logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Cara Membuat Oralit untuk Bayi dan Aturannya

open-summary

Oralit untuk bayi bisa dibuat dengan melarutkan 6 sendok teh gula dan 1/2 sendok teh garam ke dalam 1 liter air matang. Dosis pemberian oralit untuk bayi pada 4 jam pertama dibedakan berdasarkan usianya.


close-summary

7 Jul 2020

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Oralit untuk bayi dapat diberikan dalam dosis yang berbeda

Larutan oralit untuk bayi dapat mengatasi diare pada bayi

Table of Content

  • Penanganan diare pada bayi
  • Apa itu oralit?
  • Dosis obat oralit untuk bayi
  • Cara membuat oralit sendiri
  • Catatan dari SehatQ

Oralit untuk bayi umumnya diberikan bagi bayi diare. Diare adalah penyakit bayi yang menyebabkan masalah pencernaan. 

Advertisement

Umumnya, gejala diare cukup ringan dan berlangsung singkat. Diare akut biasanya berlangsung kurang dari 1 minggu dan tidak lebih dari 14 hari.

Akan tetapi, diare yang terjadi pada bayi dan anak-anak bisa menjadi parah, bahkan berisiko menyebabkan kematian jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Bahaya sebenarnya dari diare adalah hilangnya cairan tubuh dan elektrolit sehingga dapat mengalami dehidrasi. Jika bayi dan balita masih bisa minum dan makan dengan baik, maka diare ringan tidak akan membahayakan.

Lain halnya jika diare disertai muntah dan tanpa asupan makanan dan minuman, maka risikonya semakin meningkat.

Baca Juga

  • Kulit Wajah Bayi Kasar? Ini Penyebab dan Cara Menghilangkannya
  • Sulit Dibedakan dengan Kondisi Normal, Pahami Ciri-Ciri Bayi Diare
  • Penyebab Bayi Demam dan Cara Mengobatinya

Penanganan diare pada bayi

no caption
Oralit untuk bayi ampuh selamatkan anak dari bahaya diare

Bayi yang terkena diare tidak boleh diberikan sembarang obat-obatan, kecuali dianjurkan oleh dokter. Pada saat bayi mengalami diare, maka fokus utama adalah mengenali tanda-tanda dehidrasi dan mengambil langkah rehidrasi (minum banyak cairan).

Riset yang terbit pada publikasi World Health Organization (WHO) menemukan, dehidrasi akibat diare merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak yang terjadi pada bayi dan anak-anak. 

Padahal, hal ini bisa dicegah dengan mudah dan murah dengan memberikan cairan berupa oralit. Artinya, oralit bisa dipakai sebagai obat mencret untuk bayi.

Penanganan diare pada bayi yang masih mengonsumsi ASI eksklusif saja dapat dilakukan dengan pemberian ASI lebih sering daripada biasanya. Tentunya, ibu menyusui juga harus menjaga asupan makanan yang berisiko menyebabkan diare.

Jika bayi juga mengalami muntah, kesulitan mengonsumsi makanan dan cairan dengan baik serta memperlihatkan tanda-tanda dehidrasi, maka bayi dapat diberikan oralit untuk mencegah tanda-tanda dehidrasi.

Apa itu oralit?

no caption
Oralit untuk bayi berguna untuk kembalikan cairan saat diare

Oralit atau Larutan Gula Garam (LGG) merupakan larutan yang berfungsi sebagai pengganti cairan dan elektrolit yang hilang karena diare atau muntah. Artinya, oralit berguna untuk mengatasi dehidrasi. Oralit mengandung natrium, kalium, gula, dan kandungan elektrolit lainnya yang penting bagi tubuh.

Jika digunakan dengan tepat, oralit dapat menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang dengan cepat. Perlu diperhatikan bahwa dosis oralit bayi berbeda sesuai dengan usia setiap anak.

Oralit dapat diminum dengan ditambahkan air putih sesuai anjuran yang terdapat pada kemasan. Ingat, jangan sampai takaran airnya kurang karena dapat mengakibatkan kondisi diare semakin parah.

Campurkan oralit untuk bayi hanya dengan air. Jangan mencampurkannya dengan sup, jus, susu, atau minuman ringan. Tidak perlu juga menambahkan gula pada minuman oralit.

Dosis obat oralit untuk bayi

no caption
Beri oralit untuk bayi sebanyak 30-250 ml

Dosis oralit untuk bayi pada 4 jam pertama adalah:

  • 30 hingga 90 ml setiap jam bagi bayi di bawah 6 bulan.
  • 90 hingga 125 ml setiap jam untuk bayi berusia 6 bulan hingga 2 tahun.
  • Minimal 125-250 ml setiap jam untuk anak berusia di atas 2 tahun.

Jika bayi kesulitan meminum oralit atau bahkan dimuntahkan, berikan 1 sendok makan oralit setiap 5 menit. Lanjutkan hingga muntah berkurang dan anak mampu meminum oralit sesuai dosis yang dianjurkan.

Untuk 4 jam hingga 24 jam selanjutnya, tetap berikan oralit hingga diare berkurang dan kondisi membaik. Selalu usahakan agar bayi tetap makan dan minum seperti biasa. Jika bayi terus mengalami muntah hingga lebih dari 4-6 jam, segera bawa ke rumah sakit.

Cara membuat oralit sendiri

no caption
Campur air, garam, dan gula untuk membuat oralit untuk bayi

Selain membeli oralit sachet di apotek atau toko obat, pada kondisi darurat Anda juga dapat membuat sendiri oralit untuk bayi. Cara membuatnya adalah dengan melarutkan 6 sendok teh gula dan 1/2 sendok teh garam ke dalam 1 liter air matang.

Takaran lainnya pada pembuatan oralit untuk bayi adalah campur 2 sendok teh gula pasir yang dengan setengah sendok teh garam, lalu dilarutkan ke dalam 1 gelas air matang.

Pastikan bahwa takaran oralit untuk bayi telah sesuai yang dianjurkan. Terlalu banyak gula dapat memperburuk kondisi diare bayi, sementara terlalu banyak garam juga bisa berbahaya bagi bayi.

Namun demikian, tidak ada risiko bahaya jika oralit terlalu encer karena air yang digunakan lebih banyak (dari 1 liter).

Oralit harus habis dikonsumsi dalam waktu 12 jam jika disimpan pada suhu kamar atau 24 jam jika disimpan dalam lemari es.

Oralit buatan sendiri ini hanya ditujukan untuk kondisi darurat. Di luar itu, Anda dianjurkan untuk membeli larutan oralit khusus yang dijual di apotek atau melalui resep dokter.

Catatan dari SehatQ

Oralit untuk bayi berguna untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang akibat diare dan muntah. Oralit biasanya dijual dalam bentuk sachet. Meski demikian, Anda bisa membuatnya sendiri dengan menggunakan gula, garam, dan air sebagai obat mencret untuk bayi.

Diare biasanya berhenti dalam tiga atau empat hari. Jika tidak berhenti atau disertai dengan tanda-tanda dehidrasi, diare tidak membaik lebih dari 24 jam, demam tinggi, feses berwarna hitam dan lengket, serta feses berdarah, segera konsultasikan dengan dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ dan bawa bayi ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

bayi dehidrasidiare pada bayianak muntah

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved