logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Cibophobia, Takut Makanan Intens yang Bisa Sebabkan Malnutrisi

open-summary

Cibophobia adalah rasa takut berlebihan pada makanan. Bisa juga ketakutan terhadap banyak makanan membuat penderitanya mengalami malnutrisi.


close-summary

5

(1)

19 Mar 2021

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Cibophobia

Pemilik cibophobia rentan mengalami kekurangan gizi

Table of Content

  • Gejala Cibophobia
  • Komplikasi Cibophobia
  • Cara mengatasi cibophobia
  • Catatan dari SehatQ

Ada orang yang memiliki fobia makanan tertentu atau takut makanan yang begitu intens, disebut dengan cibophobia. Jenis ketakutan ini bisa hanya spesifik ke satu jenis saja, bisa juga terhadap banyak makanan.

Advertisement

Rasa takut terhadap makanan dan minuman tertentu ini berkaitan erat dengan gangguan makan secara psikologis. Apabila sudah sangat parah, hidup seseorang bisa terdampak cukup signifikan.

Gejala Cibophobia

Ketika harus berhadapan atau bahkan sekadar memikirkan makanan saja, orang yang memiliki gejala takut makan bisa mengalami hal-hal di bawah ini:

  • Tekanan darah naik
  • Tubuh gemetar
  • Detak jantung sangat cepat
  • Kesulitan bernapas
  • Dada terasa sesak dan nyeri
  • Mulut kering
  • Sakit perut
  • Tidak bisa berbicara dengan jelas
  • Keringat berlebih
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah

Lebih jauh lagi, eating disorder ini bisa berbeda-beda. Beberapa jenis makanan yang bisa memicu fobia makanan adalah:

1. Makanan mudah rusak

Jenis makanan mudah basi atau rusak seperti susu, mayones, buah, sayur, dan juga daging bisa memicu ketakutan tersendiri. Ada anggapan bahwa mereka akan jatuh sakit setelah mengonsumsi makanan itu karena sudah tidak bagus kualitasnya.

2. Makanan setengah matang

Makanan yang tidak matang sempurna juga bisa memicu fobia karena berpotensi menyebabkan penyakit. Bahkan saking takutnya, orang yang mengalami cibophobia bisa mengolahnya hingga gosong atau terlalu kering.

3. Makanan kedaluwarsa

Orang dengan cibophobia bisa merasa takut bahwa apa yang dikonsumsinya sudah dekat atau melewati masa kedaluwarsa. Tak hanya itu, mereka yakin bahwa makanan akan lebih cepat basi atau kedaluwarsa apabila kemasannya sudah dibuka.

4. Makanan sisa

Beberapa individu dengan cibophobia juga enggan mengonsumsi makanan sisa karena menganggapnya bisa menyebabkan penyakit

5. Makanan yang disiapkan orang lain

Ketika harus mengonsumsi makanan atau minuman yang disiapkan orang lain, ada kemungkinan muncul rasa takut. Mereka merasa tidak memegang kendali atas apa yang akan dikonsumsi.

Itulah sebabnya orang yang takut makanan bisa saja menghindari makan di restoran, rumah teman, atau di manapun yang proses memasaknya tidak bisa dilihat langsung.

Baca juga: Pembagian Jam Makan untuk Diet dari Sarapan hingga Makan Malam

Komplikasi Cibophobia

ikan salmon
Pemilik cibophobia bisa merasa takut dengan makanan di depan mereka

Sayangnya, fobia makanan yang tidak diatasi sangat mungkin menyebabkan komplikasi. Kondisi ini dapat berpengaruh pada kehidupan akademis, pekerjaan, relasi personal, dan juga kehidupan sosial. Sama seperti jenis phobia lain yang sampai menghambat aktivitas sehari-hari.

Ketika rasa takut makan ini sudah menjadi sangat problematik, beberapa komplikasi yang mungkin muncul adalah:

  • Ritual berlebihan

Semua yang berlebihan itu tidak baik, sayangnya ini bisa terjadi sebagai konsekuensi fobia makanan. Mengingat ada banyak hal yang memicu kekhawatiran, mereka akan melakukan ritual berlebihan sebelum makan, minum, atau proses yang berkaitan dengan makanan.

Contohnya mulai dari cara membersihkan dapur, menyimpan makanan, mencuci tangan, dan seterusnya. Meski demikian, ritual ini sayangnya tidak juga mengurangi reaksi fisik dan mental saat kontak dengan makanan.

  • Kekurangan nutrisi

Sangat mungkin orang dengan cibophobia mengalami kekurangan nutrisi. Ketika terus menerus menghindari makanan, tentu kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi. Dalam jangka panjang, ini akan memicu malnutrisi dan penyakit lainnya.

  • Stigma sosial

Masalah lain juga bisa muncul karena takut makanan bukanlah hal yang bisa dengan mudah dihindari seperti halnya ketakutan terhadap topeng badut atau ketinggian. Setiap hari, pasti ada momen bersinggungan dengan makanan dan minuman.

Artinya, sulit menyembunyikannya dari teman, keluarga, atau rekan kerja. Ketika diketahui orang lain, ini bisa memicu situasi kurang nyaman. Bukan tidak mungkin, orang dengan cibophobia akan menghindari aktivitas sosial dan menutup diri.

Selain cibophobia, ada pula ketakutan akan makanan baru yaitu neophobia. Melihat makanan baru saja bisa menyebabkan rasa cemas dan panik yang intens. Anak-anak rentan mengalaminya.

Baca juga: Kombinasi Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan

Cara mengatasi cibophobia

Fobia makanan bisa diatasi dengan efektif lewat beberapa penanganan, seperti:

1. Terapi perilaku kognitif

Dalam terapi ini, Anda akan berdiskusi bersama ahli kesehatan mental tentang emosi dan pengalaman yang berkaitan dengan makanan. Kemudian, akan dicari cara untuk mengurangi pemikiran negatif dan rasa takut.

2. Terapi paparan

Terapi ini akan memberikan kontak dengan makanan yang memicu rasa takut. Paparan dilakukan secara bertahap agar bisa mengelola emosi sekaligus reaksi yang muncul.

3. Obat-obatan

Orang yang mengalami cibophobia juga bisa mengonsumsi obat seperti antidepresan untuk mengendalikan rasa cemas. Meski demikian, perlu dipertimbangkan pula risiko mengalami kecanduan. Selain itu, beta-blockers juga bisa digunakan untuk penanganan jangka pendek.

4. Hipnosis

Pasien akan dibawa dalam suasana rileks agar otak siap berlatih kembali. Seorang hipnoterapis akan memberikan sugesti dan penawaran verbal sehingga reaksi negatif terhadap makanan bisa dikelola dengan baik.

Baca juga: Jenis Makanan yang Dapat Mengatasi Nafsu Makan Berlebih

Catatan dari SehatQ

Menghadapi fobia makanan bisa jadi lebih menantang karena setiap harinya orang tentu berinteraksi dengan makanan serta minuman. Bukan tidak mungkin, kondisi ini menghambat aktivitas sehari-hari hingga relasi dengan orang sekitar.

Bukan hanya secara mental, sayangnya cibophobia ini juga bisa menyebabkan seseorang mengalami malnutrisi. Dalam jangka panjang, kondisi fisik juga dipertaruhkan.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar fobia terhadap makanan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

gangguan mentalkesehatan mentalpola hidup sehat

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved