Seorang wanita mengintip handphone pasangannya karena merasa cemburu
Perasaan cemburu membuat Anda berusaha mengintip apa yang dilakukan pasangan di handphone-nya

Banyak yang bilang cemburu tanda sayang. Dalam hubungan pacaran atau pernikahan, rasa cemburu diperlukan agar kita semakin harmonis dengan pasangan. 

Sayangnya, rasa cemburu menimbulkan perasaan tak nyaman pada kedua pihak yang menjalani hubungan. Benarkah rasa cemburu dibutuhkan atau hanya sekadar alasan? Bila cemburu muncul, Anda perlu tahu cara mengatasinya.

Apakah cemburu tanda sayang? 

Rasa cemburu pasti pernah dirasakan oleh hampir semua pasangan di dunia dan merupakan hal yang lumrah terjadi sampai akhirnya menciptakan kalimat ‘cemburu tanda sayang’. 

Rasa cemburu merupakan suatu emosi kompleks yang meliputi kemarahan, rasa malu, dan ketakutan akan ditinggalkan. Perasaan cemburu dalam percintaan biasanya dipicu saat seseorang hubungannya terancam karena keberadaan orang lain.

Kalimat ‘cemburu tanda sayang’ sebenarnya kurang tepat karena emosi cemburu sebenarnya diperlukan bukan sebagai bukti cinta melainkan sebagai salah satu cara memotivasi diri untuk berusaha mempertahankan hubungan yang dianggap penting.

Namun, tidak semua rasa cemburu yang dialami adalah sesuatu yang sehat. Kecemburuan bisa diakibatkan suatu ancaman yang belum tentu benar dan mungkin hanya buah pemikiran saja.

‘Cemburu tanda sayang’ tidak selamanya terkesan romantis. Terkadang rasa cemburu justru malah berujung pada keinginan memutuskan hubungan dengan pasangan untuk menghindari rasa sakit hati.

Cemburu yang tidak sehat bisa muncul ketika perasaan tersebut begitu berlebihan dan mulai menimbulkan masalah di berbagai aspek kehidupan.

Rasa cemburu yang berlebih dan tidak sehat tidak dapat divalidasi dengan alasan ‘cemburu tanda sayang’. Justru rasa cemburu yang berlebih dapat menjadi suatu masalah dalam hubungan percintaan dan bisa berakar dari sesuatu yang tidak sehat.

Rasa cemburu yang tidak sehat atau berlebih biasanya dapat muncul karena ketakutan bahwa Anda tidak bisa memuaskan pasangan, rasa kurang percaya diri, keterikatan berlebih dengan pasangan, dan sebagainya.

Apakah ada cara menghilangkan cemburu?

Dasar dari cara mengatasi rasa cemburu yang dirasakan adalah komunikasi dan keterbukaan dengan pasangan. Berikut adalah langkah-langkah cara menghilangkan cemburu yang bisa dilakukan:

  • Kelola emosi cemburu yang dirasakan

Apabila rasa cemburu terlalu melingkupi Anda, cobalah untuk menenangkan pikiran dan emosi terlebih dahulu agar Anda bisa menyingkapi apa yang dialami secara jernih.

Salah satu cara mengelola rasa cemburu tersebut adalah dengan melakukan metode mindfulness dengan tidak terus-menerus masuk ke dalam emosi tetapi keluar dari emosi yang dirasakan dengan fokus kepada sensasi-sensasi pada tubuh.

Cara mengelola perasaan cemburu lainnya adalah dengan menulis jurnal, berdansa, melakukan hobi, dan sebagainya.

Jika rasa cemburu membuat Anda merasa tidak percaya diri, ingatkan diri Anda bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan. Fokuslah dengan kelebihan-kelebihan pada diri Anda.

  • Terima dan cari tahu kemunculan rasa cemburu

Anda tidak perlu menghindari atau bahkan menolak rasa cemburu tersebut. Terima dan akui emosi yang dirasakan saat itu, karena dengan menghindari perasaan bukanlah cara menghilangkan rasa cemburu yang baik.

Setelahnya, Anda bisa mulai merefleksikan mengapa rasa cemburu tersebut bisa muncul. Anda juga dapat merefleksikannya dengan mengingat-ngingat pengalaman-pengalaman yang mungkin bisa menjadi pemicu rasa cemburu.

  • Analisis hubungan percintaan Anda

Selain merefleksikan rasa cemburu yang timbul dalam diri Anda, Anda juga perlu menganalisis hubungan dengan pasangan. Terkadang rasa cemburu dapat disebabkan kekhawatiran Anda terhadap hubungan yang dijalin bersama pasangan.

Telusuri apakah hubungan dengan pasangan dibentuk dengan rasa kepercayaan dan saling menghargai.

Anda juga bisa memastikan dan mengingat-ngingat apakah selama ini pasangan sudah melakukan apa yang dikatakan dan apakah Anda sendiri sudah jujur dengan pasangan.

  • Berdiskusi dengan orang yang bisa dipercaya

Bila Anda memerlukan saran atau sekedar menceritakan apa yang sedang dialami, Anda bisa mendiskusikannya dengan orang terdekat yang dapat dipercaya untuk menjaga rahasia Anda.

Setelah berdiskusi dengan orang yang dipercaya, sebaiknya diskusikanlah perasaan cemburu yang dialami dengan pasangan Anda. 

  • Bahas apa yang dirasakan dengan pasangan

Keterbukaan dan kejujuran mengenai perasaan cemburu yang dialami adalah cara menghilangkan cemburu yang efektif karena bisa membuka suatu percakapan atau diskusi. 

Namun, jangan jadikan pembahasan tersebut sebagai ajang sarkasme atau saling menyalahkan, melainkan jadikan kesempatan tersebut sebagai suatu momen untuk memperbaiki atau meningkatkan hubungan dengan pasangan agar menjadi lebih baik lagi.

  • Bina hubungan percintaan yang positif

Jangan biarkan apa yang Anda bahas dan diskusikan mengenai hubungan dengan pasangan sebagai sebuah perkataan dan pemikiran saja, tetapi wujudkanlah dalam bentuk tindakan.

Jadikan rasa cemburu tersebut sebagai suatu motivasi untuk berkontribusi dalam meningkatkan hubungan bersama pasangan. Misalnya, mengajak pasangan memasak bersama, dan sebagainya.

Kunjungi psikolog atau psikiater

Apabila perasaan cemburu terlalu sulit dikendalikan atau bahkan sampai menimbulkan masalah dalam hubungan percintaan dan aspek-aspek kehidupan lainnya, Anda disarankan untuk membicarakannya dengan psikolog atau psikiater.

Anda bisa membawa pasangan Anda untuk ikut serta ataupun pergi ke psikolog atau psikiater sendirian.

PsychCentral. https://psychcentral.com/blog/8-healthy-ways-to-deal-with-jealousy/
Diakses pada 01 Agustus 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/close-encounters/201410/whats-really-behind-jealousy-and-what-do-about-it
Diakses pada 01 Agustus 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/basics/jealousy
Diakses pada 01 Agustus 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/anxiety-files/200805/jealousy-is-killer-how-break-free-your-jealousy
Diakses pada 01 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed