Cermati Porsi Makanan Penyebab Kanker Usus Ini agar Tak Menyesal

Salah satu contoh makanan penyebab kanker usus adalah daging merah
Daging merah termasuk makanan penyebab kanker usus

Risiko kemunculan kanker usus dapat disebabkan oleh berbagai hal. Salah satu faktor pemicu yang sering dikaitkan adalah pola makan.

Oleh sebab itu, ada baiknya Anda mencermati jenis makanan penyebab kanker usus untuk menurunkan risikonya.

Risiko kanker usus

Kanker usus bisa menyerang usus halus maupun usus besar. Namun kanker usus besar lebih sering terjadi daripada kanker usus halus.

Penyebab kedua jenis kanker usus tersebut adalah mutasi gen. Namun pemicu di balik perubahan ini belum diketahui hingga sekarang.

Banyak faktor yang bisa memengaruhi risiko Anda untuk terkena kanker usus, termasuk pola makan. Karena itu, Anda perlu lebih berhati-hati dan membatasi atau menghindarinya sama sekali.

Daging merah sebagai makanan penyebab kanker usus

daging merah termasuk makanan penyebab kanker usus
Daging merah bisa menambah risiko kanker usus, terutama yang yang dipanggang 

 

Selama ini, daging merah diketahui sebagai makanan tinggi protein yang bermanfaat bagi tubuh. Namun kebaikan ini hanya bisa didapatkan melalui pola makan yang seimbang.

Pasalnya, terlalu banyak mengonsumsi daging merah ternyata dapat membahayakan kesehatan. Apalagi jika tidak disertai dengan konsumsi serat, buah, dan sayur yang memadai.

Salah satu bahaya yang dapat muncul adalah peningkatan risiko kanker usus. Risiko ini bahkan dikatakan bisa meningkat hingga 17 persen ketika seseorang menambah konsumsi daging merah sebanyak sekitar 100 gram tiap hari.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), daging merah yang dimaksud meliputi daging yang berasal dari hewan mamalia. Berikut contohnya:

  • Daging sapi
  • Daging kambing
  • Daging domba
  • Daging babi
  • Daging kuda
  • Dan banyak lagi

Risiko kanker usus juga bisa datang dari cara memasak daging merah. Mengolahnya pada suhu tinggi yang langsung menempel ke daging. Contohnya, menggoreng, memanggang, atau membakar. Proses-proses ini diduga berpotensi menciptakan zat-zat kimia yang dapat mempertinggi risiko kanker.

Perhatikan juga konsumsi daging olahan

sosis termasuk makanan penyebab kanker usus
Sosis adalah salah satu jenis daging olahan yang dapat memicu kanker usus

 

Pembatasan jumlah konsumsi makanan penyebab kanker usus juga berlaku untuk daging olahan. Contohnya, sosis, daging kaleng, dan daging asap.

Konsumsi daging olahan sebanyak 50 gram tiap hari bahkan disebut mampu mempertinggi risiko kanker usus hingga 18 persen. Mengerikan, bukan?

Oleh sebab itu, WHO telah mengelompokkan bahan pangan ini dalam golongan makanan karsinogenik bagi manusia. Istilah karsinogenik berarti memiliki sifat yang dapat memicu kanker.

Jangan lupakan cara-cara mencegah kanker usus yang lain

buah dan sayur mengandung banyak serat
Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung banyak serat

 

Di samping mengurangi makanan penyebab kanker usus, terdapat sejumlah cara yang bisa mendukung pencegahan kanker ini. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Menerapkan pola makan sehat dengan gizi seimbang

Anda bisa melakukannya dengan menambah konsumsi makanan berserat. Contohnya, sayur, buah, dan biji-bijian utuh.

  • Berolahraga secara rutin

Pola hidup sedenter (jarang bergerak) dapat meningkatkan risiko kanker usus. Jadi aktiflah bergerak dengan cara berolahraga setidaknya 30 menit per hari.

  • Menjaga berat badan agar tetap pada batas yang ideal

Kelebihan berat badan atau obesitas juga termasuk faktor yang berpotensi memberikan risiko kanker usus yang lebih tinggi.

  • Stop merokok

Orang yang aktif merokok dalam waktu lama cenderung memiliki risiko kanker usus yang lebih tinggi daripada orang yang tidak merokok. Lagi pula, merokok dapat merusak kesehatan secara keseluruhan.

  • Menghindari konsumsi minuman beralkohol

Sering minum alkohol secara berlebihan tak hanya risiko kemunculan kanker usus yang meningkat, penyakit-penyakit lainnya juga dapat mengancam kesehatan Anda.

Catatan dari SehatQ

Pola makan termasuk salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada risiko kemunculan kanker usus. Anda perlu menerapkan kebiasaan makan seimbang sejak sekarang untuk mencegahnya.

Salah satu cara jitu yang bisa menjadi pilihan Anda adalah membatasi konsumsi makanan penyebab kanker usus, daging merah dan makanan olahan. Anda juga dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi serat.

Berolahraga secara rutin dan tidak merokok juga sebaiknya dilakukan untuk mencegah kanker usus. Jangan lupa pula untuk memeriksa kesehatan secara berkala dan berkonsultasi ke dokter agar kesehatan Anda senantiasa terpantau dengan baik.

WHO. http://www.who.int/features/qa/cancer-red-meat/en/
Diakses pada 21 Mei 2020

World Cancer Research Fund Internasional. https://www.wcrf.org/int/blog/articles/2015/10/red-meat-and-bowel-cancer-risk-how-strong-evidence
Diakses pada 21 Mei 2020

American Cancer Society. https://www.cancer.org/cancer/small-intestine-cancer/causes-risks-prevention/risk-factors.html
Diakses pada 21 Mei 2020

American Cancer Society. https://www.cancer.org/latest-news/six-ways-to-lower-your-risk-for-colon-cancer.html
Diakses pada 21 Mei 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321171.php
Diakses pada 21 Mei 2020

Artikel Terkait