“Apakah Suamiku Gay?” Kenali Cirinya dan Tips Jika Terbukti Benar

Suami gay dapat menimbulkan kesedihan mendalam bagi sang istri
Mengetahui suami seorang gay tentu menimbulkan kesedihan mendalam bagi sang istri

Dalam pernikahan, adakalanya Anda sebagai istri bertanya-tanya dalam hati, “Mungkinkah aku memiliki suami gay?”. Pertanyaan tersebut tentunya didasarkan pada tanda-tanda dan gestur yang ditunjukkan sang suami yang membuat Anda curiga.

Banyak fenomena pria homoseksual atau biseksual yang merasa bahwa menikah akan mengubah orientasi seksualnya. Padahal, kenyataannya tidaklah demikian. Ia akan tetap merasakan ketertarikan seksual terhadap pria lain, sehingga risiko perselingkuhan tetap bisa terjadi.

Suami gay
Suami yang gay sering menolak ajakan hubungan seks sang istri

Seperti kisah dalam serial Grace and Frankie yang ditayangkan di Netflix. Grace dan Frankie adalah istri-istri yang diceraikan suami mereka setelah 20 tahun menikah karena pada akhirnya suami masing-masing mengakui bahwa telah berpacaran selama sepuluh tahun terakhir. Benar-benar sebuah pengakuan yang mengejutkan tentunya.

Tanda dan ciri suami gay yang bisa diidentifikasi

Cara terbaik untuk mengetahui suami gay atau biseksual adalah ia benar-benar melela dan mengakuinya. Namun, ada beberapa tanda dan ciri yang mungkin membuat Anda merasa ada yang tak beres dari perilaku suami. Anda berhak mengetahui yang sesungguhnya, termasuk perihal orientasi seksual sang suami.

Berikut ini beberapa ciri suami gay yang mungkin bisa diidentifikasi oleh istri:

  • Ada penolakan hubungan seksual di awal pernikahan, dan cenderung banyak alasan jika Anda ingin berhubungan seksual
  • Suami menuduh Anda terlalu agresif atau hiperseks walau Anda merasa bahwa hasrat seksual Anda normal
  • Anda menemukan obat kuat atau kondom, namun ia tidak pernah berusaha untuk berhubungan seks dengan Anda
  • Anda menemukan aplikasi kencan gay atau video porno homoseksual di gadget-nya
  • Dia menunjukkan perilaku homofobik dan gemar mengomentari film atau berita yang berkaitan dengan LGBT dan homoseksual
  • Egonya seolah-olah naik apabila dipuji oleh pria lain
  • Suami terlalu sering menelepon pria
  • Ia menghabiskan banyak waktu dengan seorang pria (karena pria heteroseksual cenderung lebih berkelompok)
  • Media sosialnya didominasi oleh akun pria gay, termasuk akun yang berasosiasi dengan dunia homoseksual

Apabila kecurigaan Anda memuncak, Anda sangat disarankan untuk membicarakan hal ini baik-baik dengan suami. Apabila diskusi ini tak memunculkan titik temu, namun ia tetap tak bisa menyembunyikan gelagat dan gestur terkait orientasi seksualnya, Anda bisa menemui konselor pernikahan untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.

Suami gay
Anda bisa mencari bantuan terapis pernikahan untuk berdiskusi dengan suami

Pastikan konselor yang Anda temui memiliki kredibilitas baik dan peka terhadap isu-isu orientasi seksual.

Apa yang harus dilakukan jika suami terbukti gay?

Apabila kecurigaan Anda terbukti benar, ditambah pada akhirnya dia mengaku sebagai pria homoseksual (atau bahkan biseksual), tentulah Anda merasakan kesedihan yang luar biasa.

Sang istri sebagai seorang heteroseksual rentan mengalami gangguan psikologis di momen ini, terlebih jika suami benar-benar ingin meninggalkan Anda demi pria lain.

Walau begitu, ingatlah, ini bukan kesalahan Anda. Orientasi seksual merupakan tanggung jawab masing-masing diri, termasuk suami Anda.

Berikut ini yang bisa Anda lakukan jika suami gay:

1. Menerima perasaan sedih yang Anda alami

Mungkin tak ada istri yang ingin memiliki suami gay dan berselingkuh dengan pria lain. Perasaan sedih dan terluka tersebut tak bisa Anda tolak. Akuilah bahwa Anda sangat sedih, coba perlahan terima kenyataan, namun tidak menyalahkan diri sendiri.

Ingat bahwa orientasi seksual suami sebagai pria gay tidak ada sangkut pautnya dengan diri Anda. Para ahli juga telah menyebutkan bahwa orientasi seksual tidak bisa diubah.

Jangan pula mengisolasi diri. Jika perlu, carilah bantuan psikolog, konselor, atau orang terdekat untuk mencurahkan perasaan dan duka Anda.

2. Rancang rencana berikutnya

Putuskan bersama dengan suami Anda mengenai jalan yang terbaik yang bisa ditempuh. Pertimbangkan dengan baik dan sesuaikan dengan yang terbaik menurut diri Anda.

Beberapa pasangan mungkin akan melanjutkan pernikahan, namun memang ada pula yang memutuskan untuk berpisah.

3. Lakukan pemeriksaan infeksi menular seksual

Anda dianjurkan untuk segera menjalani tes infeksi menular seksual, termasuk tes HIV. Entah suami Anda mengaku telah berselingkuh dan berhubungan seks dengan pria lain atau tidak, sebaiknya Anda tetap melakukan pengecekan ini.

4. Berhati-hati dalam menyampaikan perihal tersebut terhadap anak

Apabila Anda dan suami telah memiliki anak, Anda disarankan untuk berhati-hati dalam menyampaikan persoalan yang Anda hadapi. Anda mungkin membutuhkan bantuan profesional dalam menyampaikan masalah ini. Yang terpenting, jangan sampai Si Kecil merasa disalahkan.

5. Tidak homofobia

Memiliki suami gay tentunya membuat Anda sangat sedih. Namun, penting untuk diingat, apa yang dilakukan suami bukanlah representasi dari kelompok homoseksual. Jangan membenci atau bahkan menjauhi kelompok homoseksual karena perbuatan suami yang membohongi Anda.

Catatan dari SehatQ

Memiliki suami gay mungkin tak pernah terbayang oleh istri manapun. Ingatlah bahwa kenyataan tersebut bukan kesalahan Anda. Anda pun berhak secara penuh untuk menentukan langkah terbaik selanjutnya, setelah mengetahui bahwa suami seorang gay dan biseksual serta telah berselingkuh dengan pria lain.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/emotional-health/my-husband-gay
Diakses pada 7 Februari 2020

Healthy Place. https://www.healthyplace.com/gender/gay/is-my-husband-gay-signs-of-a-gay-husband
Diakses pada 7 Februari 2020

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/if-your-spouse-is-gay-2300962
Diakses pada 7 Februari 2020