logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Penyakit Kleptomania pada Anak dan Ciri-Ciri yang Menandai

open-summary

Penyakit kleptomania pada anak biasanya ditandai dengan situasi anak membawa pulang barang bukan miliknya yang tidak ia butuhkan secara terus menerus. Biasanya ia akan puas setelah mencuri barang.


close-summary

4

(6)

17 Mei 2019

| dr. Joni Indah Sari

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Penyakit kleptomania pada anak menyebabkan ia merasa puas setelah mencuri

Anak yang mengalami penyakit klepto memiliki dorongan yang kuat untuk mengambil barang milik orang

Table of Content

  • Penyebab penyakit klepto
  • Ciri kleptomania pada anak
  • Bila anak Anda menunjukkan ciri kleptomania

Seorang anak kedapatan mengambil penggaris teman sekolahnya. Kali lain, ia membawa pulang botol minum temannya. Benarkah ia menderita penyakit klepto?

Advertisement

Kleptomania merupakan kondisi di mana seseorang mengalami dorongan konsisten untuk mengambil barang yang bukan miliknya. Biasanya barang yang diambil tidak diperlukan dan tidak berharga.

Penyakit kleptomania pada anak sendiri biasanya ditandai dengan situasi anak membawa pulang barang bukan miliknya yang tidak ia butuhkan secara terus menerus. Memang, mengurus anak tidaklah mudah dan cenderung sulit. Apalagi ketika ia mulai bergaul dengan teman sebaya. Hal ini kadang dapat memengaruhi sifat dan kondisi mental anak.

Baca Juga

  • Kamar Berantakan, Apa Hubungannya dengan Kepribadian?
  • 7 Cara Siap Menghadapi Kematian Ketika Didiagnosis Sakit Parah
  • 8 Penyebab Stres yang Harus Diwaspadai dan Cara Mencegahnya

Penyakit klepto dapat terjadi pada semua golongan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Pada kasus yang jarang, kleptomania dapat terjadi pada usia tua.

Penyebab penyakit klepto

Selama masa pertumbuhan, hampir semua anak mengalami dorongan untuk mendapatkan barang yang bukan menjadi miliknya. Anak-anak mulai memiliki kebiasaaan mengambil barang yang bukan miliknya pada usia 4-5 tahun.

Sampai di usia tertentu, ketika seorang anak belajar nilai moral dan personal, anak-anak akan belajar untuk menetapkan batas dan belajar untuk tidak mengambil barang milik orang lain. Namun beberapa anak dapat mengalami penyakit klepto.  

Penyebab pasti kleptomania tidak diketahui. Hal yang membuat seseorang rentan mengalami kleptomania adalah riwayat keluarga dan gangguan kesehatan mental lain.

Orang yang dalam keluarga inti seperti orangtua dan saudara kandung mengalami kleptomania, gangguan obsesif kompulsif (OCD) atau penyalahgunaan obat dan alkohol lebih rentan mengalami penyakit klepto.

Penderita kleptomania seringkali tidak mencari pertolongan untuk ditangani karena merasa takut dipenjara. Padahal bila tidak ditangani segera, kleptomania dapat menyebabkan masalah emosional, keluarga, pekerjaan, hukum, dan finansial.

Penyakit klepto yang tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan gangguan kesehatan mental lain seperti penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol, gangguan kepribadian, gangguan makan, depresi, kecemasan, bahkan percobaan bunuh diri.

Ciri kleptomania pada anak

Berikut adalah beberapa ciri penyakit klepto pada anak:

  • Sebelum mengambil barang yang bukan miliknya, akan terjadi ketegangan dalam diri anak. Setelah anak mengambil barang, mereka akan merasa senang dan lega.
  • Anak-anak biasanya melakukannya sendirian dan dilakukan dengan hati-hati sehingga tidak diketahui orang lain.
  • Anak-anak yang mengalami penyakit klepto akan mengalami rasa malu, perasaan bersalah dan ketakutan.

Bila anak Anda menunjukkan ciri kleptomania

Bila Anda mendapati anak menunjukkan ciri penyakit klepto seperti di atas, cobalah untuk berbicara baik-baik tanpa menuduh dan menyalahkan mereka. Sadari bahwa kleptomania adalah gangguan kesehatan mental bukan karakter/kepribadian. 

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi masalah kleptomania pada anak:

  • Puji anak ketika melakukan hal yang benar Jelaskan pada anak bahwa tindakan yang mereka lakukan salah, dan minta anak untuk mengembalikan barang yang diambilnya. Setelah anak melakukannya, puji anak Anda.
  • Minta anak untuk meminta maaf kepada orang yang barangnya telah diambil olehnya, mengembalikan atau membayarnya bila anak anda telah merusaknya. Ini untuk menimbulkan efek jera kepada anak.
  • Bila dengan kedua cara di atas anak Anda tidak menunjukkan rasa kapok, segera bawa anak Anda ke dokter spesialis kejiwaan
  • Berikan pengertian kepada anak bahwa penanganan oleh ahli dapat membantu mereka mengurangi keinginan mengambil serta dapat hidup tanpa ketergantungan dan rasa malu.

Kasus penyakit klepto termasuk kasus yang jarang. Namun bila tidak ditangani segera dapat mengakibatkan masalah dalam keluarga bahkan dalam masyarakat.

Dengan mengenali ciri-ciri penyakit klepto secara dini, anak dapat ditangani segera oleh ahli sehingga dapat mencegah hal-hal lain di kemudian hari yang tidak diinginkan.

Advertisement

kesehatan mentalmasalah kejiwaanpenyakit kejiwaankleptomania

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved