Cari Momen Tepat dan Tetap Tenang, Ini 7 Tips Potong Kuku Bayi

Kuku bayi tumbuh dengan cepat sehingga Anda harus mencari cara memotong kuku bayi agar tidak cedera
Gunakan alat potong kuku bayi khusus yang memang dibuat untuk kuku bayi yang masih lembut

Bayi mungil yang baru lahir biasanya memiliki kuku yang sudah cukup panjang. Setelah dipotong pun, kuku bayi cenderung tumbuh dengan cepat. Cara potong kuku bayi yang tepat sebaiknya menggunakan gunting kuku khusus dan bersih, serta pastikan melakukannya dengan hati-hati.

Bukan tidak mungkin dalam seminggu, Anda harus memotong kuku bayi beberapa kali karena pertumbuhan kukunya yang cukup cepat. Tentu Anda tak bisa membiarkan kuku ini tumbuh terlalu panjang karena ada risiko bayi mengalami luka cakar tanpa disengaja.

Beradaptasi dengan cara potong kuku bayi

Berbeda dengan kuku orang dewasa, cara potong kuku bayi tidak sesederhana itu. Kuku mereka masih sangat lembut dan terkadang mereka masih terlalu kecil untuk bisa duduk tenang saat dipotong kukunya.

Sebenarnya, bayi baru lahir hingga usia 6 minggu masih belum bisa mengendalikan ke mana arah tangan dan kaki mereka. Ini juga yang menjadi jawaban mengapa bayi kerap memiliki luka cakar di wajah atau bagian tubuh lainnya.

Untuk itu, orangtua atau pengasuh yang sehari-hari memegang bayi Anda harus tahu betul cara potong kuku bayi yang tepat.

Cara potong kuku bayi yang tepat

Jangan tunggu kuku bayi terlalu panjang sebelum memotongnya. Di sisi lain, jangan pula memotong hingga terlalu pendek karena bisa melukai kulit di bawah kukunya.

Beberapa cara potong kuku bayi yang tepat adalah:

1. Cari momen yang tepat

Hindari memotong kuku bayi ketika mereka sedang terjaga dan banyak bergerak. Tunggu hingga bayi merasa mengantuk, lebih tenang, atau bahkan tertidur. Pada momen-momen ini, Anda bisa memotong kuku bayi dengan lebih tenang dan hati-hati.

2. Pencahayaan

Selalu potong kuku bayi saat pencahayaan benar-benar terang. Jangan memotong kuku bayi saat pencahayaan temaram karena Anda tidak dapat melihat dengan jelas atau membedakan mana kuku dan kulitnya.

3. Gunakan alat potong kuku khusus

Sebaiknya gunakan alat potong kuku bayi khusus yang memang dibuat untuk kuku bayi yang masih lembut. Selain itu, mencampur penggunaan alat potong kuku dewasa dan bayi juga bisa membuat bayi rentan terkena kuman atau bakteri orang dewasa.

Ada beberapa pilihan alat potong kuku bayi yang berbentuk gunting atau clipper. Cari yang paling nyaman untuk Anda, tak masalah trial and error sebelum menemukan yang paling cocok.

4. Tekan bantalan jari

Saat memotong kuku bayi, tekan bantalan jari menjauh dari kuku untuk mengurangi risiko cedera. Apalagi, kuku bayi masih sangat lembut dan rentan menempel pada bantalan kuku.

5. Jaga jarak dengan mata

Sebisa mungkin, potong kuku bayi jauh dari matanya. Jika bayi tidak sedang tidur, sebaiknya posisi tubuh bayi tegak sehingga potongan kuku tidak rentan mengenai matanya.

6. Jangan menarik kuku bayi

Meskipun terlihat wajar, jangan sekali-kali mencoba menarik kuku bayi. Hal ini justru bisa membuat kuku tertarik terlalu banyak dan menyebabkan luka. Menggigit kuku bayi juga tidak disarankan karena dapat menyebabkan transfer kuman ke kulit bayi yang masih sensitif.

7. Beri apresiasi

Apabila Anda memotong kuku anak yang sudah lebih besar, beri apresiasi setiap kali selesai memotong kuku. Ajak mereka berpartisipasi atau buat semacam games sehingga anak mau duduk diam ketika kukunya sedang dipotong.

Sehati-hati apapun Anda memotong kuku bayi, kemungkinan mengalami cedera tentu ada. Apabila Anda tanpa sengaja menyebabkan kulitnya berdarah, tekan perlahan dengan kapas atau kain kasa hingga perdarahan berhenti.

Kemudian, tak perlu memasang plester karena ada risiko bayi tersedak ketika memasukkan jarinya ke mulut dan plester terlepas. Biasanya, luka akibat kesalahan saat potong kuku akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari.

Terakhir, tetaplah percaya diri saat memotong kuku bayi. Lakukan dengan perlahan, tenang, dan yakin. Jika memang tidak memungkinkan karena Anda merasa tegang bahkan tangan Anda bergetar, tak masalah mendelegasikan tugas potong kuku bayi kepada orang lain. Bukan berarti Anda bukan orangtua yang baik, kok.

What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/baby-care/baby-care-101/trim-nails.aspx
Diakses 15 Desember 2019

Raising Children. https://raisingchildren.net.au/babies/health-daily-care/hygiene-keeping-clean/trimming-nails
Diakses 15 Desember 2019

Hello Motherhood. https://www.hellomotherhood.com/dirt-underneath-new-babys-fingernails-8674202.html
Diakses 15 Desember 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed