Ciri-ciri Darah Tinggi Sering Tak Terlihat, Jangan Sampai Jadi Korbannya!

Jangan sampai jadi korban selanjutnya, kenali ciri-ciri darah tinggi untuk hidup yang lebih sehat dan ceria.
Ciri-ciri darah tinggi dikenal sebagai "pembunuh misterius" yang membabi buta saat menyerang korbannya.

Sepertiga penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) di dunia masih belum menyadari bahwa tubuh mereka sedang digerogoti penyakit tersebut. Sebab, ciri-ciri darah tinggi jarang terlihat, bahkan ketika sudah dalam fase yang sangat berbahaya sekalipun.

Oleh karena ini, sebaiknya Anda senantiasa mewaspadai ciri-ciri darah tinggi. Sakit kepala parah, sering merasa lemah dan lelah, gangguan penglihatan, serta nyeri dada adalah beberapa di antaranya.

Ciri-ciri darah tinggi yang wajib diwaspadai

Walaupun ciri-ciri darah tinggi sangatlah misterius, bukan berarti Anda bisa santai dan mengabaikannya begitu saja. Satu-satunya solusi untuk mendiagnosis tekanan darah tinggi adalah dengan menjalani tes kesehatan secara rutin.

Jika sudah mendapatkan diagnosis dari dokter dan hasilnya tinggi, maka ada baiknya Anda mengenali ciri-ciri darah tinggi yang harus diwaspadai ini, sebagai langkah antisipasi.

1. Sakit kepala parah

Ciri-ciri darah tinggi yang pertama adalah sakit kepala parah. Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa tekanan darah tinggi bisa menyebabkan sakit kepala parah?

Sebab, ciri-ciri darah tinggi ini terjadi karena otak merasakan tekanan dan dapat menyebabkan darah bocor dari otak. Kemudian, edema atau pembengkakan otak pun dapat terjadi.

Pembengkakan ini menambah tekanan pada otak, sehingga sakit kepala parah pun terasa oleh penderita tekanan darah tinggi.

2. Merasa sering lelah dan lemah

Saat tekanan darah tinggi terjadi, jantung pun bekerja lebih ekstra dan membesar. Ketika jantung membesar, organ vital ini akan meminta lebih banyak oksigen. Tetapi, jantung akan kesulitan dalam mempertahankan aliran darah yang tepat.

Hasilnya, penderita tekanan darah tinggi akan merasa lelah dan dan tidak bisa melakukan aktivitas fisik.

3. Masalah penglihatan

Mata
Mata bisa jadi korban dari darah tinggi

Ciri-ciri darah tinggi selanjutnya adalah masalah penglihatan. Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah di bagian belakang mata yang dikenal sebagai retina (tempat gambar difokuskan).

Kondisi ini dikenal sebagai retinopati hipertensi dan bisa semakin parah jika tekanan darah tinggi yang menyebabkannya tak diobati.

4. Kesulitan bernapas

Penderita tekanan darah tinggi juga bisa kesulitan bernapas, karena arteri yang membawa darah dari jantung ke paru-paru menyempit, sehingga darah sulit mengalir melalui pembuluh darah. Kondisi ini disebut sebagai hipertensi paru.

5. Detak jantung tidak normal

Detak jantung tidak teratur adalah salah satu ciri-ciri tekanan darah tinggi selanjutnya. Lebih spesifiknya lagi, aritmia yang dimaksud adalah fibrilasi atrium. Jangan anggap remeh kondisi ini. Sebab, komplikasi seperti stroke, gagal jantung, hingga pembekuan darah bisa terjadi.

6. Darah dalam urine

Darah dalam urine atau hematuria seringkali ditemukan pada ginjal yang besar dan penderita darah tinggi. Hal ini disebabkan oleh pecahnya kista atau pembuluh darah kecil di sekitaran kista.

7. Nyeri dada

Nyeri dada
Tekanan darah tinggi bisa sebabkan nyeri dada

Penyempitan pembuluh darah bisa menyumbat pembuluh darah ke jantung. Akibatnya, aliran darah ke otot jantung terganggu dan menyebabkan otot kekurangan oksigen dan nutrisi. Hal ini bisa memicu nyeri dada bahkan serangan jantung.

Cara mencegah tekanan darah tinggi

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Mungkin kata-kata ini terdengar klise di telinga. Namun nyatanya, mencegah tekanan darah tinggi sebelum terlambat adalah hal berharga yang bisa Anda lakukan.

Beberapa hal di bawah ini adalah cara mencegah tekanan darah tinggi yang bisa Anda lakukan:

  • Menjaga berat badan tetap ideal

Cara mencegah tekanan darah tinggi yang pertama adalah menjaga berat badan. Orang dengan berat badan berlebih disarankan untuk segera berolahraga dan menjalani pola makan sehat untuk menurunkan berat badannya. Jika Anda tidak tahu berat badan ideal yang harus dicapai, berkonsultasilah dengan dokter.

  • Mengonsumsi makanan sehat

Mengonsumsi makanan sehat bisa menjadi cara mencegah tekanan darah tinggi yang efektif. Anda sebaiknya menyantap buah dan sayuran sebagai makanan sehari-hari, terutama yang mengandung kalium (potassium) tinggi.

  • Mengurangi asupan garam

Jika ingin mencegah tekanan darah tinggi, kurangilah porsi garam dalam makanan Anda. Makanan yang diproses juga mengandung garam yang tinggi. Mulailah menjalani pola makan dengan garam secukupnya, agar terhindar dari tekanan darah tinggi.

  • Berolahraga secara teratur

Beraktivitas fisik seperti olahraga adalah salah satu cara mencegah tekanan darah tinggi, yang bisa dilakukan dengan banyak pilihan gerakan. Berolahraga ringan selama 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu bisa menjadi awal yang baik.

  • Memeriksa tekanan darah

Tanpa melakukan tes pemeriksaan tekanan darah, Anda tidak akan pernah menyadari kondisi tekanan darah tinggi. Maka dari itu, Anda disarankan untuk menjalani medical check-up dengan rutin.

Tekanan darah normal

Mungkin Anda bingung seperti apa tekanan darah yang normal. Menurut JNC-7, tekanan darah yang normal adalah 120/80 mmHg. Tekanan darah dikategorikan pre-hipertensi kalau sudah mencapai sistolik 120-139 dan diastolik 80-89 mmHg.

Jika tekanan darah sudah mencapai sistolik 140-159 mmHg dan diastolik 90-99 mmHg, hal ini sudah masuk dalam kategori hipertensi derajat 1.

Jika sistolik di atas 160 mmHg dan diastolik di atas 100 mmHg, maka termasuk dalam hipertensi derajat 2 bisa terjadi.

Catatan dari SehatQ:

Karena ciri-ciri tekanan darah tinggi seringkali bersembunyi dan menyerang tiba-tiba, Anda disarankan untuk rutin melakukan cek pemeriksaan tekanan darah, untuk mengetahui tekanan darah dengan jelas. Hal ini dilakukan untuk mencegah kedatangan tekanan darah tinggi, sehingga penyakit mengerikan seperti gagal jantung bisa dihindari.

Web MD. https://www.webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/guide/hypertension-symptoms-high-blood-pressure
Diakses pada 11 Februari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/symptoms-causes/syc-20373410
Diakses pada 11 Februari 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322451.php#what-does-the-science-say
Diakses pada 11 Februari 2020

Texas Heart. https://www.texasheart.org/heart-health/heart-information-center/topics/high-blood-pressure-hypertension/
Diakses pada 11 Februari 2020

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/6530-pulmonary-hypertension-ph
Diakses pada 11 Februari 2020

Heart. https://www.heart.org/en/health-topics/atrial-fibrillation/what-is-atrial-fibrillation-afib-or-af
Diakses pada 11 Februari 2020

PKD Cure. https://pkdcure.org/what-is-pkd/adpkd/what-are-the-symptoms/
Diakses pada 11 Februari 2020

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/hypertension/preventing.aspx
Diakses pada 11 Februari 2020

Research Gate. https://www.researchgate.net/figure/JNC-7-Classification-Blood-Pressure_tbl1_23439170
Diakses pada 11 Februari 2020

 

Artikel Terkait