Kelelahan dan badan lemas yang terjadi terus-menerus bisa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari
Bila Anda sering capek dan merasa badan lemas, segera cek ke dokter untuk mengetahui apakah ada penyakit lain yang mengganggu

Badan lemas memang terlihat seperti perkara yang sepele, tetapi kondisi ini bisa jadi salah satu indikasi dari adanya gangguan atau penyakit tertentu. Penyebab badan lemas dari yang ringan hingga penyakit serius tetap membutuhkan penanganan medis.

Badan lemas secara terus-menerus bukanlah sesuatu yang boleh diabaikan begitu saja. Selain karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, badan lemas adalah salah satu sinyal dari tubuh bahwa ada sesuatu yang salah dengan tubuh Anda.

Ketahui berbagai penyebab badan lemas

Anda perlu secara jelas mengetahui penyebab badan lemas yang dialami karena terkadang penyebab badan lemas yang dimiliki memerlukan tindakan medis lebih lanjut. Berikut adalah beberapa penyebab badan lemas yang bisa terjadi:

1. Anemia

Anemia adalah salah satu penyebab badan lemas dan penyakit darah paling umum yang diakibatkan karena kurangnya sel darah merah dalam tubuh atau karena sel darah merah dalam tubuh tidak bekerja dengan semestinya. Sel darah merah berfungsi untuk membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh jaringan tubuh. Kekurangan oksigen dalam jangka waktu yang lama akan membuat tubuh menjadi lemas.

Badan lemas bukanlah satu-satunya ciri dari anemia. Anemia bisa ditandai dengan beberapa gejala lainnya.

Penderita anemia juga bisa merasa pusing, sakit di dada, tangan atau kaki yang dingin, detak jantung yang cepat atau tidak beraturan, sesak napas, sakit kepala, bunyi berdetak di telinga, dan kulit yang pucat atau berwarna kuning.

2. Diabetes

Jangan salah, diabetes bisa menjadi penyebab badan lemas. Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan kadar glukosa yang terlalu tinggi dalam tubuh. Diabetes terbagi menjadi dua, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 1 terjadi karena sistem imun tubuh menghancurkan sel yang memproduksi insulin, sementara diabetes tipe 2 adalah saat tubuh memiliki insulin yang tidak bekerja secara efektif atau menjadi tidak sensitif. 

Keduanya dapat memicu peningkatan kadar gula darah dalam tubuh karena berkurangnya atau tidak efektifnya insulin yang berfungsi agar gula bisa diproses menjadi energi untuk sel tubuh.

Gejala diabetes meliputi peningkatan rasa haus dan lapar, pandangan yang mengabur, badan lemas atau lelah, penurunan berat badan, luka yang tidak kunjung sembuh, meningkatnya frekuensi buang air kecil.

3. Hipotiroid

Hipotiroid adalah suatu kondisi saat kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon yang cukup untuk tubuh. Hipotiroid adalah salah satu penyebab badan lemas yang memiliki ciri khas lain berupa merasa depresi dan kenaikan berat badan.

Tanda hipotiroid lainnya adalah sembelit, sensitif terhadap rasa dingin, kram otot, kelemahan dan nyeri otot, kuku dan rambut yang rapuh, pemikiran dan pergerakan yang lambat, kulit yang kering dan bersisik, menurunnya libido, serta menstruasi yang tidak teratur.

Selain itu, penderita hipotiroid juga bisa merasa kebas, sensasi menggelitik, dan rasa sakit pada tangan dan kaki. Hipotiroid bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti sistem imun tubuh yang menyerang kelenjar tiroid, dan sebagainya.

Oleh karenanya, Anda perlu secara pasti mengetahui penyebab hipotiroid yang diderita dengan melakukan pemeriksaan di dokter.

4. Sleep apnea

Sleep apnea adalah salah satu gangguan tidur yang dicirikan dengan pernapasan yang dapat sewaktu-waktu terhenti dan bisa menjadi salah satu pemicu dari mengorok

Bila seseorang mengalami sleep apnea, otak akan kekurangan oksigen sehingga penderita bisa merasa sangat lelah dan ngantuk di pagi atau siang hari. Salah satu bentuk sleep apnea yang dinamakan obstructive sleep apnea dapat menghalangi udara untuk masuk ke paru-paru.

Penghalangan tersebut menyebabkan penurunan kadar oksigen dalam darah dan mempengaruhi fungsi otak dan jantung yang bisa menjadi penyebab dari badan lemas atau kelelahan. 

5. Penyakit celiac 

Penyakit celiac merupakan penyakit yang cukup unik. Sistem imun tubuh di usus halus akan melukai dinding usus halus dan membuat usus kesulitan untuk menyerap nutrisi ketika penderita mengonsumsi protein yang terdapat pada jelai dan gandum.

Kerusakan pada dinding usus halus akibat penyakit celiac dapat menjadi penyebab badan lemas, penurunan berat badan, anemia, kembung, dan diare. Jika Anda menderita penyakit celiac, maka hindarilah konsumsi gluten.

6. Penyakit jantung

Apakah Anda sering merasa mudah lelah ketika mengerjakan aktivitas yang seharusnya tidak memakan banyak energi? Bila Anda sering merasakan hal tersebut, terdapat kemungkinan penyebab badan lemas yang dimiliki adalah karena penyakit jantung.

Selain rasa lelah yang terus-menerus, penyakit jantung bisa ditandai dengan pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki, detak jantung yang cepat atau tidak beraturan, sesak napas, dan rasa sakit yang menjalar di daerah rahang, perut, lengan, punggung, ataupun bahu.

7. Hipoglikemia

Hipoglikemia atau kadar gula darah yang terlalu rendah dapat menjadi penyebab badan lemas. Glukosa adalah makanan utama sel-sel dalam tubuh. Kekurangan komponen ini akan menyebabkan fungsi-fungsi tubuh menurun.

Umumnya, hipoglikemia bisa muncul ketika seseorang kurang asupan makan atau muncul bersamaan dengan diabetes dan biasanya merupakan indikasi dari suatu masalah kesehatan tertentu.

Kadar gula darah yang terlalu rendah bisa menyebabkan rasa cemas, mudah kesal, sensasi menggelitik di sekitar mulut, kulit yang berwarna pucat, berkeringat dingin, dan gemetar.

Bila hipoglikemia yang dialami makin parah, maka penderita bisa mengalami kejang, pingsan, penglihatan mengabur, kebingungan, dan kesulitan untuk menyelesaikan aktivitas sehari-hari.

Penyebab badan lemas tidak hanya yang disebutkan di atas. Oleh karenanya, selalu konsultasikan ke dokter bila Anda mengalami badan lemas yang berkepanjangan.

Hubungan badan lemas dan penurunan kesadaran

Badan lemas yang terus-menerus bisa menjadi indikasi dari suatu penyakit tertentu dan pada beberapa kasus, seperti penyakit anemia, hal tersebut bisa memicu penurunan kesadaran ataupun komplikasi lainnya.

Badan lemas juga sebenarnya bisa menjadi salah satu tanda dari kemunculan penurunan kesadaran atau pingsan. Oleh karenanya, apabila Anda rentan mengalami penurunan kesadaran, waspadailah tanda-tanda berikut ini:

  • Merasa lemas
  • Penglihatan mengabur
  • Mual atau muntah
  • Adanya warna kebiruan pada kulit
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Berkeringat
  • Sesak napas
  • Kulit memucat
  • Sensasi ruangan terputar atau bergoyang
  • Ketidakmampuan menahan buang air besar atau kecil
  • Sensasi kebas atau menggelitik di sekitar bibir atau ujung jari tangan
  • Suara berdenging di telinga

Bila badan lemas diiringi dengan penurunan kesadaran, segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dari badan lemas dan penurunan kesadaran yang dialami.

American Society of Hematology. https://www.hematology.org/Patients/Anemia/
Diakses pada 22 Juli 2019

Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/heart-health/5-overlooked-symptoms-that-may-signal-heart-trouble
Diakses pada 22 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/diabetes
Diakses pada 22 Juli 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hypoglycemia/symptoms-causes/syc-20373685
Diakses pada 22 Juli 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sleep-apnea/symptoms-causes/syc-20377631
Diakses pada 22 Juli 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/celiac-disease/symptoms-causes/syc-20352220
Diakses pada 22 Juli 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/underactive-thyroid-hypothyroidism/causes/
Diakses pada 22 Juli 2019

WebMD. https://www.webmd.com/balance/how-tired-is-too-tired#1
Diakses pada 22 Juli 2019

WebMD. https://www.webmd.com/brain/understanding-fainting-symptoms
Diakses pada 22 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed