logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Ciri-Ciri Kolesterol Tinggi yang Wajib Anda Waspadai

open-summary

Ciri-ciri kolesterol tinggi sering kali diabaikan. Kenali awal tanda kolesterol naik, seperti sakit kepala, pegal-pegal, hingga xanthomas agar tidak berlanjut pada komplikasi yang lebih serius.


close-summary

4.09

(45)

30 Jun 2021

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Salah ciri-ciri kolesterol tinggi yang sering diabaikan, yaitu sakit kepala dan pegal-pegal.

Nyeri dada adalah salah satu ciri-ciri kolesterol tinggi

Table of Content

  • Berapa kadar kolesterol normal?
  • Ciri-ciri kolesterol tinggi
  • Penyebab kolesterol tinggi
  • Efek samping kolesterol tinggi
  • Bagaimana cara mencegah kolesterol tinggi?
  • Catatan dari SehatQ

Penyakit jantung dan kolesterol merupakan gangguan kesehatan yang sering kali beriringan dan wajib dihindari agar hidup sehat. Hal ini karena kolesterol tinggi berpotensi menimbulkan gangguan pada jantung dan pembuluh darah.

Advertisement

Biasanya, kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala dan baru disadari setelah sudah berkembang menjadi penyakit jantung. Namun, tidak berarti tidak ada ciri-ciri kolesterol tinggi yang bisa dideteksi.

Baca Juga

  • Dua Gaya Hidup yang Cocok Bagi Orang dengan Fibrilasi Atrium
  • Apa Penyebab Thalasemia, Penyakit Gangguan Darah Turunan?
  • Mengenal Eritrasma, Penyakit yang Bersarang di Lipatan Tubuh

Berapa kadar kolesterol normal?

Kolesterol adalah lemak yang berguna untuk tubuh, namun bisa membahayakan kesehatan apabila kadarnya tidak stabil. Berikut adalah nilai kolesterol normal yang terdiri LDL, HDL, trigliserida, serta kolesterol total, yang bisa diketahui dari pemeriksaan darah:

  • LDL: kurang dari 100 mg/dL.
  • HDL: 60 mg/dL atau lebih.
  • Trigliserida: kurang dari 150 mg/dL.
  • Kolesterol total: kurang dari 200 mg/dL.

Penting diketahui, semakin tinggi kadar kolesterol HDL, maka akan lebih baik pula fungsi kolesterol ini bagi tubuh. Sebaliknya, semakin tinggi kadar kolesterol LDL, trigliserida, dan kolesterol total dalam tubuh, maka akan semakin buruk pula efek kolesterol bagi kesehatan.

Kolesterol tinggi merupakan gabungan dari nilai kolesterol total dan LDL yang tinggi, serta HDL yang rendah.

Ciri-ciri kolesterol tinggi

Saat seseorang mengalami kolesterol tinggi, tidak berarti gejalanya baru terlihat saat Anda mengalami gejala penyakit jantung, seperti nyeri di dada (angina), dan sebagainya. Beberapa ciri-ciri kolesterol tinggi yang bisa muncul diantaranya adalah:

1. Impotensi

Munculnya impotensi bisa menjadi salah satu ciri-ciri kolesterol tinggi. Impotensi dapat terjadi karena kolesterol tinggi yang berdampak pada pembuluh arteri.

2. Xanthomas

Ciri-ciri kolesterol tinggi lainnya adalah adanya luka atau daging yang lembut dan berwarna kuning (xanthomas). Xanthoma adalah kelainan kulit yang ditandai dengan penumpukan lemak. Umumnya xanthoma terjadi di dekat kelopak mata bagian atas. 

3. Sakit kepala dan pegal-pegal

Tanda kolesterol tinggi yang paling umum dialami oleh banyak orang adalah sakit kepala dan tubuh pegal-pegal. Tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat menyebabkan darah yang mengandung lemak menjadi lebih kental dan dapat menumpuk di dinding pembuluh darah.

Tak boleh dibiarkan, penumpukan lemak di pembuluh darah bisa menyebabkan saluran darah menyempit dan pasokan oksigen jadi berkurang. Saat kadar oksigen berkurang, Anda bisa mengalami sakit kepala atau badan terasa pegal-pegal. 

Anda bisa dengan mudah mendapati keberadaan kolesterol tinggi dengan melakukan pemeriksaan darah dan kesehatan secara rutin. Jangan menunggu hingga terkena komplikasi yang lebih serius, selalu ikuti cek kesehatan secara teratur.

Penyebab kolesterol tinggi

Pada dasarnya kolesterol dibutuhkan untuk membentuk sel tubuh yang sehat, tetapi ketika asupan kolesterol dari makanan berlebihan atau terjadi kesalahan metabolisme, kolesterol yang tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Kolesterol tinggi terjadi saat kadar lemak trigliserida dan kolesterol jahat (LDL) mulai menumpuk di dinding pembuluh darah arteri serta menyebabkan penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah.

Terkadang, kolesterol tinggi dapat diakibatkan oleh faktor keturunan, tetapi tidak berarti faktor lingkungan tidak turut berperan di dalamnya. Pola makan yang tidak sehat, kurang berolahraga, dan obesitas adalah faktor-faktor yang bisa menambah peluang Anda mengalami kolesterol tinggi.

Efek samping kolesterol tinggi

Umumnya, gejala kolesterol tinggi tidak terlihat jelas dan karenanya Anda bisa saja tidak menyadari keberadaan kondisi medis ini tanpa cek kesehatan rutin. Kolesterol tinggi dapat menyempitkan dan menyumbat pembuluh darah, serta menimbulkan komplikasi berupa:

1. Serangan jantung

Serangan jantung bisa terjadi ketika kolesterol yang mengendap lepas atau robek dan menimbulkan gumpalan darah yang menghentikan aliran pembuluh darah di jantung dan memicu serangan jantung.

2. Stroke

Serangan stroke dapat terjadi ketika gumpalan darah yang muncul akibat pecahnya atau robeknya kolesterol yang mengendap terdapat pada pembuluh darah di bagian otak.

3. Nyeri di dada

Rasa nyeri di dada atau angina dapat terjadi secara riba-tiba akibat tersumbatnya pembuluh arteri yang akan memasukkan darah ke jantung.Oleh karena itu pastikan Anda tidak mengabaikan rasa nyeri di dada yang timbul tiba-tiba, khususnya jika Anda memiliki riwayat keturunan dengan kolesterol.

Bagaimana cara mencegah kolesterol tinggi?

Meskipun terkadang tidak muncul gejalanya, Anda tetap bisa mencegah kemunculan tanda kolesterol tinggi. Mencegah kenaikan kolesterol dapat menghindarkan Anda dari risiko mengalami penyakit jantung.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan untuk menghalangi kemunculan dari ciri-ciri kolesterol tinggi:

  • Mengurangi konsumsi lemak hewani dan lebih fokus mengonsumsi lemak sehat, seperti alpukat, dan sebagainya.
  • Mengurangi berat badan berlebih.
  • Mengonsumsi makanan rendah garam dan berfokus pada konsumsi sayur, biji-bijian, dan buah.
  • Berolahraga secara teratur setidaknya 30 menit per harinya.
  • Mengatasi stres dengan meditasi, yoga, dan kegiatan lain yang menenangkan.
  • Menghindari konsumsi alkohol secara berlebih.
  • Berhenti merokok.

Catatan dari SehatQ

Gaya hidup sehat ini tidak hanya diterapkan saat sudah berusia lanjut, tetapi perlu dimulai sedini mungkin. Tidak hanya mencegah kolesterol tinggi dan penyakit jantung, Anda juga bisa menghindari masalah kronis pada ginjal serta masalah karena peradangan dalam tubuh.

Selalu ingat untuk menjadwalkan cek kesehatan secara rutin untuk mengetahui kondisi tubuh Anda dan menanggulangi masalah medis yang mungkin dialami tetapi tidak disadari.

Advertisement

penyakitkolesteroltekanan darah tinggi

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved