Cara Sehat Diet untuk Anak Sekolah yang Kelebihan Berat Badan

(0)
20 Aug 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Diet untuk anak yang kelebihan berat badan dapat dilakukan dengan jaga makan dan olahragaDiet untuk anak usia sekolah perlu dilakukan untuk mencegah komplikasi jangka panjang
Selama anak masih dalam masa pertumbuhan, memenuhi kebutuhan gizinya adalah hal yang wajib dilakukan orangtua. Namun bagaimana jika si Kecil sudah kelebihan berat badan?Tentu, orangtua perlu mulai memikirkan cara membantu anak mencapai berat badan yang sehat, demi kesehatannya kelak. Lantas, bagaimana langkah yang tepat? Berikut initipsnya untuk Anda

Tips diet untuk anak usia sekolah yang aman

Untuk bisa memangkas bobot berlebih, anak perlu menjalani diet. Namun, orangtua perlu ingat bahwa diet untuk anak sekolah berbeda dari diet orang dewasa. Anak tidak boleh dipaksa untuk tidak makan atau kelaparan.Sebab biar bagaimanapun juga, di usia ini anak masih memerlukan asupan gizi yang cukup agar pertumbuhannya bisa berlangsung optimal. Berikut ini tips diet untuk anak sekolah yang aman.
Obesitas pada anak bisa dibuktikan dengan konsultasi dokter
Sebelum memulai diet, status gizi anak harus diketahui

1. Pastikan dulu anak memang mengalami kelebihan berat badan

Untuk orang dewasa, kondisi kekurangan maupun kelebihan berat badan bisa ditentukan lewat indeks massa tubuh (IMT). Namun pada anak, pengukuran IMT akan memberikan hasil yang kurang akurat karena mereka masih dalam masa pertumbuhan.Sehingga, orangtua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi berat badan anak. Ingat, anak yang terlihat gemuk belum tentu obesitas. Sementara itu anak yang terlihat biasa, malah mungkin mengalami kelebihan berat badanDengan mengetahui lebih jelas profil tubuh anak, maka dokter bisa membantu menyusun rencana penurunan berat badan yang baik, seperti besarnya berat yang perlu dikurangi serta jenis makanan pantangan maupun yang direkomendasikan.

2. Mulai secara perlahan

Tujuan mengajak anak menjalani diet bukan hanya demi menurunkan berat badan. Lebih dari itu, kesempatan ini adalah saat yang tepat untuk membangun kebiasaan baru yang lebih sehat. Dengan begitu selain berat badan turun, anak juga bisa lebih sehat hingga di masa mendatang.Mengubah kebiasaan tidak bisa dilakukan begitu saja. Mulailah secara perlahan, agar Si Kecil tidak merasa terlalu berat menjalaninya. Contoh langkah kecil yang bisa Anda coba antara lain:
  • Mengganti susu yang diminum anak menjadi versi low-fat
  • Memasak menu yang lebih sehat di rumah
  • Membatasi kunjungan ke gerai makanan cepat saji
  • Mengurangi jumlah camilan atau makanan kemasan di rumah, perbanyak buah dan sediakan di meja makan, agar anak tertarik mencobanya.
  • Ajak anak belanja ke supermarket untuk memilih sayur dan buah kesukaannya
  • Tambahkan sayur-mayur ke memu makanan favorit anak. Misalnya saat memasak spageti, Anda bisa tambahkan lebih banyak wortel pada saus dagingnya.

3. Konsumsi makanan sehat

Seperti halnya orang dewasa, anak juga disarankan untuk mengonsumsi setidaknya lima porsi sayur ataupun buah setiap harinya. Sebab kedua makanan tersebut merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang sangat baik untuk pertumbuhannya.Sayur dan buah yang disajikan untuk anak pun sebaiknya tidak seluruhnya diolah menjadi jus. Sebab saat dihancurkan, buah dan sayur tersebut akan mengeluarkan gula. Beberapa nutrisinya pun bisa saja hilang dalam proses penghancuran tersebut. Sehingga, yang paling baik adalah menyajikannya dalam bentuk potongan-potongan kecil sebagai campuran makanan.Selain itu, orangtua juga sebaiknya tidak banyak memasukkan karbohidrat sederhana seperti nasi putih, kentang, atau roti ke dalam menu diet untuk anak sekolah.Sebab makanan-makanan tersebut akan berubah menjadi gula saat masuk ke dalam tubuh. Saat diet, sebaiknya perbanyak protein yang didapat dari telur, sayur, tahu, tempe, atau daging hewan yang hanya mengandung sedikit lemak.
Mengatur porsi makan anak bisa bantu anak turunkan berat badan
Mengurangi porsi makan bisa bantu diet anak

4. Perhatikan porsi makan anak

Saat diet, Anda juga perlu memperhatikan porsi makan anak. Porsi ideal untuk anak berbeda dari orang dewasa.
Sehingga, sebaiknya Anda menyiapkan makanan anak di piring yang lebih kecil. Penggunaan piring yang lebih besar bisa membuat anak tergoda untuk menghabiskan keseluruhan porsi dewasa.

5. Ajak anak untuk rutin berolahraga

Anak yang kelebihan berat badan tidak perlu berolahraga lebih banyak dari anak dengan berat badan ideal. Sebab, dengan adanya kelebihan bobot tersebut ia secara otomatis akan membakar lebih banyak kalori saat melakukan aktivitas fisik.Semua anak, baik yang obesitas maupun tidak, harus melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, bermain, atau berjalan selama total 60 menit setiap harinya.Waktu ini pun tidak harus dicapai dalam sekali jalan dan bisa dipecah menjadi beberapa sesi dalam sehari.
Bermain petak umpet, bola, basket, atau bersepeda bisa jadi pilihan aktivitas menyenangkan agar anak lebih aktif bergerak.

6. Jadilah contoh yang baik untuk anak

Anak belajar dengan mencontoh orangtuanya. Jadi, kalau mau anak lebih sehat, Anda juga harus menjadi contoh yang baik dan ikut menjalani pola hidup yang sehat. Dengan begitu anak jadi lebih termotivasi untuk berubah.
Saat diet, anak sebaiknya dibatasi dari gadget
Membatasi penggunaan gadget bisa mendukung program diet anak sekolah

7. Batasi penggunaan gadget pada anak

Terlalu lama menonton televisi atau bermain handphone membuat anak menjadi tidak banyak bergerak. Bagi anak yang obesitas, hal ini tentu harus dikurangi. Idealnya, anak hanya boleh menonton televisi selama 2 jam dalam sehari.Pembatasan penggunaan gadget juga perlu dilakukan saat malam hari, sebelum tidur. Sebab alat elektronik di kamar, bisa mengganggu siklus tidur anak.Padahal untuk bisa menurunkan berat badan, tidur yang cukup adalah kunci yang tidak boleh terlewat.

8. Jangan gunakan suplemen atau obat diet

Suplemen atau obat diet bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya. Jangan pernah memberikan anak suplemen atau obat diet kecuali memang diresepkan oleh dokter.Penggunaan obat diet untuk mendapatkan hasil instan akan berpengaruh buruk tidak hanya pada tubuh anak, tapi juga terhadap persepsinya akan berat badan dan makanan.Anak perlu belajar soal kebiasaan makan sehat dan bukan mencapai berat badan ideal dengan cara instan yang berbahaya.Saat sudah bisa memahami pentingnya pola hidup sehat, maka kelak anak akan bisa menjaga kesehatannya secara lebih baik.

9. Ajak anggota keluarga yang lain mengikuti pola makan sehat

Mengubah pola makan bukanlah hal yang mudah dilakukan, apalagi untuk anak-anak. Jadi agar prosesnya lebih mudah, ajak seluruh anggota keluarga, termasuk Anda untuk melakukan hal yang sama, yaitu mengubah pola hidup menjadi lebih sehat.

10. Ajak anak diskusi soal kesehatan

Tips diet untuk anak sekolah yang terakhir adalah bantu anak mengerti tentang pentingnya melakukan hal-hal tersebut.Beritahu dengan cara yang baik dan lembut tentang pentingnya kesehatan, tanpa mengeluarkan kata-kata yang membuatnya menjadi rendah diri.Ingat, percakapan ini penting dilakukan dengan cara yang baik. Sebab jika sampai salah bicara, kepercayaan diri anak bisa turun dan berpengaruh pada mentalnya.

Pentingnya diet untuk anak sekolah yang mengalami kelebihan berat badan

Anggapan bahwa anak yang lucu adalah yang gemuk sudah begitu mengakar di masyarakat. Sehingga saat anak mengalami kelebihan berat badan, banyak orangtua yang membiarkannya.Padahal, kondisi obesitas yang terjadi sejak masa anak-anak bisa berdampak pada kesehatannya saat ini, maupun di masa datang.Berikut ini dampak kelebihan berat badan pada anak dalam jangka pendek.Sementara dalam jangka panjang, anak yang kelebihan berat badan akan lebih rentan terkena beberapa jenis kanker.
Penyakit yang muncul sebagai bahaya obesitas jangka pendek pun masih tetap akan mengincar anak hingga ia dewasa.
Mencapai berat badan yang sehat bukanlah soal kurus atau gemuk. Seorang anak tidak serta merta bisa dikatakan sehat apabila tubuhnya terlihat berisi, begitu juga sebaliknya.Anak yang kurus atau terlihat ideal belum tentu fisiknya benar-benar sehat. Orangtua perlu rutin berdiskusi dengan dokter anak untuk memastikan kondisi kesehatan Si Kecil.Apabila Anda tidak yakin dengan status gizi anak, berkonsultasilah dengan dokter. Dengan demikian, Anda bisa memperoleh rekomendasi diet hingga menu makanan sehat agar Si Kecil bisa mencapai berat badan idealnya.
tips dietkesehatan anaknutrisi anakgizi anakanak sekolah
NHS. https://www.nhs.uk/live-well/healthy-weight/overweight-children-advice-for-parents/
Diakses pada 6 Agustus 2020
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/raising-fit-kids/weight/features/safe-weight-loss#1
Diakses pada 6 Agustus 2020
Parents. https://www.parents.com/kids/teens/weight-loss/help-kids-lose-weight/
Diakses pada 6 Agustus 2020
NIH. https://www.niddk.nih.gov/health-information/weight-management/helping-your-child-who-is-overweight
Diakses pada 6 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait