau yang sering juga disebut sebagai mahkota jaket atau jaket crown, adalah lapisan tambahan yang diapasang di gigi yang sudah mengalami kerusakan cukup parah, hingga mahkota gigi tak lagi bisa berfungsi dengan baik.
Dengan dipasangnya crown gigi, maka gigi yang sudah keropos, berlubang, atau patah, bisa kembali digunakan untuk menjalankan fungsinya, baik itu untuk makan, bicara, atau fungsi estetik. Crown gigi bentuknya menyerupai gigi asli, begitupun bahan yang digunakan.Sehingga, tidak menutup kemungkinan protesa ini akan patah apabila terjadi benturan yang keras di area rongga mulut, baik itu akibat olahraga, kecelakaan, maupun tidak sengaja mengunyah sesuatu yang keras.

Langkah yang perlu dilakukan jika crown gigi patah

Saat crown gigi patah, hal yang pertama harus dilakukan adalah menghubungi dokter gigi. Anda dapat membuat janji untuk konsultasi atau pemeriksaan dengan memberitahukan bahwa Anda memiliki crown yang rusak atau patah.Jelaskan kepada dokter gigi mengenai kondisi yang Anda rasakan saat ini secara rinci. Dokter akan memutuskan kondisi tersebut darurat atau tidak. Jika darurat, maka dokter akan menyarankan Anda untuk segera datang untuk mendapatkan perawatan.Namun pada kondisi yang tidak darurat, seperti patahnya crown gigi tidak terlalu parah, maka menunggu beberapa hari hingga Anda memiliki waktu untuk datang ke klinik, masih bisa dilakukan.Contoh kondisi darurat yang membuat Anda sebaiknya langsung datang ke dokter gigi apabila crown gigi patah adalah:
  • Gigi terasa sangat-sangat nyeri
  • Terjadi perdarahan di sekitar gigi yang cukup parah
  • Ada patahan crown gigi yang tajam
  • Apabila dengan patahnya crown gigi Anda menjadi tidak bisa makan, mengunyah, atau berbicara
Sementara itu, jika kondisi yang terjadi tidak terlalu parah, Anda dapat melakukan hal-hal di bawah ini untuk sambil menunggu waktunya Anda bisa ke dokter gigi.
  • Coba periksa ke cermin dan lihat kondisi crown maupun jaringan di sekitarnya. Jika crown gigi terlihat longgar dan hampir lepas, sebaiknya coba dilepas sendiri untuk menghindarinya tertelan secara tidak sengaja.
  • Jangan copot crown jika hanya longgar sedikit karena akan membuka bagian gigi asli yang sudah terkikis bagian enamelnya dan menyebabkan nyeri.
  • Untuk pemeriksaan tambahan, coba sapukan lidah secara perlahan ke area crown gigi yang patah. Jika tidak ada bagian yang terasa tajam, maka kondisi tidak terlalu darurat.
  • Perhatikan rasa nyeri yang dirasakan. Nyeri sedang hingga ringan bisa diredakan dengan mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen. Namun jika rasa nyeri sudah sangat parah dan ada perdarahan, segera datangi dokter gigi terdekat.

Apakah crown gigi yang patah bisa diperbaiki?

Crown gigi yang patah biasanya sulit diperbaiki. Sebab, crown dibuat dari bahan-bahan yang diproses menggunakan panas tinggi, seperti logam dan proselain. Ini membuatnya sulit ditambal seperti gigi biasa.Umumnya dokter gigi akan menyarankan Anda untuk mengganti crown gigi dengan yang baru. Anda akan melalui proses yang sama seperti awal pembuatan crown, namun bisa lebih singkat jika gigi penyangga di bawahnya masih bagus.Dengan gigi penyangga yang masih baik, maka dokter hanya perlu melakukan sedikit penyesuaian bentuk dan bisa langsung memulai mencetak gigi sebagai awal pembuatan mahkota jaket ini.Pada beberapa kasus, memang ada crown gigi patah yang bisa diperbaiki, namun itu memerlukan bahan dan teknik khusus yang jarang tersedia.

Cara menjaga crown gigi agar tidak mudah patah atau rusak

Apabila dijaga dengan baik, crown gigi bisa awet bertahan di rongga mulut hingga belasan tahun. Maka dari itu, setelah crown gigi yang patah diperbaiki atau diganti dengan yang baru, Anda perlu menjaganya dengan baik. Berikut ini caranya.
  • Sikat gigi minimal dua kali sehari, yaitu setelah makan dan sebelum tidur.
  • Bersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi alias dental floss dan berkumurlah dengan obat kumur secara rutin.
  • Hindari menggunakan crown gigi untuk pekerjaan yang terlalu berat, seperti membuka bungkus makanan atau mengigit sesuatu yang terlalu keras.
  • Jika Anda memiliki kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur (bruxism), gunakan alat pelindung gigi (mouth guard) saat tidur.
  • Periksakan kondisi rongga mulut Anda ke dokter gigi minimal setiap 6 bulan sekali.
Memiliki crown gigi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan rongga mulut Anda. Tidak hanya sekadar menutup bagian gigi yang rusak, protesa ini juga akan mengembalikan fungsi penting lainnya, seperti untuk mengunyah dan menggigit makanan serta berbicara.Jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter gigi apabila Anda memiliki keluhan seputar crown gigi yang sedang dikenakan.
kesehatan gigifraktur gigisakit gigigigi palsugigi patah
WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/dental-crowns#4
Diakses pada 30 Desember 2020
Penn Dental Medicine. https://penndentalmedicine.org/chipped-dental-crown/
Diakses pada 30 Desember 2020
Emergency Dentist USA. https://www.emergencydentistsusa.com/broken-crown-what-to-do-if-you-have-a-cracked-dental-crown/
Diakses pada 30 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait