Mengenal Cooing, Tahap Awal Perkembangan Bahasa Bayi


Cooing adalah tahap awal perkembangan bahasa bayi. Pada tahap ini, bayi mulai mengeluarkan suara dalam satu suku kata tanpa pengulangan.

0,0
cooing adalah tahap awal perkembangan bahasa bayiCooing merupakan tahap awal perkembangan bahasa bayi ditandai dengan suara satu suku kata
Mengikuti setiap tahap perkembangan bayi merupakan kebahagiaan tersendiri bagi orang tua, termasuk ketika ia mulai mengeluarkan suara. Cooing adalah langkah awal perkembangan berbahasa si kecil sebelum nantinya mereka mulai berbicara.Sebagai orang tua, penting bagi Anda untuk mengetahui fase cooing dan tahapan perkembangan berbahasa, serta cara menstimulasinya. 

Apa itu cooing?

Cooing adalah suara pertama bayi untuk mengomunikasikan perasaan atau kebutuhannya. Ini merupakan merupakan fase awal perkembangan berbahasa pada bayi yang tentunya membuat orang tua bahagia. Cooing biasanya terjadi saat bayi berusia 2-3 bulan. Namun, hal ini bisa berbeda pada tiap bayi. Sebelumnya, di usia 0 bulan, bayi mungkin hanya bisa menangis untuk menyatakan rasa lapar atau tidak nyaman. Saat melakukan cooing, biasanya bayi mengeluarkan suara “coo”, “ooo”, “aaa”, atau “eee” ketika menangis atau menguap. Biasanya, pada tahap ini, suara yang dikeluarkan hanya terdiri atas satu suku kata.Cooing berbeda dengan babbling. Babbling merupakan tahap lanjutan setelah cooing yang ditandai dengan penggunaan suku kata berulang, seperti “ma-ma” atau “ba-ba”.Cooing merupakan suatu fase yang menandakan perkembangan bayi, yakni: 
  • Indikator keterampilan komunikasi bayi mulai berkembang, sehingga bayi dapat beralih ke fase selanjutnya dengan suara yang lebih kompleks
  • Bayi mulai melatih bibir, langit-langit mulut, lidahnya
  • Sarana komunikasi dua arah antara Anda dan si kecil
  • Meningkatkan pemahaman Anda terhadap stres, kelaparan, dan rasa bahagia
  • Sarana berekspresi bagi bayi
  • Membantu perkembangan bahasa bayi, termasuk kosakatanya

Cara menstimulasi tahap awal perkembangan bahasa bayi

Stimulasi dari orang tua sangat penting bagi perkembangan si kecil, termasuk perkembangan berbahasa dan kemampuan bicara anak.Beberapa cara berikut ini dapat Anda lakukan untuk membantu menstimulasi cooing dan keterampilan bahasa bayi.
  • Ceritakan apa yang sedang Anda lakukan bersama si kecil, misalnya saat memandikan bayi atau mengenakan pakaian. Hal ini bisa membantu bayi mengenali berbagai kosakata, sekaligus mulai memahami arti dari kata-kata yang diucapkan.
  • Biasakan untuk berbicara dua arah dengan si kecil. Caranya, Anda bisa coba memberikan pertanyaan sederhana, lalu menunggu respons bayi, dan memberikan jawaban. Hal ini bisa membantu bayi meniru percakapan dua arah seperti mengobrol. Cara ini juga dapat merangsang bayi untuk menanggapi percakapan.
  • Tatap mata anak ketika berbicara. Ini sangat penting, bahkan saat anak mulai beranjak dewasa. Cara ini membantu melatih fokus bayi sambil mengenal ekspresi dari kosakata yang Anda ucapkan.  Cara ini juga memperkuat ikatan alias bonding ibu dan bayi.
  • Bacakan cerita. Hal ini memungkinkan si kecil untuk mendengar kosakata baru bahkan kalimat yang lebih ekspresif dengan alur cerita
  • Jelaskan lingkungan di sekitar anak. Anda bisa menstimulasi bayi dengan objek berwarna dan bersuara, seperti mainan atau suara burung. Hal ini membantu melatih bayi mengenali benda dan objek di sekitarnya
  • Sebisa mungkin hindari memberikan gadget. Gadget tidak membantu secara optimal perkembangan bicara anak
Sebuah studi menunjukkan, bayi belajar berbicara lebih cepat saat mereka disapa menggunakan ucapan yang ditujukan untuknya.Selain itu, gerakan berulang yang dilakukan orang tua terhadap bayi juga mampu meningkatkan keterampilan bahasa dan perkembangan kognitif anak.  

Memahami tahapan perkembangan bahasa bayi

Bayi belajar berkomunikasi dengan bahasa. Dalam perkembangan bahasa, bayi memiliki tahap-tahap tersendiri sebelum akhirnya benar-benar berbicara. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut ini tahapan perkembangan bahasa bayi berdasarkan usia yang perlu orang tua ketahui.1. Perkembangan bahasa bayi 0-3 bulan, ditandai dengan:
  • Tersenyum ketika Anda atau orang yang ia kenal mendekatinya 
  • Mulai mengenali suara Anda dan tersenyum atau diam ketika diajak berbicara
  • Bayi menangis ketika lapar atau tidak nyaman
  • Mengeluarkan suara cooing
2. Perkembangan bahasa bayi 4-6 bulan, ditandai dengan:
  • Mengeluarkan suara seperti sedang memainkan cairan di mulut (gurgling)
  • Babbling atau mulai mengoceh dan membuat suara yang berbeda
  • Menggunakan suara untuk mengekspresikan perasaan
  • Menggerakkan mata dan mulai memperhatikan ke arah sumber suara
3. Perkembangan bahasa bayi 7-12 bulan, ditandai dengan:
  • Mulai meniru ucapan Anda, seperti “mama”
  • Mulai memahami perintah sederhana, seperti menoleh atau bergerak ketika dipanggil
  • Mulai mengenali kata untuk barang tertentu, seperti “kaki”
  • Mulai memutar kepala atau badan dan mengarah ke sumber suara.

Catatan dari SehatQ

Itulah beberapa hal tentang cooing dan tahapan perkembangan bahasa bayi yang perlu orang tua ketahui. Perlu diingat bahwa setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda.Beberapa berbicara lebih cepat, sementara yang lainnya lebih lama. Ini adalah hal yang normal. Anda tak perlu terlalu khawatir.Namun, jika Anda merasa si kecil belum menguasai sebagian besar dari tahapan perkembangan bahasa di atas, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan kondisi si kecil dan perawatan yang sesuai. Anda juga mungkin bisa menggali informasi lebih banyak mengenai perkembangan anak lewat konsultasi online dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
bayi & menyusuitumbuh kembang bayitumbuh kembang anakmerawat bayi
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/what_is_cooing_for_a_baby/article.htm
Diakses pada 9 Agustus 2021
Web MD. https://www.webmd.com/parenting/baby/features/does-cooing-to-babies-help-them-learn
Diakses pada 9 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/language-milestones-0-to-12-months#Significant-Language-Milestones
Diakses pada 9 Agustus 2021
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/vowel-sounds/
Diakses pada 9 Agustus 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/language-development/art-20045163
Diakses pada 9 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait