8 Ciri Predator Seks yang Perlu Anda Waspadai

(0)
03 Feb 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Predator seks adalah orang yang ingin melakukan kontak fisik, namun dengan cara yang kasar layaknya predator.Hati-hati dengan predator seks, ia pandai memanipulasi korbannya.
Predator seks adalah seseorang yang ingin melakukan kontak seksual, tapi dengan cara yang kasar dan layaknya predator. Tidak hanya itu, predator seks pun melihat hubungan seksual sebagai cara untuk mendominasi korbannya.Selain orang dewasa, sebagian predator seks juga mengincar anak-anak di bawah umur sebagai mangsanya. Untuk mewaspadai bahaya ini, kenali ciri-ciri predator seks agar Anda dan keluarga tidak menjadi korbannya.

Ciri-ciri predator seks yang harus diwaspadai

Mulai dari suka memanipulasi hingga ingin mendominasi. Ini dia ciri-ciri predator seks yang harus diwaspadai.

1. Bersikap manis di awal hubungan

Ketika predator seks sudah menentukan korbannya, ia akan menunjukkan sikap perhatian yang sangat tinggi, seperti menanyakan kabar setiap waktu dan selalu ingin bertemu.Ini merupakan langkah awal dari sang predator seks untuk mendapatkan perhatian dari korbannya, sampai akhirnya si korban akan menjadi ketergantungan dan tidak bisa lepas.Predator seks akan melindungi, mencintai, dan menghormati korbannya. Sampai pada akhirnya, ia akan menyalahgunakan kepercayaan korban untuk mendapatkan keuntungan dan kepuasan seksual.

2. Dekat dengan anak-anak

Sebagian predator seks memburu anak-anak sebagai mangsanya
Sebagian predator seks memilih anak-anak sebagai korbannya
Seperti yang sudah dijelaskan di awal, sebagian predator seks juga mencari anak di bawah umur sebagai korbannya. Rata-rata, anak-anak ini masih menimba ilmu di sekolah dasar, sekolah menengah pertama (SMP), atau sekolah menengah atas (SMA).Sebagian predator seks ini akan memiliki hubungan pertemanan yang tak lazim dengan anak-anak yang jauh di bawah usianya.Selain suka menghabiskan waktu dengan anak-anak, predator seks juga cenderung melakukan kontak fisik dengan mereka, seperti suka menggelitik, mencium, atau memeluk.

3. Memanipulasi korbannya

Waspadalah, predator seks juga dapat menunjukkan sikap manipulatif, seperti mengejek sikap, penampilan, pakaian, dan bagian pribadi lain dari hidup korbannya.Saat diminta pertanggungjawaban atas perilaku ini, ia justru akan memutar balikan fakta dan membuat korban merasa bersalah.Tidak hanya itu, mereka akan fokus terhadap perasaannya sendiri sampai akhirnya sang korban akan merasa bersalah karena menganggap telah menyakiti si predator seks.

4. Gaslighting

Tidak hanya memanipulasi, seorang predator seks juga bisa melakukan tindakan gaslighting. Gaslighting adalah kekerasan emosional yang dapat membuat korban mempertanyakan pikiran, ingatan, dan segala kejadian yang mereka alami.Tujuan dari gaslighting yang dilakukan predator seks adalah membuat korbannya mempertanyakan ingatan atau bahkan kewarasannya sendiri, dalam sudut pandang pelaku gaslighting.

5. Melewati batasan sentuhan fisik dan seksual

Predator seks gemar melewati batasan sentuhan fisik
Predator seks gemar melewati batasan dalam segi sentuhan fisik dan seksual
Predator seks akan melewati batasan dalam segi sentuhan fisik dan seksual. Sikap ini akan dimulai dengan menyentuh bagian punggung, tangan, atau kaki korbannya. Namun seiring berjalannya waktu, mereka akan mulai menyentuh bagian tubuh lain, seperti paha, dekat kelamin, payudara, tanpa persetujuan korbannya.Jika predator seks ini sudah berpacaran dengan korbannya, mereka akan menggunakan teknik manipulasi untuk memaksa sang korban melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak diinginkan olehnya.Jika korbannya merupakan anak-anak, predator seks juga bisa berbohong dan menyalahartikan seks di depan mereka. Para pelaku bahkan dapat meminta anak-anak untuk membuka bajunya atau memperkenalkan aktivitas seksual layaknya sebuah permainan.

6. Ingin mendominasi dan mengontrol korbannya

Dalam banyaknya kasus, predator seks dapat menunjukkan rasa kecemburuan dan ingin mendominasi korbannya. Mereka cenderung memerhatikan aktivitas korban di media sosial dan kehidupan pribadinya.Jika dibiarkan, predator seks akan mencoba mendominasi dan mengontrol hidup korban. Bahkan, predator seks juga akan membatasi hubungan korban dengan orang lain, terutama lawan jenisnya.

7. Menormalisasi perbuatannya

Predator seks akan menormalisasi perbuatan buruknya dan membuat korban merasa dirinya pantas mendapatkan perlakuan buruk itu.Hal ini dapat membuat predator seks mulai melakukan kekerasan secara emosional dan seksual pada korban.

8. Terlihat cerdas dan karismatik

Mereka yang dicap sebagai predator seks cenderung terlihat pintar, bertalenta, dan karismatik. Bahkan, orang-orang yang kenal dengannya pun tidak menyangka bahwa para predator seks ini mampu mengeksploitasi orang lain secara seksual.

Catatan dari SehatQ

Terkadang, para korban merasa takut untuk melaporkan perbuatan buruk predator seks ke keluarga, sahabat, atau bahkan pihak yang berwenang. Namun, cobalah untuk memberanikan diri dan meminta pertolongan. Hal ini dilakukan agar sang predator seks tidak memburu korban baru dan ia dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku.Jika Anda pernah mengelami kekerasan seksual atau emosional, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
hubungan seksmasalah seksualkesehatan mentalkekerasan
Web MD. https://www.webmd.com/sex-relationships/signs-sexual-predator#1
Diakses pada 20 Januari 2021
Daily Mail. https://www.dailymail.co.uk/health/article-4974262/How-spot-sexual-predator-according-psychologist.html
Diakses pada 20 Januari 2021
Pschology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/inside-the-criminal-mind/201712/the-thinking-processes-sexual-predators
Diakses pada 20 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait