Sudahkah Anda Kenal dengan Ciri-ciri Tumor Otak Berikut Ini?

Ada banyak ciri-ciri tumor otak yang harus diwaspadai, mulai dari sakit kepala, kejang, hingga perubahan mood
Tumor otak dapat memicu ciri-ciri dan gejala tertentu, yang harus Anda waspadai

Kata tumor, terlebih yang tumbuh di otak, memang terdengar menakutkan. Sebab, ada banyak jenis tumor otak, serta beberapa di antaranya juga bersifat kanker. Adapula kanker yang menyebar dari bagian tubuh lain menujuk otak, dan memicu tumbuhnya kanker sekunder di organ ini.

Tumor otak dapat membuat penderitanya mengalami tanda, gejala, dan ciri tertentu. Ciri-ciri tumor otak tersebut, harus Anda waspadai dengan baik.

Sederet tanda dan ciri-ciri tumor otak yang umum terjadi

Ciri-ciri tumor otak yang dirasakan oleh penderitanya dapat bervariasi, bergantung pada jenis, ukuran, dan lokasi tumor di organ otak. Apabila Anda atau orang terdekat mengalami gejala dan ciri-ciri tumor otak yang umum berikut ini, segera cari bantuan medis.

1. Sakit kepala yang memburuk

Sakit kepala dapat dialami oleh 50% penderita tumor otak. Sakit kepala ini, dapat memburuk di pagi hari, atau saat Anda beraktivitas. Sakit kepala terjadi karena tumor menekan saraf sensitif dan pembuluh darah yang ada di otak.

2. Kejang

Tertekannya saraf karena pertumbuhan tumor, dapat mengganggu sinyal listrik yang memicu kondisi kejang. Ada beberapa jenis kejang, sebagai ciri-ciri tumor otak. Jenis-jenis kejang tersebut, meliputi:

  • Kejang mioklonik, yang ditandai dengan kedut otot dan tersentak
  • Kejang tonik-klonik, seperti kehilangan kesadaran dan nada tubuh yang diikuti otot berkedut, hilangnya kontrol fungsi tubuh (seperti hilangnya kontrol kandung kemih), mengalami periode pendek 30 detik tanpa bernapas, serta disertai perubahan kulit menjadi kebiruan, keunguan, keabu-abuan, memutih, atau kehijauan. Setelah mengalami jenis kejang ini, penderitanya juga dapat menjadi mengantuk dan mengalami sakit kepala, kebingungan, kelemahan, mati rasa, dan merasakan pegal pada otot.
  • Kejang sensori, termasuk gangguan pada penglihatan, penciuman, atau pendengaran, yang terjadi tanpa kehilangan kesadaran
  • Kejang parsial kompleks, menyebabkan hilangnya kesadaran total atau sebagian. Penderitanya juga kerap mengalami kedutan.

3. Perubahan kepribadian dan suasana hati

Ciri-ciri tumor otak lainnya yakni perubahan mood dan sifat diri yang tidak biasanya. Misalnya, penderita yang dulunya supel dan easy going, dapat menjadi mudah tersinggung. Adapula perubahaan mood dengan cepat, yang awalnya rileks dan tenang, tiba-tiba menjadi terlalu sensitif dan beragumen tanpa alasan yang jelas.

4. Gangguan kognitif dan hilang ingatan

Pertumbuhan tumor di otak dapat memicu gangguan ingatan, cara bernalar, serta menjadi sulit dalam membuat keputusan. Selain itu, penderita tumor otak juga menjadi sulit berkonsentrasi dan mudah terdistraksi, sering kebingungan dengan hal-hal yang sebenarnya sederhana, tidak dapat melakukan pekerjaan multitasking, dan sulit melakukan perencanaan.

5. Rasa lelah yang berlebihan

Ciri-ciri tumor otak lainnya yakni rasa lelah yang tidak biasanya. Rasa lelah berlebihan tersebut, membuat Anda menunjukkan tanda-tanda berikut ini.

  • Benar-benar kelelahan setiap saat
  • Anda sering tertidur di tengah hari
  • Rasa lemah di sekujur tubuh dengan anggota badan yang terasa berat
  • Mudah tersinggung
  • Sulit fokus

6. Mual atau muntah

Walau mual dan muntah merupakan hal yang umum muncul, gejala ini juga dapat menjadi ciri-ciri tumor otak. Mual dan muntah saat tumor tumbuh di otak, dapat terjadi pada fase awal, karena adanya ketidakseimbangan hormon.
Selain gejala di atas, ciri-ciri tumor otak yang umum lainnya yakni sulit berjalan, mengalami mati rasa, serta rasa kantuk.

Ciri-ciri tumor otak berdasarkan lokasi tumbuhnya tumor

Selain ciri-ciri tumor otak yang sifatnya umum, ada pula tanda dan gejala yang dapat terjadi berdasarkan lokasi pertumbuhan tumor. Berikut ini ciri-ciri tumor otak, berdasarkan lokasi kemunculannya.

  • Tumor di otak kecil: kehilangan keseimbangan dan gangguan fungsi motorik halus
  • Tumor di lobus frontal otak besar: kehilangan inisiatif, munculnya rasa lesu, lemah, maupun kelumpuhan otot
  • Tumor di lobus oksipital atau lobus temporal otak besar: hilangnya penglihatan sebagian atau secara total
  • Tumor di lobus frontal dan temporal otak besar: perubahan dalam bicara, mendengar, atau mengingat, ganguan emosional, seperti menjadi agresif dan sulit memahami suatu hal
  • Tumor di lobus frontal atau parietal otak besar: perubahan persepsi tentang sentuhan atau tekanan, kelemahan lengan atau kaki pada satu sisi tubuh, atau kebingungan dengan sisi kiri dan kanan tubuh
  • Tumor kelenjar pineal: kesulitan melihat ke atas
  • Tumor hipofisis di otak: pada wanita, bisa terjadi perubahan periode menstruasi dan keluarnya air susu dari payudara. Selain itu, pembesaran tangan dan kaki pada orang dewasa, juga dapat terjadi.
  • Tumor di batang otak: kesulitan menelan dan mati rasa di wajah
  • Tumor di lobus temporal, lobus oksipital, atau batang otak: perubahan penglihatan, termasuk hilangnya penglihatan sebagian atau penglihatan ganda

Catatan dari SehatQ

Mengalami gejala fisik dan ciri-ciri di atas memang tidak serta-merta menandakan tumor di otak Anda. Namun, deteksi dini dapat menjadi amat berarti. Apabila terdiagnosis otak, ada beragam jenis penanganan yang akan ditawarkan dokter, seperti tindakan bedah hingga terapi (termasuk kemoterapi dan terapi tertaget).

Cancer.net. https://www.cancer.net/cancer-types/brain-tumor
Diakses pada 11 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/brain-tumor-warning-signs
Diakses pada 11 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed