logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Coenzyme Q10: Manfaat, Sumber, Efek Samping, dan Tips Aman Konsumsinya

open-summary

Coenzyme Q10 adalah senyawa alami yang memiliki fungsi mirip dengan antioksidan, yakni membantu memperbaiki kerusakan sel akibat paparan radikal bebas sekaligus memperlancar metabolisme tubuh. CoQ10 bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung hingga otak.


close-summary

5 Des 2022

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Coenzyme Q10 baik untuk tubuh karena bisa menjaga kesehatan jantung hingga otak

Coenzyme Q10 baik untuk tubuh karena bisa menjaga kesehatan jantung hingga otak

Table of Content

  • Apa itu Coenzyme Q10?
  • Manfaat Coenzyme Q10 bagi tubuh
  • Makanan yang mengandung Coenzyme Q10
  • Dosis Coenzyme Q10
  • Cara mengonsumsi suplemen Coenzyme Q10 yang benar
  • Efek samping Coenzyme Q10

Beberapa dari Anda mungkin pernah menemukan kandungan Coenzyme Q10 (CoQ10) pada suplemen makanan. Koenzim ini mampu menjaga kesehatan secara keseluruhan, termasuk melawan radikal bebas dan melancarkan metabolisme. 

Advertisement

Anda bisa mendapatkan CoQ10 dari suplemen di pasaran maupun makanan tertentu. Namun, cara konsumsinya tetap perlu diperhatikan untuk mencegah risiko efek samping. 

Simak ulasan lengkap mengenai Coenzyme Q10 dalam artikel berikut ini.

Apa itu Coenzyme Q10?

Coenzyme Q10 adalah senyawa yang secara alami terdapat dalam tubuh manusia, terutama di organ hati, ginjal, dan pankreas. 

Coenzyme Q10 atau dikenal dengan CoQ10 memiliki fungsi mirip dengan antioksidan, yakni membantu memperbaiki kerusakan sel akibat paparan radikal bebas sekaligus memperlancar metabolisme tubuh. 

Dalam bentuk aktif, Coenzyme Q10 disebut juga sebagai ubiquinol.

Seiring bertambahnya usia, kadar Coenzyme Q10 bisa menurun sehingga sering dikaitkan dengan penyakit yang berkaitan dengan usia, seperti penyakit jantung dan penurunan kognitif. 

Selain karena usia, penurunan kadar CoQ10 juga bisa dipengaruhi oleh penggunaan obat statin, penyakit jantung, kurang gizi, kelainan genetik, stres oksidatif, dan kanker. 

Manfaat Coenzyme Q10 bagi tubuh

Coenzyme Q10 memainkan peran penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Salah satu tolok ukurnya dapat dilihat dari kadar koenzim ini yang berkurang ketika Anda sedang mengalami penyakit tertentu. 

Meski begitu, para peneliti terus mempelajari apakah mengonsumsi lebih banyak CoQ10 memiliki manfaat bagi kesehatan.

Beberapa potensi manfaat Coenzyme Q10 untuk kesehatan antara lain:

1. Menjaga kesehatan jantung

Coenzyme Q10 bisa menjaga kesehatan jantung
Coenzyme Q10 bisa menjaga kesehatan jantung

Potensi manfaat Coenzyme Q10 adalah menjaga kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi CoQ10 dapat memperbaiki gejala penyumbatan jantung dan mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

Konsumsi makanan atau suplemen yang mengandung Coenzyme Q10 juga kerap dianjurkan untuk mempercepat pemulihan pasca operasi jantung. 

Meski demikian, penggunaan CoQ10 hanya sebagai pelengkap dari nutrisi dan obat yang telah diresepkan oleh dokter.

2. Menjaga kesehatan otak 

Coenzyme Q10 terbukti mampu melindungi sel-sel otak dari kerusakan oksidatif, serta mengurangi agen berbahaya yang bisa menyebabkan penyakit otak. 

Konsumsi CoQ10 juga berpotensi memberi manfaat bagi penderita penyakit Parkinson. Bagi Anda yang mengidap penyakit Parkinson tahap awal, penggunaan Coenzyme Q10 disebut-sebut mampu memperlambat perkembangan penyakit. 

3. Mengurangi migrain

Migrain atau sakit kepala sebelah biasanya juga disertai mual, muntah, dan sensitivitas terhadap cahaya. Kondisi ini bisa berlangsung dalam hitungan jam hingga berhari-hari.

Untuk itu, konsumsi Coenzyme Q10 dalam bentuk suplemen diketahui dapat mengurangi frekuensi Anda mengalami migrain. 

4. Meningkatkan kemampuan fisik

Tidak sedikit orang mengonsumsi suplemen Coenzyme Q10 untuk meningkatkan kemampuan fisik mereka. Koenzim ini secara teori memang dapat meningkatkan produksi energi Anda. 

Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan efek tersebut.

5. Meningkatkan kesuburan

Coenzyme Q10 juga berperan dalam meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Sifat antioksidan dalam CoQ10 diketahui dapat membantu meningkatkan kualitas sperma serta mengurangi penurunan jumlah dan kualitas sel telur pada wanita. 

Seiring bertambahnya usia, kesuburan wanita bisa menurun. Ini berkaitan dengan penurunan jumlah dan kualitas sel telur.

Sedangkan pada laki-laki, penurunan kesuburan bisa terjadi karena sel sperma sangat rentan terhadap kerusakan oksidatif. Ini bisa menyebabkan bekurangnya jumlah sperma atau memburuknya kualitas sperma.

6. Meremajakan kulit 

Coenzyme Q10 bisa meremajakan kulit
Coenzyme Q10 bisa meremajakan kulit

Kulit merupakan organ terbesar di tubuh manusia dan sangat rentan akan paparan radikal bebas, dari dalam maupun luar tubuh. 

Tak hanya merusak kulit, radikal bebas maupun agen perusak kulit lain seperti paparan sinar UV juga bisa menyebabkan penuaan dini. Untuk itu, kulit Anda perlu perlindungan lebih. 

Penggunaan Coenzyme Q10 yang bersifat antioksidan dapat mengurangi kerusakan dan meningkatkan perlindungan pada kulit. 

Sebuah studi bahkan menunjukkan bahwa orang yang memiliki kadar CoQ10 yang rendah lebih berisiko mengalami kanker kulit

7. Baik untuk penderita diabetes

Manfaat coenzyme Q10 juga bisa dirasakan oleh pengidap diabetes. Senyawa ini terbukti dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur kadar gula dalam darah. 

Tak hanya itu, CoQ10 juga berperan dalam merangsang pemecahan lemak dan mengurangi penumpukan sel lemak. Dengan begitu, senyawa ini juga membantu menurunkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2. 

8. Mencegah kanker

Kerusakan sel akibat stres oksidatif dan paparan radikal bebas bisa meningkatkan risiko kanker. 

Sebuah studi menunjukkan bahwa tingkat Coenzyme Q10 yang rendah dikaitkan dengan risiko kanker lebih tinggi hingga 53,3%. Sifat antioksidan dalam CoQ10 berpotensi melindungi sel tubuh dari stres oksidatif yang bisa memicu kanker. 

9. Menjaga kesehatan paru-paru

Kerusakan oksidatif juga rentan terjadi pada paru-paru Anda. Kondisi ini bisa menyebabkan penyakit paru seperti asma hingga PPOK

Konsumsi Coenzyme Q10 dapat mengurangi kerusakan oksidatif dan peradangan yang menyebabkan berbagai penyakit paru. 

Sebuah studi juga menunjukkan bahwa melengkapi pengobatan asma dengan CoQ10 diketahui dapat mengurangi peradangan pada penderita asma dan mengurangi kebutuhan mereka akan obat steroid. 

Baca juga: 8 Rekomendasi Vitamin Jantung yang Bagus untuk Jaga Kesehatan Sistem Kardiovaskular

Makanan yang mengandung Coenzyme Q10

Untuk memenuhi kebutuhan akan Coenzyme Q10 Anda bisa mendapatkannya dari suplemen maupun secara alami dari berbagai jenis makanan berikut ini: 

  • Organ tubuh binatang: hati, jantung, dan ginjal
  • Daging berotot: daging sapi, ayam, dan babi
  • Ikan berlemak: ikan kembung (mackerel), sarden, tuna, salmon,
  • Sayuran: bayam, kembang kol, dan brokoli
  • Buah-buahan: jeruk dan stroberi
  • Polong-polongan: kedelai, lentil, dan kacang tanah
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian: biji wijen dan kacang pistachio
  • Minyak nabati: minyak kedelai dan minyak kanola.

Siapa pun boleh mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan Coenzyme Q10, terlebih bagi orang tua atau lanjut usia. 

Lansia adalah kelompok umur yang paling disarankan memperbanyak konsumsi makanan kaya CoQ10, mengingat jumlah koenzim ini terus berkurang seiring bertambahnya usia.

Dosis Coenzyme Q10

Dosis Coenzyme Q10 adalah 90 - 200 mg per hari. Mengonsumsi makanan yang mengandung senyawa ini bisa membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen dengan dosis sesuai aturan yang tertera di kemasan. 

Misalnya, untuk kandungan CoQ10 25 mg, orang dewasa bisa minum 1 - 3 kali sehari. Untuk kandungan 50 mg, Anda bisa minum 1 - 2 kali dalam sehari. Sementara untuk kandungan 100 mg, minum suplemen Coenzyme Q10 1 kali sehari sudah cukup. 

Baca juga: 10 Jenis Suplemen Terbaik untuk Menurunkan Kolesterol

Cara mengonsumsi suplemen Coenzyme Q10 yang benar

Suplemen coenzyme q10
Suplemen coenzyme q10

Sebelum mengonsumsi suplemen Coenzyme Q10, Anda perlu membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter. Terlebih bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu. Bagi anak-anak, minum suplemen jenis ini juga harus mengikuti anjuran dokter.

Pastikan Anda minum suplemen ini sesudah makan atau bersama dengan makanan. Mengingat Coenzyme Q10 adalah senyawa yang larut dalam lemak, konsumsi suplemen bersama makanan bisa membantu tubuh menyerapnya tiga kali lebih cepat. 

Hindari mengonsumsi suplemen Coenzyme Q10 melebihi dosis yang dianjurkan. Selain itu, perlu ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. 

Jika Anda lupa minum CoQ10, maka disarankan untuk segera mengonsumsinya ketika ingat dengan syarat jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat.

Anda juga perlu menghindari konsumsi suplemen ini sebelum tidur. Sebab, minum Coenzyme Q10 menjelang tidur bisa menyebabkan insomnia bagi beberapa orang. Sebaiknya minum CoQ10 di pagi atau sore hari. 

Efek samping Coenzyme Q10

Makanan yang mengandung Coenzyme Q10 secara umum aman dikonsumsi. Konsumsi berlebih CoQ10 dalam bentuk suplemen mungkin akan menimbulkan efek samping berikut ini:

  • Masalah pencernaan seperti mual, diare, nyeri ulu hati
  • Insomnia
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Ruam
  • Sensitivitas terhadap cahaya.

Suplemen Coenzyme Q10 yang dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan tertentuseperti obat pengencer darah , antidepresan, insulin,dan obat kemoterapi, juga berisiko memicu interaksi obat yang meningkatkan kemungkinan terjadinya efek samping. 

Baca Juga

  • Fungsi dan Manfaat Vitamin B9 untuk Kesehatan
  • Ragam Manfaat Asam Amino Lisin yang Tak Akan Pernah Anda Sangka
  • 6 Zat Makanan yang Dibutuhkan oleh Tubuh Anda

Itulah beberapa informasi tentang Coenzyme Q10 yang perlu Anda ketahui sebelum mengonsumsinya, baik dalam bentuk makanan maupun suplemen. 

Berkonsultasi dengan dokter sebelum minum CoQ10 dalam bentuk suplemen sangat penting untuk mencegah kemungkinan efek samping, terlebih jika Anda sedang mengonsumsi obat rutin atau memiliki kondisi medis tertentu. 

Jangan ragu untuk bertanya lebih lanjut melalui fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang! 

Advertisement

vitaminsuplemenzat gizi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved