Kenali Ciri-Ciri Sperma yang Sehat Melalui Indikator Berikut Ini!


Ciri sperma sehat dapat dinilai dari jumlah, bentuk, dan gerakannya. Dari jutaan sperma yang keluar saat ejakulasi, pada akhirnya hanya ada satu yang berhasil untuk membuahi sel telur.

(0)
04 Feb 2020|Azelia Trifiana
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Kualitas sperma yang baik untuk program hamilPerjalanan sperma untuk sampai ke sel telur haruslah berenang melewati serviks, rahim, dan tuba falopi
Seorang pria sehat bisa mengeluarkan jutaan sel sperma dalam satu kali ejakulasi. Dari jutaan sperma itu, pada akhirnya hanya ada satu yang berhasil untuk membuahi sel telur. Artinya, salah satu ciri-ciri sperma sehat adalah yang “kuat” untuk bisa sampai ke sel telur.Itu sebabnya, sperma yang bagus sangat berkaitan dengan kesuburan pria. Biasanya ketika seorang pria mengalami masalah dengan kesuburan, dokter akan memeriksa bagaimana kualitas spermanya terlebih dahulu. Lantas, seperti apa ciri-ciri sperma yang baik dan tidak baik? Simak informasinya berikut ini.

Ciri-ciri sperma sehat

Bagi orang yang berusaha memiliki keturunan, tentu penting untuk menjaga kesehatan sperma. Beberapa ciri-ciri sperma yang bagus dapat dilihat dari indikator-indikator berikut ini:

1. Jumlah sperma

Jumlah sperma normal dalam tiap mililiter air mani adalah 15 juta hingga 200 juta. Apabila jumlah sperma kurang dari 15 juta atau kurang dari 39 juta di tiap kali ejakulasi, artinya jumlah sperma termasuk rendah (oligospermia).Sebaliknya, jumlah sperma di atas 200 juta per mililiter air mani dianggap tinggi. Untuk menghitung jumlah sperma, akan dilakukan analisis air mani yang dilakukan oleh dokter atau ahlinya.

2. Gerakan sperma

Sperma Anda dikatakan sehat apabila sebanyak 32-75% dari seluruh sperma yang keluar mampu bergerak dengan lincah menuju sel telur. Pasalnya, perjalanan sperma menuju sel telur cukup panjang, yakni harus berenang melewati serviks, rahim, dan tuba falopi.Kemampuan pergerakan spermatozoa ini disebut dengan motilitas sperma. Semakin baik motilitas sperma, semakin besar pula peluang keberhasilan sel sperma membuahi sel telur.

3. Struktur sperma

Sperma memiliki bentuk seperti berudu (kecebong). Ciri-ciri sperma sehat jika dilihat dari bentuknya adalah memiliki kepala berbentuk oval dan ekor panjang sehingga bisa bergerak dengan optimal. Semakin normal struktur atau bentuk sperma, semakin besar kemungkinan seorang pria membuahi sel telur.

4. Likuifaksi sperma

Ciri sperma yang baik dan sehat juga dapat dilihat dari seberapa cepat kemampuannya dalam berubah menjadi cair. Anda mungkin pernah mendapati sperma menggumpal seperti gel.Nantinya, jelly tersebut lama-kelamaan akan berubah menjadi cair. Inilah yang disebut dengan likuifaksi sperma. Likuifaksi merupakan kemampuan sperma dalam mengubah gel menjadi cairan.Dalam suhu ruang, umumnya kemampuan sperma dapat mencair dari bentuk kental sekitar 15-20 menit. Sperma yang tidak mencair pada durasi tersebut lebih cenderung sulit atau tidak dapat berenang menuju sel telur.Itu sebabnya, Anda juga perlu mengetahui salah satu ciri sperma yang subur ini sebaiknya jika Anda dan pasangan sedang merencanakan kehamilan.

5. pH sperma

Tidak hanya tekstur dan strukturnya, tingkat keasaman (pH) sperma juga salah satu tolok ukur kesuburan seorang pria. Sperma yang baik dan sehat memiliki kadar pH sekitar 7,2-7,8 alias basa.Kadar pH sperma yang rendah dapat mengindikasikan adanya penyakit pada organ reproduksi pria, salah satunya infeksi.

6. Volume air mani

Menurut ahli, jumlah air mani yang diproduksi saat Anda melakukan ejakulasi juga menandai sperma yang sehat. Seorang pria dikatakan memiliki sperma yang sehat jika mampu menghasilkan sekitar 2-5 ml air mani dalam satu kali ejakulasi. Jika Anda memiliki volume air mani di bawah jumlah normal, besar kemungkinan Anda memiliki masalah kesehatan pada kelenjar prostat sebagai "pabrik" penghasil cairan tersebut. 

7. Tekstur air mani

Selain volume, tekstur air mani juga bisa menjadi indikasi apakah sperma subur atau tidak. Normalnya, sperma memiliki tekstur yang kental. Apabila sperma encer, maka ini menandakan jika konsentrasi sperma sedikit.Akan tetapi, sperma kental berlebihan juga tidak baik karena ini justru bisa menghambat pergerakannya menuju sel telur. [[artikel-terkait]]

Faktor yang berpengaruh pada kualitas sperma

celana dalam yang terlalu ketat dapat pengaruhi kualitas sperma yang baik
Hindari penggunaan celana dalam yang terlalu ketat
Beberapa faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan sperma di antaranya:

1. Celana yang digunakan

Menggunakan bawahan mulai dari celana dalam, boxer, hingga celana yang terlalu ketat tidak baik untuk kesehatan sperma. Selain itu, bahannya juga sebaiknya tidak membuat panas. Bahkan, pria disarankan untuk tidak pakai celana dalam saat tidur agar bisa memiliki sperma sehat.

2. Alkohol

Mengonsumsi alkohol dapat mengganggu produksi sperma. Pasalnya, alkohol dapat membuat kadar testosteron rendah. Seperti yang diketahui, testosteron adalah hormon yang bertanggung jawab dalam proses spermatogenesis, alias pembentukan sperma.

3. Obat-obatan

Ada beberapa jenis obat yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan sperma, seperti steroid atau obat lain yang digunakan dalam pengobatan terhadap kondisi kesehatan tertentu, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan kanker.Diskusikan dengan dokter apabila ada kekhawatiran obat yang dikonsumsi berpengaruh terhadap kesuburan.

4. Polusi lingkungan

Radiasi memang bisa menyebabkan abnormalitas pada kondisi tubuh, seperti cacat lahir ataupun gangguan lainnya. Hal yang sama berlaku pada sperma. Tak hanya itu, substansi berbahaya lain seperti merkuri, pestisida, polychlorinated biphenyls dan lainnya juga disebut-sebut berpengaruh terhadap kualitas sperma.

5. Merokok

Merokok dapat berpengaruh terhadap pergerakan sperma dan juga kesehatan sperma secara keseluruhan. Menurut penelitian tahun 2016, pria yang aktif merokok memiliki kualitas sperma yang lebih rendah ketimbang mereka yang tidak merokok. 

Bagaimana cara mengetahui kualitas sperma Anda?

Untuk mengetahui kualitas sperma yang akurat hanya bisa dilakukan melalui analisis sperma. Dokter biasanya akan meminta sampel air mani Anda. Anda akan diminta berejakulasi ke dalam cangkir koleksi di ruang pribadi yang terdapat di rumah sakit.Dalam waktu 2–5 hari sebelum melakukan pengecekan sperma, dokter mungkin akan meminta Anda untuk tidak melakukan hubungan intim atau masturbasi.Hal ini penting dilakukan untuk memastikan jumlah sperma tertinggi. Namun, jangan menghindari ejakulasi selama lebih dari dua minggu sebelum tes karena ini bisa menghasilkan sampel dengan sperma yang kurang aktif.Sebaiknya Anda menghindari minuman beralkohol sebelum pemeriksaan sperma. Anda juga perlu menanyakan kepada dokter mengenai obat dan suplemen herbal apa yang kemungkinan dapat Anda konsumsi secara rutin.Hindari penggunaan pelumas ketika mengambil sampel karena dapat memengaruhi motilitas sperma.Untuk mendapatkan hasil pengecekan yang paling akurat, dokter akan menguji lebih dari satu sampel Anda. Oleh karena itu, Anda perlu menyediakan beberapa sampel lainnya dalam waktu sekitar 2–3 minggu. Hal ini diperlukan karena sampel air mani dari pria yang sama dapat memberikan hasil yang bervariasi.

Catatan dari SehatQ

Untuk membantu, Anda mungkin bisa menerapkan beberapa cara meningkatkan kualitas sperma. Salah satunya adalah dengan perubahan gaya hidup, olahraga, dan konsumsi makanan penyubur spermaMenjaga pola makan yang diiringi dengan menjalani gaya hidup sehat adalah perpaduan seimbang untuk memiliki sperma sehat. Bonusnya, tubuh pun jadi lebih bugar.Untuk tahu lebih lanjut bagaimana cara agar Anda memiliki sperma sehat, Anda bisa chat dokter secara online melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya sekarang juga di App Store dan Google Play
perawatan kesuburanmeningkatkan kesuburanspermakesehatan priareproduksi pria
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320010.php#summary
Diakses 28 Januari 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/fertility/art-20047584
Diakses 28 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/normal-sperm-count#treatment
Diakses 28 Januari 2020
Postgraduate Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4639396/
Diakses 28 Januari 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/healthy-sperm-2328531
Diakses 28 Januari 2020
Healthy Male. https://www.healthymale.org.au/mens-health/semen-analysis-infertility
Diakses pada 18 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait