Chemical Peeling, Metode Perawatan untuk Kulit Wajah Bersinar


Chemical peeling atau peeling wajah adalah perawatan dengan cara mengangkat lapisan kulit terluar. Kenali prosedurnya dan apa saja manfaat hingga risikonya.

(0)
Chemical peeling adalah perawatan dengan mengangkat sel kulit mati pada wajahChemical peeling atau peeling wajah adalah perawatan kulit yang banyak digemari wanita
Peeling wajah atau chemical peeling adalah salah satu metode kecantikan yang cukup digemari oleh banyak orang. Peeling wajah adalah jenis perawatan kulit yang bertujuan untuk mempercantik kulit wajah dengan cara mengangkat lapisan kulit terluar. Ketahui mengenai apa itu chemical peeling serta manfaat, jenis, dan prosedur selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Siapa yang boleh melakukan chemical peeling?

Peeling wajah atau chemical peeling adalah prosedur kecantikan yang dilakukan untuk mengangkat lapisan kulit paling atas sehingga mempercepat regenerasi sel kulit. Saat prosedur ini dilakukan, dokter kulit atau terapis kecantikan akan mengoleskan substansi asam tertentu ke permukaan kulit.Nantinya, kulit wajah Anda akan tampak lebih bersih, sehat, halus, kinclong, dan awet muda.Anda boleh menjalani perawatan kulit dengan metode peeling wajah apabila mengalami kondisi, seperti:
  • Kerutan yang disebabkan oleh penuaan (keriput)
  • Garis-garis halus di area bawah mata dan sekitar mulut
  • Beberapa jenis jerawat dan bekas jerawat
  • Hiperpigmentasi atau warna kulit lebih gelap pada area kulit tertentu
  • Warna kulit tidak merata
  • Kulit kemerahan
  • Kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari
  • Bekas luka ringan pada wajah
  • Melasma
Anda mungkin tidak disarankan untuk melakukan chemical peeling bila memiliki kondisi sebagai berikut:
  • Riwayat jaringan parut yang abnormal
  • Warna kulit terlalu gelap
  • Kondisi pigmentasi berlebihan pada bekas luka
  • Menggunakan pengobatan jerawat selama setahun terakhir
  • Kulit sensitif
Meski perawatan ini umum dilakukan pada wajah, chemical peeling juga dapat dilakukan untuk mempercantik kulit area leher dan tangan.Namun, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit terlebih dahulu guna mengetahui apakah Anda aman atau tidak untuk melakukan chemical peeling.

Apa manfaat chemical peeling?

chemical peeling atau peeling wajah bisa membuat kulit wajah bersinar
Chemical peeling bisa atasi berbagai masalah kulit
Banyak wanita yang melakukan peeling wajah karena hasilnya dapat membuat kulit wajah bersinar dan tampak lebih cantik. Padahal, manfaat chemical peeling juga dapat mengatasi berbagai keluhan seputar kecantikan. Berikut adalah berbagai manfaat chemical peeling yang bisa Anda dapat:
  • Mengatasi kerutan akibat penuaan atau paparan sinar matahari
  • Mengurangi garis-garis halus yang biasanya ada di sekitar bawah mata dan mulut
  • Mengatasi beberapa jenis jerawat dan bekas jerawat
  • Mengurangi flek hitam, kulit kusam dan gelap
  • Meremajakan kulit
  • Mengatasi bekas luka ringan
  • Mencerahkan warna kulit
  • Membuat kulit wajah bersinar, cantik, dan sehat

Jenis-jenis peeling wajah yang perlu diketahui

Peeling wajah umumnya terdiri atas tiga jenis yang dibedakan berdasarkan kedalamannya. Ketiga jenis chemical peeling tersebut adalah:

1. Peeling wajah ringan (superficial chemical peeling)

Salah satu jenis chemical peeling adalah peeling wajah ringan. Peeling wajah ringan adalah jenis chemical peeling yang bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada lapisan kulit terluar (epidermis). Peeling wajah ringan biasanya digunakan untuk mengatasi warna kulit tidak merata, kulit kering, jerawat, dan garis-garis halus di wajah.Peeling wajah ringan menggunakan kombinasi larutan kimia asam hidroksi alfa dan asam hidroksi beta, seperti asam glikolat, asam laktat, asam salisilat, dan asam malat.

2. Peeling wajah sedang (medium chemical peeling)

Peeling wajah sedang adalah jenis chemical peeling yang dilakukan untuk mengangkat sel-sel kulit mati dari lapisan epidermis dan bagian atas dermis, yakni lapisan di bawah epidermis.Peeling wajah sedang biasanya digunakan untuk mengatasi bekas jerawat, kerutan wajah, dan warna kulit tidak merata. Chemical peeling sedang menggunakan larutan kimia asam trikloroasetat atau asam glikolat.

3. Peeling wajah dalam (deep chemical peeling)

Peeling wajah dalam adalah jenis chemical peeling yang dilakukan untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada lapisan epidermis serta bagian tengah hingga bawah lapisan dermis.Jenis peeling wajah ini biasanya bertujuan untuk mengatasi kerutan wajah yang lebih dalam, kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, bekas luka, atau pertumbuhan kelainan kulit prakanker.Peeling wajah dalam menggunakan larutan kimia asam karbolat (fenol) atau asam trikloroasetat yang bisa menyerap hingga lapisan dermis kulit.

Apa yang harus dilakukan sebelum chemical peeling?

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dokter kepada pasien yang akan menjalani prosedur chemical peeling. Berikut adalah penjelasan selengkapnya. 

1. Mengecek riwayat kesehatan

Salah satu hal yang perlu dilakukan sebelum melakukan chemical peeling adalah pemeriksaan riwayat kesehatan. Biasanya, dokter akan bertanya mengenai jenis penyakit yang diderita, termasuk penyakit turunan, yang mungkin dimiliki pasien. Dokter juga akan mengecek riwayat obat yang sedang atau pernah dikonsumsi pasien. 

2. Melakukan pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik juga perlu dilakukan pasien sebelum menjalani chemical peeling. Dokter akan memeriksa kondisi kulit pasien dan area kulit yang akan dilakukan perawatan. Dengan demikian, dokter bisa mengetahui warna dan ketebalan kulit pasien guna menentukan jenis chemical peeling yang akan dilakukan.  

3. Diskusi

Setelah pasien menjalani berbagai pemeriksaan yang telah disebutkan, dokter kulit mungkin akan menjelaskan mengenai jenis prosedur chemical peeling yang akan dilakukan. Ini juga termasuk lama waktu yang dibutuhkan, hasil, dan efek samping yang mungkin ditimbulkan. 

4. Persiapan lainnya

Selain ketiga hal di atas, ada beberapa persiapan lain yang mungkin diperlukan sebelum pasien menjalani chemical peeling. Misalnya:
  • Menggunakan produk perawatan pencerah kulit, seperti retinoid, baik sebelum atau sesudah perawatan guna mengurangi risiko efek samping yang ditimbulkan.
  • Menghindari paparan sinar matahari secara langsung dan gunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Minum obat antivirus. Bagi pasien yang memiliki riwayat penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi virus diminta untuk mengonsumsi obat antivirus guna mencegah infeksi aktif kembali. 
  • Tidak menjalani prosedur kecantikan lainnya, seperti waxing, masker wajah, atau scrub wajah. 

Bagaimana cara peeling wajah dilakukan?

Chemical peeling biasanya dilakukan di klinik kecantikan
Chemical peeling dilakukan dengan cara mengoleskan cairan kimia racikan dokter
Peeling wajah atau chemical peeling adalah prosedur yang dilakukan oleh dokter spesialis kulit di klinik kecantikan atau rumah sakit. Secara umum, apa pun jenisnya, cara peeling wajah adalah dilakukan dengan cara mengoleskan cairan kimia pada area kulit wajah dan leher Anda. Cairan kimia ini biasanya sudah diracik oleh dokter spesialis kulit di laboratorium. Namun, cairan kimia yang digunakan tergantung pada jenis peeling wajah yang dipilih dan masalah kulit Anda.Berikut adalah proses chemical peeling yang dilakukan sesuai dengan jenis-jenisnya.

1. Peeling wajah ringan (superficial chemical peeling)

Proses chemical peeling wajah ringan dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut. 
  • Pertama, dokter akan membersihkan wajah pasien.
  • Selanjutnya, dokter akan mengoleskan cairan kimia berupa asam salisilat atau asam glikolat pada area kulit pasien menggunakan kuas, kasa, kapas, atau spons.
  • Dokter akan membiarkan larutan cairan kimia tersebut di kulit selama beberapa menit. Pasien mungkin akan merasakan sedikit sensasi, seperti perih atau sengatan, selama proses ini.
  • Jika sudah selesai, dokter akan menghilangkan cairan kimia dengan cara membersihkan area kulit menggunakan cairan penetral (neutralizer).

2. Peeling wajah sedang (medium chemical peeling)

Proses chemical peeling sedang dilakukan dengan langkah-langkah di bawah ini. 
  • Dokter akan membersihkan wajah pasien terlebih dahulu.
  • Berikutnya, dokter akan mengoleskan cairan kimia berupa asam trikloroasetat atau asam glikolat pada area kulit pasien menggunakan kuas, kasa, kapas, atau spons.
  • Dokter akan membiarkan larutan cairan kimia tersebut di kulit selama beberapa menit. Selama proses ini, pasien mungkin akan merasakan sedikit sensasi, seperti perih atau sengatan.
  • Area kulit pasien yang dilakukan peeling wajah akan berubah warna menjadi abu-abu keputih-putihan.
  • Jika sudah, dokter akan membersihkan cairan kimia tersebut dan menetralkan area kulit menggunakan kompres dingin.
Setelah menjalani jenis chemical peeling ini, kulit pasien mungkin akan berubah menjadi merah atau cokelat selama beberapa hari.Proses pengelupasan biasanya terjadi 48 jam setelah peeling dan prosesnya berlangsung selama seminggu. Penting untuk menjaga kulit tetap lembap selama proses pengelupasan tersebut.

3. Peeling wajah dalam (deep chemical peeling)

Tidak jauh berbeda dengan kedua jenis chemical sebelumnya, proses chemical peeling dalam akan dilakukan dengan langkah sebagai berikut. 
  • Dokter akan memberikan obat penenang dan obat bius lokal untuk membuat area kulit wajah mati rasa.
  • Selanjutnya, dokter akan menjalani proses pembersihan wajah secara bertahap.
  • Dokter akan mengoleskan asam karbolat dengan jeda waktu setiap 15 menit.
  • Kemudian, dokter akan membersihkan dan menetralisir area kulit pasien menggunakan air.
  • Dokter akan mengoleskan salep pada kulit pasien guna mencegah kulit kering dan rasa nyeri yang ditimbulkan.

Apa yang terjadi setelah chemical peeling dilakukan?

Kulit kemerahan sebagai efek samping chemical peeling
Peeling wajah bisa membuat kulit jadi kemerahan setelahnya
Dokter biasanya memperbolehkan pasien pulang setelah menjalani chemical peeling dan tidak memerlukan rawat inap. Kondisi yang dialami pasien setelah peeling wajah dan lamanya proses penyembuhan tergantung kepada jenis peeling yang dilakukan.Adapun beberapa hal yang terjadi setelah chemical peeling dilakukan sesuai jenisnya adalah sebagai berikut. 

1. Peeling wajah ringan (superficial chemical peeling)

Setelah peeling wajah ringan dilakukan, maka reaksi yang terjadi, yakni:
  • Kulit kemerahan, kering, dan iritasi ringan selama 1-7 hari.
  • Dokter mungkin akan meminta Anda untuk menggunakan salep pelindung kulit, seperti petroleum jelly, guna menenangkan kulit. 
  • Kulit baru yang muncul bisa lebih cerah atau lebih gelap dari kulit sebelumnya untuk sementara waktu. 
  • Anda bisa menggunakan make up, bila mau. 

2. Peeling wajah sedang (medium chemical peeling)

Setelah menjalani prosedur peeling wajah sedang, ini hal-hal yang pasien akan alami.
  • Pasien akan mengalami kulit kemerahan hingga pembengkakan atau lepuhan yang bisa pecah, berubah warna kecokelatan, hingga mengelupas.
  • Pasien mungkin masih merasa sensasi perih pada kulit. 
  • Dokter akan memberikan salep pelindung kulit, seperti petroleum jelly, untuk menenangkan kulit dan mencegah kulit kering. 
  • Jika perlu, dokter mungkin meresepkan obat penghilang rasa sakit, seperti ibuprofen.
  • Proses penyembuhan berlangsung sekitar 7-14 hari, tetapi kulit kemerahan bisa bertahan selama berbulan-bulan.  
  • Sesudah 5-7 hari perawatan, pasien boleh menggunakan make up. 

3. Peeling wajah dalam (deep chemical peeling)

Pada peeling wajah dalam, biasanya pasien akan mengalami beberapa hal berikut ini.
  • Pasien akan mengalami kulit kemerahan, pembengkakan, sensasi rasa terbakar, dan rasa tidak nyaman selama beberapa hari atau minggu. 
  • Dokter mungkin akan meresepkan obat penghilang rasa nyeri. 
  • Pasien diminta menggunakan salep pelindung kulit selama 2 minggu. 
  • Kulit baru akan muncul dalam waktu 2 minggu, tetapi kulit kemerahan mungkin terjadi selama berbulan-bulan. 
Setiap pasien yang baru menjalani peeling wajah, sebaiknya perlu menghindari paparan sinar matahari selama beberapa bulan hingga lapisan kulit baru menutupi area kulit yang di-peeling. Ini karena lapisan kulit baru masih rentan terhadap paparan sinar matahari.

Apakah peeling wajah aman dilakukan? 

Peeling wajah adalah perawatan yang aman dilakukan karena dilakukan oleh para dokter spesialis kulit. Ya, meski peeling wajah terkesan berbahaya lantaran kulit yang mengelupas atau rusak setelah prosedur, metode perawatan ini tergolong aman. Pasalnya, kulit manusia memang memiliki kemampuan alami untuk menyembuhkan diri dan memperbaiki sel-sel kulit yang rusak. 
Chemical peeling merupakan prosedur yang aman dilakukan
Chemical peeling dilakukan oleh dokter spesialis kulit
Chemical peeling dilakukan pada lapisan kulit bernama dermis. Dermis adalah lapisan kulit terluar yang memiliki dua lapisan sendiri. Pada lapisan dermis dalam atau dikenal dengan retikuler, kerusakan jaringan akan meninggalkan bekas luka. Sementara, lapisan dermis paling atas atau disebut dengan papiler mampu memperbaiki kerusakan jaringan dan sel-sel kulit tanpa meninggalkan bekas luka atau kerusakan kulit apa pun. Cairan kimia yang digunakan untuk peeling wajah hanya akan diserap sampai pada lapisan dermis paling atas. Maka dari itu, Anda tak perlu khawatir bila cairan kimia akan merusak lapisan kulit Anda yang lebih dalam. 

Apa risiko dan efek samping chemical peeling yang mungkin ditimbulkan?

Chemical peeling adalah tindakan yang aman dilakukan. Namun, sama seperti prosedur medis lainnya, ada beberapa risiko efek samping chemical peeling yang mungkin terjadi.Menurut American Society of Plastic Surgeons, efek samping chemical peeling yang umum terjadi adalah kulit kemerahan, kulit kering, timbul sensasi rasa menyengat atau terbakar, dan kulit membengkak. Selain itu, ada sejumlah risiko komplikasi chemical peeling yang mungkin terjadi, seperti:
  • Perubahan warna kulit. Peeling wajah menyebabkan area kulit yang menjalani perawatan menjadi lebih gelap atau terang dibandingkan kulit normal. Kondisi ini lebih umum terjadi pada seseorang yang memiliki kulit berwarna gelap dan bersifat permanen.
  • Bekas luka. Meski jarang terjadi, peeling wajah dapat menimbulkan bekas luka permanen di kulit.
  • Infeksi. Bagi pasien dengan riwayat herpes simpleks, peeling wajah bisa menyebabkan virus herpes aktif kembali. Walaupun jarang terjadi, chemical peeling bisa menyebabkan infeksi bakteri atau jamur.
  • Kerusakan ginjal, hati, dan jantung. Prosedur chemical peeling dalam yang menggunakan asam karbolat (fenol) bisa berisiko menyebabkan kerusakan pada otot jantung, ginjal, dan hati.
Perlu diketahui bahwa tidak ada prosedur kecantikan yang dilakukan tanpa menimbulkan risiko, termasuk chemical peelingOleh sebab itu, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kulit sebelum memutuskan melakukan peeling wajah.Dengan demikian, manfaat peeling wajah yang didapat bisa terasa maksimal. Penasaran ingin coba proses chemical peeling, tetapi masih merasa ragu? Yuk, konsultasikan dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, unduh sekarang di App Store dan Google Play.
perawatan kulitperawatan wajahkesehatan kulit
Web Md. https://www.webmd.com/beauty/cosmetic-procedures-chemical-peel-treatments#1
Diakses pada 18 Maret 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/chemical-peel/about/pac-20393473
Diakses pada 18 Maret 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/chemical-peels
Diakses pada 18 Maret 2020
American Society of Plastic Surgeons. https://www.plasticsurgery.org/cosmetic-procedures/chemical-peel/light
Diakses pada 18 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait