Cegah Sembelit hingga Diabetes, Ini 5 Manfaat Buah Tin

Manfaat buah tin sangat banyak bagi kesehatan
Buah tin memliki banyak manfaat di balik bentuknya yang unik

Pernahkah Anda mencicipi buah tin? Buah yang disebut dalam kitab suci umat Islam ini bukan hanya bisa disantap dalam bentuk segar dan kering, namun juga terbukti memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.

Secara keseluruhan, buah tin sangat baik bagi Anda yang sedang diet karena mengandung rendah kalori dan tidak memiliki lemak. Sedangkan, buah tin yang sudah dikeringkan kaya akan serat sehingga bisa membuat Anda kenyang lebih lama sekaligus mencegah konstipasi.

Kandungan nutrisi di dalam buah tin

Satu buah tin berukuran besar hanya mengandung 47 kalori, jadi Anda dapat menjadikannya sebagai kudapan sehat selama menjalani program diet. Selain itu, buah ini juga merupakan salah satu buah yang paling kaya akan kalsium sehingga dapat mencegah berbagai penyakit yang berhubungan dengan tulang.

Buah tin juga mengandung antioksidan. Selain itu, buah ini juga kaya akan vitamin A, B, C, dan K, serta mineral penting yang dibutuhkan tubuh, seperti potasium, magnesium, zinc, mangan, dan zat besi. Kandungan nutrisi inilah yang menghadirkan berbagai manfaat buah tin bagi kesehatan Anda.

Manfaat buah tin untuk kesehatan

Mengonsumsi buah tin terbukti menghadirkan manfaat untuk semua kalangan, termasuk ibu hamil dan menyusui. Hanya saja, Anda sebaiknya menghindari buah tin jika memiliki alergi terhadap buah yang termasuk golongan mulberi.

Jika tidak ada alergi, Anda dapat mengonsumsi buah tin dalam bentuk segar ataupun kering. Beberapa manfaat buah tin yang dapat Anda rasakan, di antaranya adalah:

  • Mencegah diabetes

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah tin terbukti dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan zat antidiabetes lain di dalam tubuh. Selain itu, buah tin juga dapat menormalkan kadar asam lemak dalam darah, serta menstabilkan level vitamin E di dalam tubuh.

Bagi penderita diabetes, manfaat buah tin yang satu ini adalah kabar gembira. Hanya saja, jangan mengonsumsi buah tin secara berlebihan hanya karena ingin menormalkan kadar gula darah. Buah tin bukan pengganti obat diabetes sehingga penderita diabetes tetap harus mengontrol pola makan dan meminum obat yang diresepkan dokter untuk mencegah komplikasi.

  • Menyegarkan wajah

Kandungan antioksidan di dalam buah tin sangat berguna bagi kesehatan kulit. Untuk merasakan manfaat buah tin yang satu ini, Anda cukup menghancurkan buah tin segar, campur dengan yogurt tanpa rasa (plain), kemudian oleskan ke area wajah seperti Anda menggunakan masker. Setelah 10-15 menit, bilas dengan air hangat.

Buah tin juga digadang-gadang bisa mengobati jerawat, tapi klaim ini masih perlu penelitian lebih lanjut. Namun jika Anda sudah merasakan manfaat buah tin ini, lanjutkan perawatan tersebut karena tidak ada salahnya merawat wajah dengan bahan yang alami.

  • Menyehatkan rambut

Manfaat buah tin untuk rambut ternyata tidak disangka-sangka. Anda mungkin pernah melihat shampo yang mengandung ekstrak buah tin karena salah satu manfaat buah tin memang untuk menyehatkan rambut. Buah ini dipercaya dapat menguatkan akar rambut sekaligus merangsang pertumbuhan rambut baru dan mencegah rambut menjadi kering. Dapat disimpulkan, manfaat buah tin untuk rambut sangatlah penting!

Manfaat ini didapat dari kandungan buah tin. Sebab, buah tin merupakan sumber zinc. Selain itu, nutrisi lain di dalam buah tin yang dapat menjaga kesehatan rambut Anda, yaitu tembaga, selenium, magnesium, kalsium, serta vitamin B dan C.

  • Menyehatkan saluran pencernaan

Manfaat buah tin yang satu ini berhubungan dengan kandungan serat yang terdapat di dalamnya. Serat membuat Anda terhindar dari masalah pencernaan, seperti konstipasi maupun diare.

  • Menstabilkan kolesterol

Mengonsumsi makanan yang kaya serat seperti buah tin juga dapat menstabilkan kolesterol. Selain itu konsumsi cukup serat juga bisa menghindarkan Anda dari beberapa tipe kanker.

Cara mengonsumsi buah tin

Buah tin tidak berair seperti kebanyakan buah pada umumnya, namun terasa kenyal saat Anda mengunyahnya. Buah ini juga tergolong buah yang cepat rusak dan harus dimakan dalam 1-2 hari setelah Anda membelinya sehingga buah tin lebih banyak dikonsumsi dalam bentuk kering.

Meski demikian, Anda tetap dapat menikmati buah tin segar dan merasakan manfaatnya. Pilihlah buah tin yang kulitnya mulus, lalu cuci buah tersebut sesaat sebelum Anda memakannya. Buah tin juga dapat dipotong-potong, kemudian ditambahkan dalam salad atau yogurt serta dikombinasikan dengan bahan makanan lain, seperti keju atau kacang-kacangan.

Walaupun memiliki banyak manfaat, sebaiknya jangan mengonsumsi buah tin secara berlebihan karena mengandung kadar vitamin K yang cukup tinggi. Terlalu banyak vitamin K yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan pembekuan darah.

Selain itu, karena kandungan seratnya yang melimpah, buah tin tidak disarankan untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak karena justru akan menyebabkan diare.

Healthline. https://www.healthline.com/health/figs
Diakses pada 4 November 2019

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/340856-benefit-of-fresh-figs/
Diakses pada 4 November 2019

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-445/fig
Diakses pada 4 November 2019

Artikel Terkait