Ciri-Ciri Pubertas Laki-Laki yang Bisa Anda Kenali pada Anak

(0)
15 Mar 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pubertas laki-laki dapat ditandai dengan munculnya jerawatMulai tumbuh jerawat dapat menandakan pubertas laki-laki
Apakah akhir-akhir ini suara anak menjadi lebih berat, mulai tumbuh kumis tipis, atau mengeluhkan mimpi basah? Jika anak Anda mengalami salah satu atau seluruhnya, berarti ia sudah memasuki pubertas. Masa pubertas laki-laki umumnya terjadi pada usia 11 tahun. Namun, ada sebagian anak yang lebih lambat atau bahkan lebih cepat. Dalam masa pubertas laki-laki, terjadi berbagai perubahan fisik maupun emosional anak. Sebagian orangtua mungkin tidak peka atau memerhatikan perihal ini sehingga tidak bisa memandu anak dalam menjalani fase pubertasnya. Supaya Anda lebih memahaminya, kenali ciri-ciri pubertas pada laki-laki berikut ini.

Ciri-ciri pubertas laki-laki

Masa pubertas dimulai ketika terjadi perubahan dalam otak anak yang memicu peningkatan produksi hormon pertumbuhan, hormon reproduksi, dan hormon androgen. Adapun ciri-ciri pubertas anak laki-laki ditandai oleh beberapa hal, seperti:

1. Bentuk tubuh berubah

Ciri-ciri pubertas laki-laki dapat diperhatikan melalui perubahan bentuk tubuhnya. Sejumlah karakteristik yang bisa diamati adalah lengan dan kaki anak membesar, bahunya melebar, dan lebih berotot. Berat badan anak sebenarnya bisa bertambah dalam fase ini, tapi umumnya tidak begitu kelihatan.

2. Tinggi badan bertambah

Dalam masa pubertas laki-laki, tinggi badan juga akan bertambah. Tinggi badan anak akan bertambah sekitar 7-8 cm setiap tahunnya. Anda mungkin memerhatikan bahwa anak menjadi jauh lebih tegap. Pertambahan tinggi badan ini dipengaruhi oleh genetik dan asupan makan anak. 

3. Tumbuh bulu di ketiak dan kemaluan

Tumbuhnya rambut kemaluan di pangkal penis turut menandakan pubertas laki-laki. Seiring berjalannya waktu, bulu juga bisa tumbuh hingga ke bawah pusar. Selain itu, anak laki-laki umumnya mengalami pertumbuhan bulu ketiak.

4. Alat kelamin membesar

penis membesar
Penis membesar dalam masa pubertas laki-laki
Masa pubertas laki-laki juga dapat ditandai dengan alat kelamin yang membesar, tepatnya penis bertambah panjang dan lebar, testisnya semakin besar. 

5. Menjadi lebih berkeringat

Di masa pubertas, anak laki-laki dapat mengalami bertambahnya produksi keringat. Tak jarang, kondisi ini menyebabkan ia mengeluarkan bau badan yang khas, terutama saat berada di bawah sinar matahari.

6. Muncul jerawat

Masa pubertas pada laki-laki bisa memicu perubahan hormon yang menyebabkan timbulnya jerawat dan komedo. Masalah ini juga dapat dipengaruhi oleh kelenjar keringat yang lebih aktif pada remaja puber.

7. Muncul sedikit kumis dan janggut

Tumbuhnya sedikit kumis, janggut, dan jambang menjadi salah satu ciri-ciri pubertas anak laki-laki. Pada masa ini, ia mungkin mulai mencoba bercukur untuk merapikan bulu di wajahnya tersebut.

8. Mimpi basah

Mimpi basah umum terjadi pada masa puber
Pernahkah Anda mendapati sprei anak basah tapi bukan ompol? Bisa jadi Si Kecil mengalami mimpi basah. Mimpi basah merupakan ciri-ciri pubertas pada laki-laki yang khas. Mimpi basah ditandai dengan ejakulasi yang tidak disengaja saat tidur. Hal ini biasa terjadi saat memasuki masa pubertas.

9. Suara berubah

Ketika puber, suara anak laki-laki umumnya akan berubah atau mengalami ‘pecah suara’. Suaranya menjadi lebih berat dan lebih dalam dari sebelumnya. Hal ini akan berubah hingga ia dewasa.

10. Perubahan suasana hati

Sama halnya dengan perempuan, pubertas laki-laki juga dapat menyebabkan perubahan suasana hati. Hasilnya, kondisi ini mungkin membuatnya lebih mudah marah dan emosional.Masa pubertas laki-laki pada usia kurang dari 9 tahun dianggap sebagai pubertas dini. Apabila Anda khawatir dengan kondisi ini, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter.

Peran orangtua dalam masa pubertas anak

pubertas anak
Bimbing dan beri pengertian pada anak mengenai pubertas
Orangtua memiliki peran yang besar dalam perkembangan pubertas anak laki-laki. Berilah pengertian padanya bahwa ini merupakan hal yang wajar terjadi untuk menuju kedewasaan. Apalagi sebagian anak mungkin merasa tidak nyaman dengan perubahan dalam dirinya, misalnya malu karena suaranya berubah dan menjadi berjerawat.Selain itu, bimbinglah anak mengenai hal apa yang harus dan tidak boleh dilakukan, seperti pastikan Anda mengajarkan anak membersihkan alat kelamin dan tubuhnya dengan baik. Lalu, jangan mengorek-ngorek jerawatnya karena bisa bertambah banyak.Pubertas laki-laki juga bisa menyebabkan anak ingin mencoba-coba hal baru yang bisa menjerumuskan dirinya, misalnya merokok atau berhubungan seks. Beri tahu perbuatan apa yang harus ia hindari agar tidak merusak masa depannya kelak.Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut seputar pubertas anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips parentinganak praremajapubertas dinipubertas
NHS. https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/stages-of-puberty-what-happens-to-boys-and-girls/
Diakses pada 01 Maret 2021
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/stages-of-puberty-in-boys-the-changing-male-body-3200880
Diakses pada 01 Maret 2021
Kids Health. https://kidshealth.org/en/kids/boys-puberty.html
Diakses pada 01 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait