logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Dampak Childfree atau Hidup Tanpa Anak untuk Kesehatan

open-summary

Childfree adalah pilihan hidup pasangan yang memutuskan untuk tak mempunyai anak usai menikah. Tentunya ada dampak butuk yang bisa muncul dari keputusan tersebut.


close-summary

21 Apr 2021

| Bayu Galih Permana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Childfree

Fenomena childfree menjadi marak di kalangan anak muda

Table of Content

  • Apa itu childfree?
  • Penyebab pasangan memilih childfree
  • Dampak menjalani pernikahan childfree untuk kesehatan
  • Bisakah pasangan tetap hidup bahagia setelah menikah meski tanpa anak?
  • Catatan dari SehatQ

Anak merupakan salah satu hal yang ditunggu-tunggu dalam pernikahan. Ketika kesulitan untuk punya momongan, berbagai macam cara pun kemudian dilakukan pasangan agar bisa memiliki anak, baik melakukan pengobatan hingga adopsi.

Advertisement

Namun, ada beberapa pasangan yang ternyata memang tidak mau punya anak setelah mereka menikah. Dalam pernikahan, pilihan ini dikenal dengan istilah childfree. Apa alasan seseorang memutuskan untuk childfree?

Apa itu childfree?

Childfree adalah hidup tanpa anak atau memiliki keturunan setelah menikah. Kondisi ini bisa terjadi berdasarkan dua jenis kemungkinan, yaitu kemandulan dari salah satu pasangan atau memang sudah menjadi pilihan hidup berdasarkan keputusan bersama.

Jika keputusan ini diambil karena kemandulan, pasangan tersebut berarti tidak mengejar perawatan untuk kembali mendapatkan kesuburan. Selain itu, mereka juga tak berencana untuk mengadopsi anak atau berusaha hamil secara alami.

Penyebab pasangan memilih childfree

Beragam sudut pandang untuk tidak memiliki anak sehinngga mengambil pilihan untuk tidak mempunyai anak setelah mereka menikah. Berikut ini sejumlah alasan mengapa pasangan memilih untuk childfree:

  • Faktor lingkungan
  • Tidak menyukai anak-anak
  • Tidak ingin stres karena anak
  • Tidak ingin gaya hidupnya terganggu
  • Merasa tenang dan damai jika hidup tanpa anak
  • Merasa kariernya akan terganggu jika mempunyai anak
  • Khawatir kehadiran anak akan merusak hubungan mereka
  • Tidak siap atau tidak mempunyai dorongan untuk menjadi orangtua
  • Menganggap bahwa punya anak akan membatasi kebebasan mereka
  • Tidak siap dengan tanggung jawab yang harus ditopang saat punya anak
  • Menderita penyakit mental yang tidak memungkinkan untuk membesarkan anak
  • Pengalaman traumatis di masa kecil yang membuat tidak mau menjadi orangtua
  • Merasa bahwa memiliki anak hanya akan menghabiskan energi untuk mengurusnya
  • Merasa tidak mampu untuk mengasuh anak, baik secara kemampuan maupun waktu
  • Memiliki masalah keuangan sehingga tidak memungkinkan untuk membesarkan anak dengan baik

Dampak menjalani pernikahan childfree untuk kesehatan

Ada beberapa dampak kesehatan yang mungkin Anda rasakan saat menjalani pernikahan childfree. Menurut penelitian, wanita tanpa anak berisiko mempunyai kesehatan yang lebih buruk di kemudian hari. Tidak hanya itu, kondisi ini turut meningkatkan risiko kematian dini.

Tidak memiliki anak juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena kanker payudara. Ketika Anda hamil dan menyusui, risiko terkena kanker payudara akan berkurang karena adanya perubahan hormonal selama menjalani kedua fase tersebut.

Bisakah pasangan tetap hidup bahagia setelah menikah meski tanpa anak?

Kehadiran anak memang membawa kebahagiaan tersendiri bagi pasangan seusai menikah. Meski begitu, bukan berarti pasangan yang memilih untuk childfree tidak dapat merasakan kebahagiaan dalam hidup mereka.

Saat memiliki anak, fokus Anda akan terbagi. Akibatnya, pasangan merasa tidak menerima perhatian Anda secara penuh. Jika tak mempunyai anak, Anda bisa lebih fokus terhadap diri sendiri dan pasangan. 

Selain itu, uang, waktu, dan tenaga yang dikhususkan untuk anak dapat digunakan untuk membantu mencapai mimpi maupun tujuan hidup, misalnya liburan keliling dunia maupun mengejar karier. Ketika mempunyai anak, Anda dan pasangan mungkin akan mengalami kesulitan untuk bisa mewujudkannya, terutama jika hidup secara pas-pasan.

Baca juga: Cara Menasehati Anak yang Efektif agar Anak Patuh

Catatan dari SehatQ

Keputusan childfree menjadi pilihan hidup masing-masing orang etelah menikah. Berbagai macam alasan jadi pemicu pasangan memilih hidup tanpa anak setelah menikah, mulai dari keuangan, tidak siap menanggung tanggung jawab yang besar, hingga ingin menghabiskan hidup dengan berfokus pada karir.

Perlu diingat, hidup tanpa anak berpotensi memberi pengaruh buruk terhadap kesehatan. Jika Anda dan pasangan hendak mengambil pilihan tersebut, berkonsultasilah terlebih dulu dengan dokter.

Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai childfree dan dampaknya terhadap kehidupan maupun kesehatan, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

membesarkan anakpernikahan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved