Cicipi 11 Manfaat Ikan Tuna, Salah Satunya Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Manfaat ikan tuna salah satunya adalah dapat tingkatkan daya tahan tubuh
Manfaat ikan tuna untuk tubuh begitu berlimpah

Seperti yang diketahui, ikan merupakan sumber makanan yang sehat dan dapat memberikan berbagai manfaat untuk tubuh. Tak terkecuali ikan tuna. Manfaat ikan tuna bahkan tak hanya sebatas menjadi makanan rendah lemak, tapi juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Tentu, ini berita baik di masa sekarang yang menuntut tubuh kita tetap sehat dan kuat.

Manfaat ikan tuna didapatkan dari kandungan gizinya yang tak kalah lengkap. Mulai dari protein hingga omega-3, berikut ini kebaikan yang bisa Anda dapatkan dari seporsi tuna.

Kandungan gizi ikan tuna

Dalam satu porsi ikan tuna seberat sekitar 85 gram, terkandung nutrisi berupa:

  • Kalori: 100
  • Lemak: 5 gram
  • Natrium: 290 miligram
  • Karbohidrat: 0 gram
  • Protein: 22 gram
  • Vitamin D: 6% dari total kebutuhan harian
  • Vitamin B6: 6% dari total kebutuhan harian
  • Vitamin B12: 15% dari total kebutuhan harian
  • Zat besi: 4% dari total kebutuhan harian

Manfaat ikan tuna

Selain lezat, ikan yang satu ini juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Berikut ini manfaat ikan tuna yang bisa Anda dapatkan.

1. Menyehatkan jantung

Dari total lemak yang ada pada ikan tuna, sebagian besarnya merupakan asam lemak omega-3. Komponen tersebut dapat menurunkan kadar trigliserida di dalam darah, mengurangi risiko terjadinya aritmia jantung, dan memperlambat penumpukan plak kolesterol yang bisa menghambat aliran darah.

2. Menjaga kesehatan reproduksi

Mengonsumsi sekitar 50 gram tuna saja sudah dapat memenuhi 60% kebutuhan selenium di tubuh. Selenium adalah sejenis antioksidan yang dapat membantu tubuh terlindungi dari kerusakan oksidatif akibat paparan radikal bebas dan penting untuk kesehatan reproduksi.

3. Menurunkan tekanan darah tinggi

Tidak hanya baik untuk jantung, kandungan asam lemak omega-3 yang ada dalam tuna juga membuatnya bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, kalium yang ada pada tuna juga berperan sebagai vasodilasator atau melebarkan pembuluh darah, sehingga tekanan darah bisa berkurang.

4. Menyehatkan mata

Lagi-lagi, manfaat ikan tuna yang satu ini didapatkan dari asam lemak omega-3 yang dikandungnya. Komponen yang satu ini, mampu mencegah terjadinya penyakit mata seperti degenerasi makula. Selain itu, mengonsumsi ikan tuna juga bisa menurunkan risiko terjadinya kerusakan mata akibat diabetes atau diabetic retinopathy.

5. Meningkatkan daya tahan tubuh

Ikan tuna mengandung vitamin C dan berbagai mineral yang dapat berperan sebagai antioksidan bagi tubuh. Selain itu, selenium dari ikan ini juga memiliki peran besar dalam melindungi tubuh dari paparan radikal bebas yang berisiko memicu timbulnya berbagai penyakit.

6. Mendukung tumbuh kembang anak

Protein memiliki peran yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Komponen ini, bisa dibilang sebagai pondasi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sekaligus memberikan kemampuan penyembuhan luka dan penyakit secara lebih cepat bagi tubuh. Ikan tuna merupakan asupan yang bisa menjadi sumber protein yang baik bagi Si Kecil.

7. Cocok sebagai makanan diet

Ikan tuna adalah makanan yang rendah kalori dan rendah lemak. Dua formula paten yang diperlukan oleh makanan untuk menurunkan berat badan. Selain itu, asam lemak omega-3 yang ada pada ikan tuna juga dapat menstimulasi hormon leptin yang berfungsi mengontrol keinginan kita untuk makan.

8. Menambah energi

Vitamin B kompleks yang ada pada tuna bisa memberikan berbagai manfaat untuk tubuh, termasuk meningkatkan energi di tubuh. Selain itu, komponen ini juga dinilai mampu melindungi kulit dari kerusakan dan tingkatkan efisiensi fungsi organ.

9. Mencegah kanker

Manfaat ikan tuna yang satu ini berasal dari antioksidan yang dimilikinya. Komponen ini memang bisa mengurangi risiko terjadinya beberapa jenis kanker, terutama kanker kolorektal.

10. Menjaga fungsi ginjal

Mengonsumsi tuna bisa membantu menjaga keseimbangan cairan di tubuh. Hal ini penting. Sebab, ginjal kita dapat berfungsi dengan baik dan risiko timbulnya kerusakan ginjal pun akan berkurang, jika cairan tubuh seimbang.

Meski begitu, apabila memiliki riwayat mengalami penyakit ginjal kronis, pastikan Anda sudah mendapat lampu hijau dari dokter sebelum mengonsumsi tuna. Sebab, tuna mengandung kalium dan fosfor. Keduanya bisa menumpuk di tubuh dan berbahaya bagi tubuh.

11. Memperlancar sirkulasi darah

Ikan mengandung zat besi dan jika digabungkan dengan vitamin B kompleks yang juga dimilikinya, akan berperan sangat penting dalam pembentukan sel darah merah. Dengan begitu, pasokan sel darah merah di tubuh akan selalu terjaga dan sirkulasinya pun lancar.

Risiko mengonsumsi ikan tuna

Risiko mengonsumsi ikan tuna, terletak pada kadar merkurinya, terutama tuna yang dikemas dalam kaleng. Karena ikan tuna adalah ikan ukuran besar, maka ia lebih mudah terpapar zat berbahaya ini.

Merkuri yang masuk ke tubuh secara berlebihan akanmerusak otak dan sistem saraf. Dampak merkuri menjadi paling berbahaya apabila terjadi pada bayi, anak balita dan ibu hamil.

Merkuri bisa menyebabkan anak balita mengalami keterlambatan perkembangan dan kesulitan belajar. Sementara itu pada bayi dan janin, paparan merkuri berlebih bisa menyebabkan kebutaan, tuli, dan cerebral palsy. Pada orang dewasa, keracunan merkuri bisa memengaruhi kesuburan dan tekanan darah.

Tentu tidak semua tuna memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Sehingga, ikan ini masih aman dan sehat untuk dikonsumsi. Anda hanya perlu memilih tuna dari sumber yang terpecaya dan jangan berlebihan dalam mengonsumsinya.

Organic Facts. https://www.organicfacts.net/health-benefits/animal-product/tuna-fish.html
Diakses pada 3 Maret 2020

Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/tuna-nutrition-facts-calories-and-health-benefits-4114019
Diakses pada 3 Maret 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/306246
Diakses pada 3 Maret 2020

Artikel Terkait