Penderita maag yang ingin mengonsumsi obat cimetidine harus mengikuti petunjuk dokter
Cimetidine adalah obat yang diberikan untuk penderita asam lambung

Tidak jarang Anda diberikan obat oleh dokter atau malah sekedar membelinya dari apotek begitu saja tanpa mengetahui apa fungsi, kegunaan, dan efek samping dari obat yang diberikan atau dibeli. Salah satunya adalah obat cimetidine.

Cimetidine adalah obat yang biasanya diberikan jika Anda mengalami gangguan pencernaan berupa peningkatan asam lambung atau maag. Lantas, seperti apakah obat cimetidine?

Cimetidine obat apa?

cimetidine adalah obat antihistamin
Cimetidine adalah obat untuk penderita maag dan luka usus

Sebenarnya cimetidine adalah obat antihistamin yang berperan untuk menghalangi pelepasan asam lambung dan kerap kali diberikan kepada penderita maag atau luka di usus. 

Cimetidine membantu untuk mengurangi nyeri pada lambung dan sensasi panas di dada (heartburn) akibat kenaikan asam lambung. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi gastroesophageal reflux disease (GERD).

Umumnya, obat cimetidine yang tidak memerlukan resep dokter hanya digunakan untuk menangani sensasi panas dan asam lambung, serta mencegah gangguan pada lambung akibat makanan atau minuman tertentu.

Bagaimana cara mengonsumsi obat cimetidine?

obat cimetidine sebaiknya dikonsumsi 30 menit sebelum makan
Mengonsumsi obat cimetidine harus sesuai petunjuk dokter

Setelah mengetahui cimetidine obat apa, Anda perlu mengetahui petunjuk pemakaiannya. Untungnya, Anda bisa mengikuti arahan mengonsumsi obat cimetidine dengan benar melalui label yang tertera pada kemasan maupun dari petunjuk dokter.

Umumnya, obat cimetidine dikonsumsi saat makan atau ketika akan tidur di malam hari. Untuk menghindari sensasi panas di dada, Anda perlu mengonsumsi cimetidine 30 menit sebelum minum atau makan. Jangan lupa untuk meminum obat cimetidine dengan segelas penuh air.

Bila cimetidine yang dikonsumsi berbentuk cair, maka takar dosis cimetidine dengan seksama menggunakan sendok obat.

Sebelum ataupun setelah mengonsumsi obat cimetidine, Anda perlu menghindari mengonsumsi obat lain dalam kurun waktu dua jam sebelum atau sesudah mengonsumsi obat cimetidine.

Umumnya, dibutuhkan waktu sebanyak delapan minggu agar sakit maag benar-benar sembuh. Anda tetap perlu mengonsumsi obat cimetidine sesuai dengan yang diberikan atau dianjurkan dokter meskipun gejala gangguan yang dialami mulai berkurang.

Jangan mengonsumsi obat cimetidine dari apotek selama lebih dari 14 hari tanpa petunjuk dokter. Oleh sebab itu, kunjungilah dokter jika gangguan yang dialami tidak kunjung sembuh lebih dari 14 hari.

Selain itu, Anda juga tidak boleh mengonsumsi obat cimetidine dengan ibuprofen, aspirin, ataupun obat antiradang lainnya. Saat sedang dalam masa penyembuhan, hindari merokok dan mengonsumsi alkohol.

Apa saja efek samping dari obat cimetidine?

efek samping obat cimetidine adalah sakit kepala
Mengonsumsi cimetidine dapat menyebabkan sakit kepala

Tidak hanya perlu mengetahui cimetidine obat apa, Anda juga harus tahu efek samping apa saja yang bisa dialami ketika mengonsumsi obat cimetidine. Beberapa efek samping yang bisa dialami adalah:

Anda perlu berkonsultasi ke dokter jika mengalami efek samping berupa:

  • Pembengkakan dan melunaknya payudara
  • Air seni yang berwarna gelap
  • Reaksi alergi
  • Nyeri saat menelan
  • Muntah darah atau tinja mengandung darah
  • Mata dan kulit menguning
  • Halusinasi, kebingungan, perubahan suasana hati, depresi, kegelisahan, dan kecemasan
  • Adanya ruam-ruam, lepuhan, pengelupasan, dan pelonggaran kulit, termasuk pada kulit bagian dalam mulut
  • Perubahan pada hasrat atau performa seksual

Apa yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi obat cimetidine?

Meskipun sudah tahu cimetidine obat apa, sebelum mengonsumsinya, Anda perlu memastikan bahwa Anda tidak memiliki alergi terhadap obat ini maupun obat penurun asam lambung lainnya. 

Selain itu, Anda juga perlu memeriksa lebih lanjut mengenai keluhan fisik yang dialami karena terkadang sensasi panas di dada bisa menjadi indikasi dari serangan jantung. Salah satu ciri utama dari serangan jantung adalah nyeri di dada yang menyebar ke bahu dan rahang serta rasa cemas atau pusing.

Selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat cimetidine jika Anda mengalami:

  • Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas
  • Kesulitan menelan
  • Muntah darah
  • Ada darah di tinja
  • Penyakit ginjal atau hati
  • Sakit perut, muntah, dan mual
  • Sensasi panas di dada yang berlangsung lebih dari tiga bulan
  • Sering mengalami nyeri di dada
  • Sensasi panas yang diiringi napas mengi

Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter jika Anda sedang hamil dan menyusui. Jangan pernah memberikan obat cimetidine kepada anak tanpa instruksi dari dokter.

Drugs.com. drugs.com/mtm/cimetidine.html
Diakses pada 14 Januari 2020

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/drugs/18309-cimetidine-tablets
Diakses pada 14 Januari 2020

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed