Selain Perut Membesar, Ini 10 Ciri-ciri Hamil Kembar Lainnya

Ukuran perut yang sangat besar pada masa kehamilan sering diartikan sebagai ciri hamil anak kembar
Ada beberapa hal yang mungkin lebih terasa pada saat hamil anak kembar

Hamil anak kembar bisa jadi merupakan suatu anugerah bagi calon ibu dan ayah. Bagi yang menginginkan anak kembar, Anda tentu mungkin penasaran seperti apa ciri-ciri hamil kembar.

Pada umumnya, ciri-ciri kehamilan tidak jauh berbeda. Namun, ada beberapa hal yang mungkin lebih terasa pada saat hamil anak kembar. Salah satunya adalah ukuran perut yang sangat besar saat usia kandungan masih sangat muda.

Ciri-ciri hamil kembar yang patut dikenali

Ukuran perut yang sangat besar pada masa kehamilan, terutama saat usia kandungan masih sangat muda kerap kali diartikan sebagai ciri hamil anak kembar. Ini karena ada dua janin dalam perut yang sedang berkembang.

Kendati demikian, ciri-ciri anak kembar tidak hanya dapat dilihat dengan mudah secara kasat mata. Pasalnya, ada tanda-tanda lain yang patut dikenali guna memastikan bahwa Anda memang tengah mengandung anak kembar. Secara umum, berikut ini adalah ciri-ciri hamil kembar.

1. Peningkatan hormon hCG

Human chorionic gonadotropin atau hCG adalah jenis hormon yang diproduksi oleh plasenta selama masa kehamilan. Meningkatnya produksi hormon hCG bisa menjadi salah satu ciri-ciri hamil kembar.

Secara normal hormon hCG memang akan meningkat, namun pada kondisi hamil kembar hCG akan sangat meningkat. Kadar hCG yang tinggi berakibat mual hebat hingga muntah pada ibu hamil. 

Meski demikian, peningkatan hormon ini tidak selalu mengindikasi adanya janin kembar di dalam kandungan Anda. Hal tersebut bisa saja disebabkan oleh produksi hormon yang bervariasi pada setiap wanita dan bisa meningkat karena faktor lainnya.

Pemeriksaan urine biasa pun tidak dapat digunakan untuk mengetahui seberapa banyak kadar hormon hCG pada tubuh Anda. Sebaiknya, Anda perlu menjalani pemeriksaan darah guna mengetahui jumlah hCG.

Selain itu, pemeriksaan lanjutan juga perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab meningkatnya hormon hCG sekaligus memastikan kalau Anda memang sedang hamil kembar. 

2. Mual yang sangat parah

Ciri-ciri hamil kembar berikutnya adalah gejala mual yang sangat parah. Sebagian ibu hamil mungkin mengalami morning sickness yang disebabkan oleh lonjakan berbagai hormon selama kehamilan, salah satunya hormon hCG.

Pada kehamilan kembar, jumlah hormon ini diduga meningkat berkali-kali lipat sehingga gejala mual bisa semakin parah. Namun, gejala tersebut tidak bisa dijadikan satu-satunya ciri hamil anak kembar karena tidak semua wanita mengalami morning sickness saat hamil.

3. Kenaikan berat badan secara drastis

Jika sejak awal kehamilan kenaikan berat badan Anda cukup drastis maka bisa jadi ini ciri-ciri hamil kembar. Perbedaan berat badan antara hamil bayi kembar dengan hamil normal dapat mencapai 4,5 kilogram di usia kehamilan yang sama.

Akan tetapi, kenaikan berat badan selama kehamilan bisa juga disebabkan oleh konsumsi makanan yang berlebih karena Anda mengonsumsi lebih banyak kalori dari yang dibutuhkan.

4. Kelelahan yang teramat sangat

Rasa lelah yang dirasakan ibu saat masa kehamilan sebenarnya merupakan hal yang lumrah terjadi.

Namun, pada kehamilan kembar, rasa lelah cenderung terasa lebih berat dibandingkan kehamilan tunggal. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh tubuh yang membutuhkan banyak energi guna memenuhi asupan nutrisi bagi lebih dari satu janin dalam kandungan.

Selain itu, kandungan juga akan terasa semakin berat seiring perkembangan kehamilan bayi kembar yang tentunya lebih berat dari kehamilan tunggal.

Namun, kondisi ini juga bukan menjadi satu-satunya patokan ciri hamil anak kembar. Pada beberapa kasus, kelelahan juga dapat disebabkan oleh faktor lainnya, seperti pekerjaan rumah tangga, stres, asupan nutrisi yang buruk, atau mengasuh anak pertama.

5. Terdengar detak jantung ganda

Detak jantung janin umumnya mulai dapat terdengar pada akhir trimester pertama. Dokter akan menggunakan alat yang disebut Doppler untuk mendeteksinya. Ketika detak jantung terdengar ganda biasanya mengindikasikan ciri hamil anak kembar.

Kendati demikian, detak jantung ganda melalui pemeriksaan Doppler tidak dapat dijadikan sebagai satu-satunya tanda kehamilan kembar.

Hal tersebut bisa saja disebabkan oleh detak jantung kedua yang berasal dari jantung ibu, gema dari detak jantung bayi, atau detak jantung yang terasa di beberapa bagian perut ibu.

6. Gerakan janin terasa lebih sering atau lebih awal

Gerakan janin yang terasa lebih awal, bahkan lebih sering, diyakini merupakan ciri-ciri hamil kembar lainnya. Padahal kondisi ini tidak bisa menjadi patokan.

Secara medis, gerakan yang terasa di perut ibu tidak menjadi jaminan berapa jumlah janin yang ada di rahim. Gerakan janin yang terasa lebih awal bisa saja menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem pencernaan ibu hamil.

7. Tinggi fundus yang lebih besar

Selama kehamilan, dokter kandungan atau bidan Anda akan mengukur tinggi fundus Anda. Fundus adalah jarak antara puncak tulang kemaluan dengan puncak rahim yang diukur selama kehamilan.

Pengukuran tinggi fundus dilakukan sebagai cara memperkirakan usia kehamilan dan pertumbuhan bayi.

Wanita yang hamil anak kembar akan memiliki ciri berupa bobot janin lebih besar. Selain itu, rahim pun akan meregang lebih jauh agar kedua janin mendapatkan cukup ruang.

Akibatnya, wanita yang hamil kembar akan memiliki tinggi fundus lebih besar dibandingkan kehamilan tunggal. Hal ini bisa dilihat dari ukuran perut yang lebih besar dari usia kandungan.

8. Hasil tes AFP yang sangat tinggi

Tes AFP (alpha fetoprotein) adalah pemeriksaan kehamilan yang dilakukan pada trimester kedua. Umumnya ini dilakukan untuk memeriksa kemungkinan cacat lahir pada bayi serta mengukur kadar jumlah protein tertentu yang dikeluarkan oleh jantung bayi.

Jika hasil tes menunjukkan sangat tinggi atau positif, bisa jadi ini indikasi bahwa janin yang Anda kandung adalah kembar.

9. Sering mengalami sesak napas

Pada kehamilan kembar, sesak napas bisa menjadi kondisi yang terasa lebih buruk apabila dibandingkan dengan hamil normal.

Hal ini dapat diakibatkan oleh adanya dua janin dalam kandungan yang membuat diafragma terdorong sehingga menyebabkan ibu hamil bayi kembar merasa tidak nyaman saat bernapas.

10. Merasa tidak nyaman

Kehamilan kembar mungkin terasa lebih tidak nyaman apabila dibandingkan dengan kehamilan tunggal. Ketidaknyamanan tersebut bisa berupa:

  • Sering buang air kecil
  • Kualitas tidur berkurang
  • Gangguan pencernaan, seperti sembelit, perut kembung, dan heartburn
  • Kram perut, diakibatkan oleh rahim yang membesar dari ukuran biasanya
  • Sering mengalami nyeri punggung, yang disebabkan oleh penambahan berat badan, pembesaran rahim, dan lonjakan hormon yang berlebihan

Catatan dari SehatQ

Selain ukuran perut yang sangat besar, ada berbagai ciri hamil anak kembar yang perlu diketahui oleh para calon ibu terutama jika memiliki riwayat keluarga dengan kembar.

Meski hal-hal yang telah disebutkan di atas kerap kali menjadi ciri-ciri hamil kembar, Anda tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan USG guna memastikan apakah Anda sedang hamil anak kembar atau tidak.

Web Md. https://www.webmd.com/baby/features/11-things-you-didnt-know-about-twin-pregnancies#1
Diakses pada 22 Desember 2019

Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/a539826/when-will-i-know-if-im-having-twins
Diakses pada 22 Desember 2019

American Pregnancy. https://americanpregnancy.org/multiples/symptoms-of-multiple-pregnancy/
Diakses pada 22 Desember 2019

Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/is-it-twins-10-signs-youre-pregnant-with-more-than-one-2447305
Diakses pada 22 Desember 2019

Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/signs-and-symptoms-of-twin-pregnancy_00382609/#gref
Diakses pada 22 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed