logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Makanan untuk Asam Lambung Tinggi agar Tak Menjadi GERD

open-summary

Makanan untuk asam lambung agar tak kambuh dapat berupa jahe, putih telur, sayur, oatmeal, dll. Lalu, untuk makanan yang mengandung asam dan lemak perlu dihindari.


close-summary

14 Agt 2019

| Armita Rahardini

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Makanan untuk asam lambung salah satunya oatmeal

Asam lambung naik ditandai dengan gejala seperti nyeri pada ulu hati dan rasa ingin muntah

Table of Content

  • Jenis makanan untuk penderita asam lambung yang bisa jadi pilihan
  • GERD dan makanan yang harus dihindari
  • Mengatur pola makan untuk penderita asam lambung yang naik

Penyakit asam lambung naik atau GERD terjadi saat otot sphincter pada bagian paling bawah esofagus (kerongkongan) melemah dan malah rileks saat harusnya menutup. Kondisi ini menyebabkan asam dari lambung kembali naik ke esofagus dan menimbulkan nyeri ulu hati (heartburn) dan sakit tenggorokan.

Advertisement

Bagi penderita GERD, pencegahan dapat dilakukan dengan pemilihan makanan untuk penderita asam lambung naik serta mengatur porsinya dengan saksama.

Jenis makanan untuk penderita asam lambung yang bisa jadi pilihan

no caption

Keluhan-keluhan akibat refluks asam lambung timbul akibat asam yang menyentuh esofagus, sehingga menyebabkan iritasi dan rasa sakit. Jika produksi asam lambung terlalu banyak sampai muncul refluks, Anda bisa menyertakan jenis-jenis makanan berikut untuk mengendalikan gejala naiknya asam lambung.

1. Sayur-mayur

Sayur-mayur mengandung lemak dan gula alami yang sangat rendah. Karena itu, bahan pangan ini cocok dikonsumsi untuk mengurangi produksi asam lambung.

Jenis sayuran yang bisa jadi pilihan meliputi brokoli, kembang kol, asparagus, sayur berdaun hijau, kentang, dan ketimun.

2. Jahe

Jahe mengandung zat-zat antiperadangan dan sering digunakan sebagai pengobatan alami untuk nyeri ulu hati (heartburn) serta gangguan pencernaan lainnya.

Anda bisa menambahkan parutan atau potongan-potongan jahe pada masakan. Bisa juga diminum sebagai air jahe atau teh jahe demi meredakan gejala GERD.

3. Buah-buahan yang tidak asam

Buah-buahan yang tidak mengandung asam atau jenis non-sitrus, cenderung aman dikonsumsi oleh penderita GERD. Pasalnya, kecil kemungkinan buah-buahan ini memicu munculnya gejala asam lambung naik.

Melon, pisang, apel, pir, dan semangka merupakan segelintir dari buah tanpa kandungan asam yang bisa menjadi alternatif makanan untuk penderita asam lambung naik.

no caption

4. Oatmeal

Oatmeal adalah sumber serat yang sangat baik dan mampu menyerap asam di dalam lambung, untuk mengurangi gejala refluks. Namun sebaiknya pilih oatmeal tanpa perisa tambahan agar tetap aman.

Jika kurang suka menyantap oatmeal, Anda bisa memilih sumber serat lainnya. Misalnya, roti gandum utuh (whole-grain) dan nasi merah.

5. Putih telur

Telur merupakan pilihan aman, asalkan Anda tidak mengonsumsi bagian kuningnya. Kenapa?

Bagian kuning telur memiliki kandungan lemak yang tinggi, dan dapat memicu produksi asam lambung serta gejala refluks.

6. Makanan yang mengandung lemak tak jenuh

Lemak yang mesti dihindari oleh penderita GERD adalah lemak jenuh dan lemak trans. Sebagai gantinya, Anda boleh mengonsumsi lemak sehat. Contohnya, alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, minyak wijen, dan minyak bunga matahari.

Perlu dipahami bahwa jenis-jenis makanan berikut tidak akan menyembuhkan GERD, tetapi bisa dicoba dan dipilih mana yang cocok untuk meredakan gejala GERD berdasarkan pengalaman mencoba tersebut.

Baca Juga

  • Ragam Efek Samping Lansoprazole, Obat yang Biasa Diresepkan untuk Masalah Lambung
  • Berbagai Gaya Hidup Tidak Sehat yang Bisa Mendatangkan Penyakit
  • 12 Makanan Penyebab Asam Lambung Naik dan Pantangan yang Harus Dihindari

GERD dan makanan yang harus dihindari