Ciri-Ciri Mom Shaming yang Tidak Disadari Banyak Orang

(0)
21 Mar 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Arti mom shaming adalah tindakan merendahkan seorang ibu terkait pola pengasuhan atau keputusan yang diambilnyaBanyak orang yang tidak sadar telah melakukan mom shaming
Mom shaming merupakan istilah yang sering muncul di berbagai media sosial dalam beberapa tahun terakhir. Untuk mengetahui apa arti mom shaming, Anda perlu memahami asal-usul istilah ini. Arti mom adalah ibu, mom merupakan kependekan atau panggilan sayang dari kata mother dalam bahasa Inggris. Sementara itu, shaming artinya mempermalukan, mengejek, atau merendahkan.Istilah mom shaming artinya tindakan merendahkan, menghakimi, atau mencela seorang ibu terkait pola pengasuhan atau keputusan yang diambilnya. Mom shaming dapat dilakukan secara halus atau terang-terangan oleh pelakunya.

Ciri-ciri mom shaming

Tindakan mom shaming mungkin saja tidak disadari oleh pelakunya karena mereka mungkin beranggapan ucapannya adalah hal yang biasa atau wajar. Namun, ada kalanya ucapan yang dianggap biasa saja, bisa menyakiti perasaan ibu lainnya sehingga termasuk dalam mom shaming.Berikut ini adalah ciri-ciri mom shaming yang kerap dilakukan, tapi mungkin tidak disadari oleh banyak orang.

1. Mengkritik pilihan menjadi ibu rumah tangga atau berkarier

Dua hal ini memang sering menjadi dilema bagi banyak wanita. Namun, bukan berarti Anda berhak untuk menghakimi orang lain mengenai pilihannya untuk sepenuhnya menjadi ibu rumah tangga dan mengurus anak atau memilih berkarier.

2. Mencela pilihan tentang pemberian ASI

Beberapa ibu mungkin tidak dapat memberikan ASI karena berbagai kondisi. Salah satu bentuk mom shaming yang kerap dilakukan banyak orang tanpa disadari adalah mengkritik seorang ibu terkait pemberian ASI bagi bayinya.Contohnya, orang-orang mengkritik atau mencela keputusan seorang ibu yang tidak memberikan ASI pada bayinya tanpa memahami kondisi ibunya. Bisa saja ibu tersebut memiliki masalah kesehatan tertentu yang tidak memungkinkan dirinya untuk menyusui.

3. Mempertanyakan perkembangan bayi

Tumbuh kembang pada setiap bayi tentunya tidaklah sama. Bentuk mom shaming dalam konteks ini dapat berupa kritikan atau mempertanyakan tumbuh kembang bayi atau anaknya.Misalnya, banyak orang yang mengomentari atau mengkritik seorang ibu karena anaknya belum bisa berbicara di usia 2 tahun.

4. Mengkritik pilihan metode persalinan

Memilih melahirkan normal atau operasi caesar, serta di rumah sakit khusus, di bidan, atau di rumah, adalah hak seorang ibu. Perilaku mom shaming yang kerap dilakukan banyak orang adalah mengkritik metode melahirkan yang dipilih ibu lainnya.Contohnya, orang-orang mengkritik keputusan seorang ibu yang memilih untuk melakukan persalinan caesar tanpa memahami pertimbangan dibalik keputusan tersebut. Kritikan bisa dalam bentuk kata-kata, seperti “belum jadi ibu kalau belum melahirkan normal” atau “gitu aja kok gak kuat”.

5. Mengkritik pola asuh

Walaupun hanya bermaksud untuk memberikan masukan, mengoreksi dan mengkritik pola asuh seorang ibu juga dapat menjadi salah satu bentuk mom shaming. Oleh karena itu, jika Anda melihat bayi terlihat sehat dan gembira, sebaiknya tidak perlu mengkritik pola asuh yang dilakukan ibunya.

6. Memaksakan gaya hidup

Jika Anda terbiasa dengan gaya hidup tertentu, misalnya menghindari terigu, bukan berarti Anda harus mengkritik ibu lain yang memberikan anaknya gorengan. Gaya hidup yang Anda paksakan dan digunakan sebagai standar menilai kemampuan ibu lainnya dalam mengasuh, juga termasuk dalam mom shaming.

7. Menghakimi postingan media sosial

Salah satu arti mom shaming adalah menghakimi. Maka dari itu, tindakan menghakimi apa pun, termasuk postingannya di dunia maya, termasuk dalam perilaku mom shaming yang sebaiknya Anda dihindari.

8. Mengomentari tubuh ibu lainnya

Bentuk lainnya dari mom shaming adalah mengomentari tubuh ibu lainnya, baik menyebutnya terlalu gemuk atau terlalu kurus. Tidak berkomentar atau hanya memberi saran saat diminta, adalah cara terbaik untuk menghindari mom shaming.

Cara menghadapi mom shaming

Seorang ibu sedang berpikir
Ucapan-ucapan mom shaming sebaiknya jangan terlalu dipikirkan
Lantas, bagaimana jika Anda menjadi korban mom shaming? Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi situasi ini.

1. Jangan merespons

Saat menghadapi mom shaming, Anda tidak harus meresponsnya. Seseorang dengan tabiat gemar mengkritik, akan selalu menemukan hal apa pun yang dapat mereka kritik. Bersikap masa bodoh adalah pilihan terbaik. Jika Anda mengalaminya di media sosial, Anda dapat memilih untuk mengabaikan dan tidak perlu membacanya.

2. Jangan terlalu dipikirkan

Saat seseorang mengatakan hal yang kasar sebagai bentuk mom shaming terhadap Anda, sebaiknya jangan terlalu dihiraukan, apalagi terlalu memikirkannya. Ini merupakan hal yang tidak sehat dan hanya membuang-buang waktu Anda saja. Sebaiknya fokuskan diri Anda dengan hal lain yang lebih menyenangkan.

3. Hapus postingan

Jika Anda menjadi korban mom shaming secara online karena komentar atau postingan Anda, sebaiknya hapus postingan tersebut. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan orang lain mencari-cari alasan untuk terus melakukan mom shaming terhadap Anda.

4. Pertimbangkan menutup akun sosial media

Jika Anda mendapatkan perlakuan mom shaming yang sudah benar-benar ekstrem atau melebihi batas, ada baiknya jika Anda mempertimbangkan untuk menutup media sosial. Setidaknya lakukan hal ini untuk sementara.

5. Jangan dibalas

Tindakan mom shaming adalah hal yang salah, siapa pun pelakunya. Maka dari itu, jangan lakukan hal yang sama pada ibu lainnya yang telah melakukan mom shaming terhadap Anda.

6. Tetap berpikir dan berperilaku positif

Jangan berlarut-larut dalam pikiran negatif, tetaplah berpikir dan berperilaku positif demi kebaikan Anda dan keluarga. Ambil hikmah dari apa yang telah terjadi. Sebaiknya fokuskan energi Anda untuk menjadi orangtua yang baik, ketimbang berlarut-larut dalam kesedihan dan kemarahan karena mom shaming.Apabila dampak mom shaming sangat memengaruhi kondisi mental Anda, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan psikolog supaya Anda mendapatkan bantuan dan penanganan yang tepat.Apabila Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
ibu dan anakparenting stress
Madela US. https://www.medela.us/breastfeeding/articles/mom-shaming-10-ways-you-might-be-doing-it
Diakses 8 Maret 2021
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/dos-and-donts-of-mom-shaming-4137757
Diakses 8 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait