Cokelat Valentine, Kado Hari Kasih Sayang untuk Kesehatan Jantung

Cokelat dipercaya mampu menyehatkan jantung, selain menjadi hadiah valentine yang romantis
Selain menghadirkan kesan romantis saat hari valentine, cokelat bisa meningkatkan kesehatan jantung.

Pada bulan Februari ini, nuansa hari kasih sayang atau valentine mulai terasa. Ornamen berbentuk hati, sapuan warna merah muda, hingga penganan khas seperti cokelat nampak di mana-mana.

Siapa sangka, merayakan hari kasih sayang ada manfaatnya bagi kesehatan. Ternyata, penganan pembangkit gairah cinta atau afrodisiak seperti cokelat dan anggur merah, bermanfaat bagi kesehatan. Selain menghadirkan kesan romantis, cokelat dan anggur merah bisa meningkatkan kesehatan jantung.

Cokelat Valentine dan Kesehatan Jantung

Menurut beberapa penelitian, cokelat dan anggur merah memainkan peran penting dalam menjaga aliran darah ke seluruh tubuh. Namun para ahli tidak selalu merekomendasikan makanan-minuman ini sebagai alat untuk pencegahan penyakit kardiovaskular.

"Komponen dalam kakao yakni flavonoid, dapat menyehatkan jantung," kata juru bicara American Dietetic Association (ADA), Susan Moores. Moores mengatakan, flavonoid adalah antioksidan, yang dikenal untuk melindungi terhadap radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas diduga merusak arteri dan memicu penumpukan plak (zat berlemak) di dinding pembuluh darah, yang dapat menyebabkan aterosklerosis.

Menurut Moores, antioksidan juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL, dan meningkatkan jumlah kolesterol baik atau HDL. Efek antioksidan ini tampaknya lebih besar pada cokelat hitam, karena mengandung lebih banyak biji kakao, sumber alami flavonoid. Flavonoid dalam cokelat hitam juga dapat meningkatkan kesehatan endotelium (lapisan dalam arteri dan vena), kata Joe Vinson, profesor kimia di University of Scranton di Pennsylvania.

Cokelat dan Kesehatan Pembuluh Darah

Dalam sebuah penelitian, individu dengan satu faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan trigliserida tinggi, meminum segelas kakao tunggal 6 ons, yang kaya akan flavonoid. Dari satu minuman itu, para peneliti menemukan peningkatan signifikan dalam fleksibilitas pembuluh darah. Namun, kata Vinson, studi itu dapat menyesatkan karena para peneliti biasanya memberi subjek kakao dosis tinggi. "Kami tidak tahu apakah dosis yang lebih rendah akan berhasil," katanya.

Batasi Konsumsi Cokelat dan Anggur Merah

Para ahli kesehatan memperingatkan untuk tidak makan terlalu banyak cokelat. Sebab biasanya, cokelat dikemas dengan kalori dan lemak jenuh. Juru bicara ADA, Cynthia Sass, mengatakan, jika Anda memanjakan diri sendiri atau orang yang dicintai dengan camilan cokelat, makanlah dalam jumlah sedikit. Sass merekomendasikan cokelat dengan kandungan kakao tinggi. "Dengan cokelat yang kaya, tidak perlu banyak porsinya," kata dia.

Untuk minuman seperti anggur merah, para ahli menyarankan konsumsi dalam jumlah sedang, agar terasa manfaatnya pada kesehatan jantung. Penelitian telah menunjukkan bahwa flavonoid dalam anggur merah - yang berasal dari kulit anggur - memiliki efek antioksidan, dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dan dapat membantu mencegah pembekuan darah dalam pembuluh.

Anggur Merah Tangkal Penyakit Kardiovaskular

Temuan lain yang lebih kontroversial mengungkapkan bahwa bukan hanya anggur merah, tetapi alkohol dalam jumlah sedang secara umum, menangkal penyakit kardiovaskular. "Alkohol memiliki efek pengencer darah, dan itulah yang terbukti efektif melawan stroke dan penyakit jantung," kata Sass.

Namun Direktur Kesehatan Wanita di Prairie Cardiovascular, Springfield, Holly Novak, mengingatkan, alkohol tidak memiliki banyak efek pada peningkatan kolesterol baik. Alkohol juga dapat menghasilkan radikal bebas, yang buruk bagi hati, serta menangkal manfaat antioksidan. Satu-satunya pengecualian, katanya, adalah anggur merah dalam jumlah sedang.

Semua profesional kesehatan memperingatkan alkohol tidak dikonsumsi berlebihan, meski di tengah suasana hari valentine. Ingat, konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko penyakit pada kesehatan hati, tekanan darah tinggi, obesitas, kanker payudara, hingga kecelakaan. Jangan sampai romantisme valentine rusak gara-gara perkara tersebut.

WebMD.https://www.webmd.com/food-recipes/features/valentines-day-good-heart#4
Diakses pada 14 Februari 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed