Segera Rawat Luka Diabetes untuk Mencegah Risiko Amputasi

Kaki merupakan anggota tubuh yang paling rawan untuk terkena luka bagi penderita diabetes
Pakailah losion atau krim untuk mencegah luka diabetes akibat kondisi kulit yang kering.

Kerusakan yang timbul akibat tingginya kadar gula dalam darah bisa membuat seseorang yang mengalami luka diabetes, harus lebih waspada. Pasalnya, kerusakan terjadi hingga bagian terkecil di tubuh, yaitu pada tingkat sel.

Anda pasti sudah sering mendengar, penderita diabetes harus menjalani amputasi, akibat luka yang dialaminya sudah sangat parah. Namun, sudahkah Anda mengetahui penyebabnya?

[[artikel-terkait]]

Penyebab luka diabetes bisa berujung amputasi

Diabetes dapat merusak tubuh hingga ke bagian terkecilnya, yaitu sel. Tingginya kadar gula darah bisa merusak fungsi sel darah putih. Padahal, sel darah putih memiliki peran yang sangat penting dalam sistem daya tahan tubuh.

Kerusakan fungsi sel darah putih ini, membuat tubuh penderita diabetes kesulitan melawan bakteri. Selain itu, kerusakan tersebut pun menghambat proses penyembuhan luka.

Jika Anda menderita diabetes, tetapi tidak mengonsumsi obat untuk menurunkan gula darah serta menjaga makanan, kondisi yang bisa menyebabkan luka diabetes di bawah ini bisa terjadi.

  • Nutrisi dan oksigen di dalam tubuh, tidak bisa memberikan energi kepada sel.
  • Sistem imun tidak bisa bekerja dengan efisien.
  • Peningkatan risiko peradangan di sel tubuh.

Ketiga faktor di atas bisa memperlambat penyembuhan luka. Ditambah lagi, karena tubuh menjadi lebih rentan terhadap bakteri, risiko terjadinya infeksi pun makin meningkat.

Gula adalah makanan kesukaan bagi bakteri. Jika kandungan gula di dalam darah tinggi, maka bakteri akan semakin mudah berkembang. Padahal, kemampuan sistem imun penderita diabetes untuk melawan bakteri sudah sangat menurun.

Berkembangnya bakteri bisa menyebabkan infeksi pada luka. Jika luka dibiarkan tanpa perawatan, infeksi yang terjadi, lama-kelamaan akan semakin menyebar dan berujung pada komplikasi. Apabila komplikasi sudah terjadi, anggota tubuh yang terluka harus diamputasi, karena sudah kehilangan pasokan darah serta mengalami kematian jaringan.

Cara mencegah luka diabetes

Meski luka diabetes bisa terjadi di bagian tubuh manapun, kaki menjadi anggota tubuh yang paling sering mengalaminya. Untuk mencegah luka diabetes timbul, ikuti beberapa langkah di bawah ini.

1. Periksa kondisi kaki setiap hari

Diabetes juga bisa merusak saraf, sehingga membuat kaki terasa kebas. Akibatnya, penderita diabetes kerap tidak menyadari adanya luka pada kaki.

Sehingga, penting bagi Anda untuk memeriksa kondisi kaki setiap hari, sebagai langkah pencegahan sebelum terjadi luka diabetes yang parah. Jika kesulitan untuk melihat kondisi kaki, gunakan bantuan cermin, atau minta bantuan orang terdekat Anda.

2. Cuci kaki dengan baik

Saat mandi, bersihkan kaki menggunakan sabun dan air hangat. Setelah itu, keringkan seluruh permukaannya, termasuk di sela-sela jari. Jika sela-sela jari dibiarkan lemba  maka bisa menjadi sumber luka.

Gunakan losion atau krim agar kulit kaki tidak menjadi kering. Kondisi kulit yang kering, bahkan hingga terlihat seperti retak, bisa mempermudah terbentuknya luka.  

3. Gunakan alas kaki yang nyaman

Pilih alas kaki yang nyaman, dan hindari penggunaan hak tinggi maupun alas kaki yang terlalu sempit, untuk menghindari luka diabetes. Lindungi kaki Anda dengan kaus kaki yang lembut dan nyaman.

4. Rutin menggunting kuku

Menggunting kuku bukanlah kegiatan yang berbahaya. Namun, akan lain ceritanya jika kegiatan ini dilakukan oleh penderita diabetes yang tidak terkontrol. Jika penderita diabetes terluka saat menggunting kuku, akan timbul risiko komplikasi.

Oleh karena itu, Anda lebih baik mengunjungi dokter untuk berkonsultasi mengenai cara menggunting kuku yang aman. Dokter atau perawat, juga mungkin bisa membantu Anda untuk mencontohkan cara memotong kuku yang aman, agar luka diabetes bisa dihindari.

Para penderita diabetes memang perlu lebih berhati-hati dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Jika luka diabetes mulai muncul, segera periksakan kondisi Anda ke dokter, sebelum bertambah parah.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320739.php
Diakses pada 21 Juni 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/diabetes/diabetes-and-wound-healing#longtermsolutions
Diakses pada 21 Juni 2019

WebMD. https://www.webmd.com/diabetes/features/diabetes-wounds-caring-sores#2
Diakses pada 21 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed