logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Cemburu Tanda Sayang? Ini Cara Menghilangkan Cemburu

open-summary

Benarkah cemburu tanda sayang? Sebenarnya, cemburu yang berlebihan justru dapat menyebabkan masalah dalam hubungan percintaan. Untuk menghilangkan rasa cemburu, Anda dapat melakukan beberapa hal.


close-summary

1 Agt 2019

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Rasa cemburu yang berlebihan dapat menyebabkan masalah dalam hubungan percintaan

Rasa cemburu yang berlebihan dapat menyebabkan masalah dalam hubungan percintaan

Table of Content

  • Apakah cemburu tanda sayang? 
  • Apakah ada cara menghilangkan cemburu?
  • Kunjungi psikolog atau psikiater

Banyak yang bilang cemburu tanda sayang. Dalam hubungan pacaran atau pernikahan, rasa cemburu diperlukan agar kita semakin harmonis dengan pasangan. 

Advertisement

Sayangnya, rasa cemburu menimbulkan perasaan tak nyaman pada kedua pihak yang menjalani hubungan. Benarkah rasa cemburu dibutuhkan atau hanya sekadar alasan? Bila cemburu muncul, Anda perlu tahu cara mengatasinya.

Apakah cemburu tanda sayang? 

Rasa cemburu pasti dirasakan oleh semua pasangan

Rasa cemburu pasti pernah dirasakan oleh hampir semua pasangan di dunia dan merupakan hal yang lumrah terjadi sampai akhirnya menciptakan kalimat ‘cemburu tanda sayang’. 

Rasa cemburu adalah suatu emosi kompleks yang meliputi kemarahan, rasa malu, dan ketakutan akan ditinggalkan. Perasaan cemburu dalam percintaan biasanya dipicu saat seseorang hubungannya terancam karena keberadaan orang lain.

Kalimat ‘cemburu tanda sayang’ sebenarnya kurang tepat karena emosi cemburu sebenarnya diperlukan bukan sebagai tanda cinta melainkan sebagai salah satu cara memotivasi diri untuk berusaha mempertahankan hubungan yang dianggap penting.

Namun, tidak semua rasa cemburu yang dialami adalah sesuatu yang sehat. Kecemburuan bisa disebabkan oleh suatu ancaman yang belum tentu benar dan mungkin hanya kumpulan emosi berupa kesal, iri, kaget, sirik, dengki, kecewa, jijik yang menjadi satu sebagai rasa takut, bukan cinta.

Misalnya, pasangan bersahabat dengan banyak lawan jenis lainnya, Anda merasa tersaingi. Jika melihat pasangan dan lawan jenis lain bercanda bahagia, Anda menjadi insecure. Anda akan merasa cemburu mendengar dia akrab dengan sekretaris atau rekan kerjanya di kantor. 

Anda pun merasa terancam kehilangan kenyamanan hubungan atau figur kekasih yang sudah Anda beri banyak energi, waktu, biaya, dan lain sebagainya. Nah, semakin Anda meladeni cemburu, semakin sulit untuk merasakan cinta. Jadi, di mana rasa sayangnya? 

‘Cemburu tanda sayang’ tidak selamanya terkesan romantis. Terkadang rasa cemburu justru malah berujung pada keinginan memutuskan hubungan dengan pasangan untuk menghindari rasa sakit hati.

Cemburu yang tidak sehat bisa muncul ketika perasaan tersebut benar-benar berlebihan dan mulai menimbulkan masalah di berbagai aspek kehidupan.

Rasa cemburu yang berlebih dan tidak sehat tidak dapat divalidasi dengan alasan ‘cemburu tanda sayang’. Justru rasa cemburu yang berlebih dapat menjadi suatu masalah dalam hubungan percintaan dan bisa berakar dari sesuatu yang tidak sehat.

Rasa cemburu yang tidak sehat atau berlebih biasanya dapat muncul karena ketakutan bahwa Anda tidak bisa memuaskan pasangan, rasa kurang percaya diri, keterikatan berlebih dengan pasangan, dan sebagainya.

Apakah ada cara menghilangkan cemburu?

Dasar dari cara mengatasi rasa cemburu yang dirasakan adalah komunikasi dan keterbukaan dengan pasangan. Berikut adalah langkah-langkah cara menghilangkan cemburu yang bisa dilakukan:

1. Kelola emosi cemburu yang dirasakan

Apabila rasa cemburu terlalu melingkupi Anda, cobalah untuk menenangkan pikiran dan emosi terlebih dahulu agar Anda bisa menyingkapi apa yang dialami secara jernih.

Salah satu cara mengelola rasa cemburu tersebut adalah melakukan metode mindfulness dengan tidak terus-menerus masuk ke dalam emosi, tetapi keluar dari emosi yang dirasakan dengan fokus kepada sensasi-sensasi pada tubuh.

Cara mengelola perasaan cemburu lainnya adalah dengan menulis jurnal, berdansa, melakukan hobi, dan sebagainya.

Jika rasa cemburu membuat Anda merasa tidak percaya diri, ingatkan diri Anda bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan. Fokuslah dengan kelebihan-kelebihan pada diri Anda.

Menenangkan pikiran dan emosi bantu hilangkan rasa cemburu

2. Terima dan cari tahu kemunculan rasa cemburu

Anda tidak perlu menghindari atau bahkan menolak rasa cemburu tersebut. Terima dan akui emosi yang dirasakan saat itu. Sebab, dengan menghindari perasaan bukanlah cara menghilangkan rasa cemburu yang baik.

Setelahnya, Anda bisa mulai merefleksikan mengapa rasa cemburu tersebut bisa muncul. Anda juga dapat merefleksikannya dengan mengingat pengalaman-pengalaman yang mungkin bisa menjadi pemicu rasa cemburu.

3. Analisis hubungan percintaan Anda

Selain merefleksikan rasa cemburu yang timbul dalam diri Anda, Anda juga perlu menganalisis hubungan dengan pasangan. Terkadang rasa cemburu dapat disebabkan kekhawatiran Anda terhadap hubungan yang dijalin bersama pasangan.

Telusuri apakah hubungan dengan pasangan dibentuk dengan rasa kepercayaan dan saling menghargai.

Anda juga bisa memastikan dan mengingat-ingat apakah selama ini pasangan sudah melakukan apa yang dikatakan dan apakah Anda sendiri sudah jujur dengan pasangan atau tidak.

Diskusi dengan orang terdekat dapat membantu menghilangkan cemburu

4. Berdiskusi dengan orang yang bisa dipercaya

Bila Anda memerlukan saran atau sekedar menceritakan apa yang sedang dialami, Anda bisa mendiskusikannya dengan orang terdekat yang dapat dipercaya untuk menjaga rahasia Anda.

Setelah berdiskusi dengan orang yang dipercaya, sebaiknya diskusikanlah perasaan cemburu yang dialami dengan pasangan Anda. 

5. Bahas apa yang dirasakan dengan pasangan

Keterbukaan dan kejujuran mengenai perasaan cemburu yang dialami adalah cara menghilangkan cemburu yang efektif karena bisa membuka suatu percakapan atau diskusi. 

Namun, jangan jadikan pembahasan tersebut sebagai ajang sarkasme atau saling menyalahkan, melainkan jadikan kesempatan tersebut sebagai suatu momen untuk memperbaiki atau meningkatkan hubungan dengan pasangan agar menjadi lebih baik lagi.

Jadikanlah cemburu sebagai motivasi dalam meningkatkan hubungan bersama pasangan

6. Bina hubungan percintaan yang positif

Jangan biarkan apa yang Anda bahas dan diskusikan mengenai hubungan dengan pasangan sebagai sebuah perkataan dan pemikiran saja, tetapi wujudkanlah dalam bentuk tindakan.

Jadikan rasa cemburu tersebut sebagai suatu motivasi untuk berkontribusi dalam meningkatkan hubungan bersama pasangan. Misalnya, mengajak pasangan memasak bersama, dan sebagainya.

Baca Juga

  • Macam-macam Bakat yang Perlu Diketahui, Siapa Tahu Ada Dalam Diri Anda
  • Manfaat Support System untuk Kesehatan Mental
  • Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Etika dan Moral

Kunjungi psikolog atau psikiater

Apabila perasaan cemburu terlalu sulit dikendalikan atau bahkan sampai menimbulkan masalah dalam hubungan percintaan dan aspek-aspek kehidupan lainnya, Anda disarankan untuk membicarakannya dengan psikolog atau psikiater.

Anda bisa membawa pasangan Anda untuk ikut serta ataupun pergi ke psikolog atau psikiater sendirian.

Advertisement

kesehatan mental

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved