8 Ciri Kulit Tidak Cocok Menggunakan Krim Wajah Atau Skincare Baru

(0)
Ada berbagai ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau skincareKulit kering, memerah, hingga iritasi bisa jadi ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan produk perawatan kulit
Penggunaan krim wajah dan skincare bertujuan untuk merawat kecantikan dan kesehatan kulit Anda. Meski demikian, Anda harus memperhatikan beberapa tanda untuk memastikan apakah krim wajah atau skincare yang digunakan sudah cocok di kulit Anda atau belum. Sebab, ada berbagai ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau skincare. Apa sajakah itu?

Ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau skincare

Produk perawatan kulit, seperti krim wajah dan skincare, adalah produk perawatan yang mendukung kesehatan kulit. Produk skincare sendiri ada berbagai jenisnya, mulai dari pembersih wajah, serum, essence, pelembap, hingga tabir surya (sunscreen).Untuk mendapatkan manfaat produk perawatan yang digunakan secara maksimal, banyak orang yang mengombinasikan krim wajah dengan berbagai produk skincare secara bersamaan.Pada dasarnya, sah-sah saja apabila Anda menggunakan krim wajah dan skincare, tetapi perhatikan jika ada tanda-tanda di kulit wajah yang merupakan reaksi negatif dari penggunaan krim dan skincare tersebut.Lantas, seperti apa ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau skincare? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

1. Kulit terasa panas terbakar atau menyengat

Krim wajah dan produk skincare apa pun seharusnya tidak menyebabkan rasa panas terbakar atau menyengat. Akan tetapi, jika Anda mengalami kondisi itu, maka ini menjadi salah satu ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah dan skincare.Kondisi ini dikenal pula dengan dermatitis kontak. Dermatitis kontak adalah iritasi kulit yang muncul akibat paparan alergen, termasuk bahan kimia atau alami tertentu, yang terdapat dalam krim wajah atau produk skincare.Efek tersebut merupakan mekanisme pertahanan kulit Anda untuk melindungi diri dari bahan yang tak sesuai atau tidak cocok dengan kulit, seperti pewangi, pengawet, atau kandungan zat tambahan lainnya.Sensasi panas terbakar atau menyengat biasanya akan bertahan pada kulit selama sekitar satu menit. Jika sensasi ini terus muncul setiap kali habis menggunakan krim wajah atau produk skincare tertentu dan bertahan hingga berhari-hari, sebaiknya hentikan pemakaiannya.Ini berarti tanda kulit tidak cocok menggunakan krim wajah skincare atau memang Anda yang memiliki tipe kulit sensitif.

2. Kulit kering dan mengelupas

Kulit kering dan mengelupas saat menggunakan skincare baru sebenarnya wajar terjadi. Produk skincare dan krim wajah yang umum menimbulkan efek samping ini adalah krim mengandung retinoid atau benzoil peroksida.Retinoid memang bekerja lebih cepat dalam mengelupas sel-sel kulit mati secara ringan, mengatur pematangan sel kulit, dan menyebabkan iritasi ringan pada kulit sehingga mendorong pertumbuhan kolagen baru. Dengan ini, masalah tampilan garis-garis halus dan warna kulit tidak merata dapat tertangani. Namun, jika kulit Anda mengalami iritasi berlebihan hingga kulit terus-menerus mengelupas, maka ini bisa menjadi ciri-ciri tidak cocok menggunakan krim wajah atau skincare. Terlebih jika kulit menjadi memerah dan terasa sensitif. Peradangan kulit kronis ini dapat membuat kulit stres dan mempercepat penuaan kulit.Sebagai solusinya, Anda bisa mengurangi penggunaan retinoid menjadi 1-2 kali seminggu dan lapisi dengan penggunaan pelembap lembut. Jika kulit Anda masih terasa kering dan terjadi pengelupasan berlebihan, sebaiknya pertimbangkan untuk menghentikan penggunaan krim atau skincare tersebut.

3. Kulit memerah dan iritasi

Tanda kulit tidak cocok menggunakan skincare atau krim wajah berikutnya adalah kulit memerah dan iritasi. Reaksi ini mungkin dapat muncul akibat penggunaan produk skincare yang mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida untuk perawatan jerawat.Jika kulit wajah Anda memerah, iritasi, kering, menjadi sensitif, bahkan memperburuk kondisi jerawat yang dialami, sebaiknya hentikan penggunaan produk skincare untuk jerawat ini dan segera menemui dokter spesialis kulit. Dokter akan memberikan pengobatan jerawat sesuai dengan kondisi jerawat yang Anda alami.

4. Kulit mengalami ruam

Muncul ruam di kulit juga menjadi ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau produk skincare yang baru digunakan. Terlebih apabila ruam kulit tetap muncul setelah Anda berkali-kali menggunakan produk tersebut.Kondisi ini biasanya muncul akibat paparan pengawet, pengharum, dan zat kimia lainnya yang mengiritasi kulit Anda. Maka dari itu, sebaiknya tes dulu krim wajah atau skincare baru di area kecil kulit Anda, seperti punggung tangan, sebelum mengoleskannya pada seluruh permukaan wajah.Jika muncul ruam dan reaksi lainnya pada area kulit yang dites, dapat disimpulkan bahwa krim wajah atau produk skincare ini tidak cocok untuk Anda.

5. Kulit tampak kusam

Ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau produk skincare lainnya adalah kulit tampak kusam. Hal ini bisa terjadi akibat krim wajah atau skincare mengandung vitamin C yang tidak cocok di kulit Anda.Alih-alih membuat kulit tampak cerah, kulit wajah yang tidak cocok dengan penggunaan vitamin C bisa membuat kusam. Terlebih jika Anda memiliki kulit yang sensitif, kulit Anda menjadi terasa tidak nyaman, bahkan iritasi.

6. Kulit menjadi lebih gelap

Munculnya bintik-bintik atau noda cokelat di wajah serta area kulit yang menggelap bukan hanya tanda penuaan. Meski jarang terjadi, ini bisa jadi ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau produk skincare akibat reaksi alergi kandungan tertentu.Efek samping ini dapat muncul akibat kandungan zat pencerah kulit, seperti asam kojic, arbutin, dan hidrokuinon. Jika kondisi tersebut terjadi, sebaiknya segera hentikan penggunaannya lalu konsultasikan ke dokter spesialis kulit.Ingat, jangan coba-coba untuk menyembuhkannya dengan penggunaan krim wajah atau produk skincare yang mengandung zat pencerah kulit lainnya. Sebab, hal ini dapat memperburuk kondisi kulit Anda.

7. Kulit jadi lebih berminyak dari biasanya

Jika Anda mengalami kulit lebih berminyak dari biasanya, bisa jadi minyak alami yang terdapat pada kulit Anda justru menghilang. Ini juga yang menjadi ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau produk skincare.Pada dasarnya, kulit bekerja sebagai penghalang untuk mencegah kotoran dan radikal bebas. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan minyak alami dan kelembapan kulit Anda.Apabila kulit wajah Anda justru jadi lebih berminyak dari biasanya, maka kemungkinan krim wajah atau skincare yang baru digunakan mengandung zat-zat yang keras atau tidak cukup melembapkan kulit. Akibatnya, kulit Anda akan menghasilkan lebih banyak minyak untuk menggantikan minyak alami yang hilang.

8. Kulit terasa gatal-gatal

Kulit terasa gatal-gatal setelah menggunakan skincare tentu bukan reaksi yang wajar.Kulit gatal berlebihan mungkin saja merupakan ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau produk skincare. Kondisi ini dapat terjadi akibat reaksi pelepasan histamin akibat penggunaan skincare yang kurang tepat.Nah, untuk mengetahui krim wajah atau produk skincare mana yang mungkin menimbulkan rasa gatal, sebaiknya gunakan satu per satu, lalu lihat hasilnya. Sebab, ketika Anda menggunakan krim wajah dan produk skincare baru sekaligus dalam satu waktu, akan sangat sulit untuk menentukan penyebabnya dengan jelas.Jadi, berilah jeda selama 2-3 minggu untuk melihat kecocokan krim wajah atau produk skincare sebelum memutuskan menggunakan yang baru.

Penyebab kulit tidak cocok menggunakan produk skincare selain dari kandungan zatnya

Ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau produk skincare kebanyakan disebabkan oleh kandungan zat aktifnya yang tidak cocok di kulit. Namun, selain itu, ada beberapa penyebab lain yang menjadi tanda kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau produk skincare tertentu.Pertama, bisa jadi krim wajah atau produk skincare yang digunakan sudah kedaluwarsa. Jika demikian, sudah pasti keefektifan produk tersebut akan berkurang. Hasilnya, kulit menjadi memerah, iritasi, gatal-gatal, bahkan berjerawat.Kedua, Anda mungkin meletakkan krim wajah atau produk skincare pada suhu yang ekstrem, baik terlalu dingin ataupun terlalu panas, sehingga dapat mengubah keefektifan beberapa kandungan zat aktif yang terdapat di dalamnya.Misalnya, jika Anda meletakkan tabir surya di dalam mobil maka efektivitas kandungannya dapat berkurang dan menyebabkan kulit iritasi.Akibatnya, hal tersebut dapat menimbulkan reaksi tertentu menyerupai ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau skincarePenggunaan krim wajah dan skincare bertujuan untuk merawat kecantikan dan kesehatan kulit Anda. Akan tetapi, jika Anda mengalami ciri-ciri kulit tidak cocok menggunakan krim wajah atau produk skincare seperti yang telah disebutkan di atas, ada baiknya untuk menghentikan penggunaannya dan berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit guna mendapatkan penanganan yang tepat.
perawatan kulitperawatan wajah
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/ingredient-product-not-working#hyaluronic-acid
Diakses pada 26 Juni 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/contact-dermatitis/symptoms-causes/syc-20352742
Diakses pada 26 Juni 2020
The Healthy. https://www.thehealthy.com/beauty/face-body-care/skin-care-products-bad-for-you/
Diakses pada 26 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait