logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Panduan Cara Memotong Kuku Bayi yang Benar

open-summary

Untuk mengurangi risiko luka, orangtua perlu tahu bagaimana cara memotong kuku bayi. Salah satu tips yang bisa dicoba adalah dengan memperhatikan bantalan kuku jari dan pencahayaan.


close-summary

17 Des 2019

| Atifa Adlina

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

cara memotong kuku bayi yang benar

Gunakan gunting kuku bayi khusus yang memang dibuat untuk kuku bayi yang masih lembut

Table of Content

  • Kapan kuku bayi boleh dipotong?
  • Berapa kali sebaiknya memotong kuku bayi baru lahir?
  • Cara memotong kuku bayi yang aman
  • Pesan dari SehatQ

Kuku bayi baru lahir cenderung lebih lunak dan lentur daripada orang dewasa. Namun, kuku bayi yang dibiarkan panjang tetap dapat menggores dan melukai kulitnya. 

Advertisement

Itu kenapa orangtua perlu rutin menggunting kukunya. Cara memotong kuku bayi juga tidak boleh sembarangan supaya tidak malah melukai jarinya.

Kapan kuku bayi boleh dipotong?

Mengutip Pregnancy, Birth, & Baby, kuku bayi mungkin tidak perlu dipotong dalam beberapa bulan pertama kelahirannya. Pasalnya, kuku bayi baru lahir sangat lembut dan mungkin bisa terkikis sendiri dari gesekan pakaian atau sarung tangannya.

Namun, hasil "potongan"nya bisa jadi tidak rata sehingga ia mungkin menggaruk atau menggosok badan dengan kuku yang tajam dan bergerigi. 

Jadi, tak perlu menunggu usia yang tepat untuk potong kuku bayi. Jika kukunya sudah tampak panjang atau Anda melihat ada bekas cakaran di badannya, itulah saat yang tepat untuk memotong kuku bayi.

Nah agar sesi potong kuku bebas drama, guntinglah kuku bayi saat ia mengantuk, tidur, atau saat ia sedang tenang. Selain itu, Anda juga bisa memotong kukunya setelah mandi karena teksturnya melembut. 

Baca Juga

  • Tumbuh Lanugo (Bulu-Bulu Halus) di Sekujur Tubuh Bayi, Normalkah?
  • 9 Jenis Trauma pada Bayi Baru Lahir, Mana yang Bahaya?
  • Ini Manfaat Vitamin C untuk Ibu Menyusui yang Tidak Boleh Diremehkan

Berapa kali sebaiknya memotong kuku bayi baru lahir?

Tidak ada aturan pasti mengenai berapa kali harusnya kuku bayi dipotong.

Namun, pertumbuhan kuku sebagian besar bayi tergolong cepat. Terutama kuku jari tangannya. Maka Anda mungkin perlu memotong kuku tangan bayi setiap minggu atau bahkan lebih sering.

Sebaliknya, pertumbuhan kuku kaki tidak secepat itu jadi Anda tak perlu sering-sering mengguntingnya. 

Intinya, seberapa sering Anda harus potong kuku bayi bisa disesuaikan dengan kondisi kuku si kecil. Potonglah saat Anda merasa kuku bayi sudah terlalu panjang.

Cara memotong kuku bayi yang aman

Seperti penjelasan sebelumnya, orangtua bisa menggunting kuku bayi saat ia sedang tenang, tidur, mengantuk, atau setelah waktu mandi.

Hal pertama yang perlu diperhatikan, pastikan Anda melakukannya pada ruangan yang terang, memegangnya dengan aman, atau kalau ia sudah bisa duduk, taruh di kursi tinggi.

Kalau perlu, minta tolong orang lain untuk membantu menggendong, memegang, sekaligus menenangkannya.

Berikut adalah beberapa tips atau cara memotong kuku bayi yang aman, seperti:

1. Mulai dengan alat kikir kuku

Kuku bayi di beberapa minggu pertama kehidupannya masih tergolong sangat lembut. Untuk itu, dokter merekomendasikan untuk menggunakan pengikir kuku terlebih dahulu.

Alasannya karena alat kikir kuku lebih aman dipakai memotong kuku bayi yang bergerigi atau tidak rata.

Tentunya, Anda juga perlu berhati-hati serta melakukannya dengan pelan. Hindari penggunaan alat kikir kuku dari logam, karena masih terlalu kasar untuk kulit bayi.

2. Gunakan gunting kuku bayi

Setelah beberapa minggu, kuku bayi terus tumbuh dan lebih kuat. Orangtua pun sudah bisa menggunakan alat pemotong atau gunting kuku khusus bayi.

Cara memotong kuku bayi dengan menggunakan gunting kuku bayi, sama seperti Anda memotong kuku pada umumnya. Dorong perlahan ujung jari untuk memberi ruang bagi gunting.

Anda bisa menggunakan gunting kuku berbentuk atau gunting kuku rata pada umumnya.

3. Gunakan nail trimmer elektrik

Kini, ada pula alat trimmer kuku elektrik yang menjadi cara paling mudah untuk memotong kuku bayi. Apalagi, kalau Anda masih takut menggunakan guntuing kuku konvensional.

Bagian ujungnya mempunyai bentuk bulat bergerigi, sehingga bisa mengikis kuku panjang si kecil. Bunyinya pun tidak mengganggu atau menakutkannya.

4. Alihkan perhatiannya

Sebenarnya, boleh saja memotong kuku si kecil saat ia tidak tidur atau mengantuk. Salah satu caranya adalah dengan mengalihkan perhatiannya.

Ketika waspada, mungkin bayi akan mengepalkan tangan atau mengencangkan tangannya, sehingga membuat proses gunting kuku jadi lebih sulit.

Sebagai contoh, Anda bisa sambil mendengarkan lagu, membacakan cerita, dan lain-lainnya.

5. Jangan menggigit kukunya

Menggigit atau mengelupas kuku bukan menjadi cara yang tepat untuk memotong kuku bayi. 

Walaupun ada yang menyarankannya, sebaiknya orangtua tidak melakukannya.

Hal ini justru bisa membuat kuku tertarik terlalu banyak dan menyebabkan luka.

Menggigit kuku bayi juga tidak disarankan karena dapat mentransfer kuman dari mulut ke kulit bayi yang masih sensitif.

Pesan dari SehatQ

Sehati-hati apapun Anda melakukan cara memotong kuku bayi, kemungkinan mengalami cedera tentu ada. 

Apabila tanpa sengaja menyebabkan kulitnya berdarah, tekan perlahan dengan kain lembut, kapas, atau kain kasa hingga perdarahan berhenti.

Kemudian, tak perlu memasang plester karena ada risiko bayi tersedak ketika memasukkan jarinya ke mulut dan plester terlepas.

Biasanya, luka akibat kesalahan saat gunting kuku bayi akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari atau Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat luka.

Terakhir, tetaplah percaya diri saat gunting kuku bayi. Lakukan dengan perlahan, tenang, dan yakin.

Ingin mengetahui lebih banyak mengenai cara memotong kuku bayi yang aman? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

merawat bayiperlengkapan bayibayi baru lahirbayi & menyusui

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved