Cedera Pergelangan Kaki: Penyebab dan Pengobatannya

Cedera pergelangan kaki sering dianggap sebagai cedera olahraga yang paling sering terjadi
cedera ankle atau pergelangan kaki juga dapat membahayakan

Cedera ankle atau pergelangan kaki sering dianggap sebagai cedera olahraga yang paling sering terjadi. Bahkan, Anda tidak perlu menjadi seorang atlet profesional untuk berisiko mengalaminya.

Tidak hanya, itu, cedera ankle ini banyak dialami oleh anak muda dengan rentang usia 15 - 24 tahun. Sebagian besar terjadi karena kesalahan teknik saat melakukan aktivitas atletik. Setengah dari semua keseleo pergelangan kaki terjadi selama aktivitas atletik.

Tingkat keparahan dari cedera pergelangan kaki juga cukup beragam. Mulai dari yang paling sering terjadi, yaitu keseleo atau terkilir hingga patah tulang yang melibatkan ligamen dan tulang pada pergelangan kaki.

Jenis Cedera Ankle

Cedera pergelangan kaki ditentukan oleh jenis jaringan, baik itu tulang, ligamen, ataupun tendon yang mengalami kerusakan. Pergelangan kaki adalah tempat tiga tulang bertemu (tibia dan fibula kaki bawah dengan tulang talus kaki).

Tulang-tulang ini disatukan pada sendi pergelangan kaki oleh ligamen, yang merupakan pita elastis dari jaringan ikat yang menjaga tulang tetap pada tempatnya serta menjaga gerakan pergelangan kaki dapat berjalan normal. Berbeda dengan ligamen, tendon bekerja dengan mengikat otot ke tulang.

Patah menggambarkan patahan atau retakan di satu atau lebih tulang. Berbeda dengan patah, keseleo adalah istilah yang menggambarkan kerusakan ligamen ketika melakukan regangan di luar jangkauan gerak normal.

Suatu keseleo ligamen dapat beragam tergantung dari banyaknya robekan mikroskopik pada serat-serat yang membentuk ligamen. Sedangkan tertarik atau otot tegang mengacu pada kerusakan otot dan tendon akibat ditarik melebihi kemampuannya.

Otot dan tendon tertarik lebih sering terjadi pada kaki dan punggung bagian bawah. Khusus pada area pergelangan kaki, ada dua tendon yang sering tegang, yaitu tendon peroneal yang bertugas menstabilkan dan melindungi pergelangan kaki.

Tendon ini dapat meradang akibat terlalu sering digunakan atau mengalami trauma. Robekan tendon akut biasanya terjadi akibat trauma atau gerakan kuat yang mendadak.

Penyebab Cedera Ankle

Cedera pergelangan kaki terjadi ketika sendi pergelangan kaki terpelintir terlalu jauh dari posisi normalnya. Sebagian besar cedera pergelangan kaki terjadi selama kegiatan olahraga atau saat berjalan di permukaan yang tidak rata yang memaksa kaki dan pergelangan kaki berada pada posisi yang tidak wajar.

Posisi pergelangan kaki yang tidak alami saat mengenakan sepatu hak tinggi, posisi berjalan yang tidak stabil, serta sandal yang longgar juga merupakan faktor yang dapat menyebabkan cedera engkel. Selain memakai alas kaki yang tidak sesuai, cedera pergelangan kaki dapat terjadi sebagai akibat dari:

  • Tersandung atau jatuh
  • Mendarat dengan posisi canggung setelah lompatan
  • Berjalan atau berlari di permukaan yang tidak rata
  • Dampak kecelakaan seperti tabrakan mobil
  • Gerakan memutar pergelangan kaki
  • Menggerakkan pergelangan kaki melebihi kapasitasnya

Perawatan Cedera Ankle

Jika Anda mengalami cedera pergelangan kaki, Anda dapat melakukan pertolongan pertama untuk mengurangi keluhan dan rasa sakit dengan mengingat R.I.C.E: Rest, Ice, Compression, Elevate.

1. Rest (Istirahat):

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah segera hentikan beragam aktivitas yang sedang Anda lakukan, terutama kegiatan fisik yang membutuhkan gerak kaki.

2. Ice (Es):

Es digunakan untuk memperlambat atau mengurangi pembengkakan dan memberikan sensasi mati rasa yang akan meringankan rasa sakit. Kompres kaki dengan es setidaknya 48 jam setelah kecelakaan.

3. Compression (Perban):

Bungkus pergelangan kaki dengan menggunakan perban yang elastis. Cara ini penting untuk menjaga pergelangan kaki tidak bergerak dan berada dalam postur/posisi yang tepat. Akan tetapi, jangan sampai membungkus kaki terlalu kencang karena berisiko menghambat aliran darah.

4. Elevate (Posisikan ke atas):

Terakhir, angkat kaki Anda/posisikan kaki Anda ke atas atau setidaknya sampai sejajar dengan dada saat duduk. Cara ini penting mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.

Akan tetapi, jika Anda merasakan kondisi semakin memburuk atau terdengar suara patahan dari pergelangan kaki saat kejadian, sebaiknya segera pergi dokter pada unit gawat darurat untuk mendapatkan penanganan cepat dan tepat.

Cara Mencegah Cedera Ankle

Para ahli merekomendasikan langkah-langkah berikut untuk mencegah risiko cedera pergelangan kaki:

  • Hindari berolahraga ketika Anda lelah atau tidak enak badan. Hal ini penting untuk memastikan Anda memiliki fokus yang baik dalam beraktivitas.
  • Jaga otot tetap kuat dengan menjaga asupan makanan yang bergizi dan seimbang.
  • Pertahankan berat badan yang sehat. Kegemukan kerap menjadi penyebab seseorang kehilangan keseimbangan hingga mengalami cedera ankle.
  • Kenakan sepatu dengan ukuran yang tepat dan sesuai untuk aktivitas yang Anda lakukan.
  • Lakukan pemanasan dan peregangan sebelum berolahraga atau beraktivitas fisik.
  • Kenakan perlengkapan yang tepat untuk olahraga yang Anda lakukan.
  • Pilihlah permukaan datar untuk berlari.

Itulah beberapa hal penting seputar cedera engkel yang perlu Anda ketahui. Semoga informasinya bermanfaat!

WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/ankle-injuries-causes-and-treatments
Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed