Cara Pakai Pelembap yang Tepat agar Kulit Sehat dan Lembap


Cara pakai pelembap yang benar sebaiknya sesegera mungkin setelah mencuci muka. Letakkan pada permukaan pipi seraya meratakannya dari sisi terluar wajah menuju bagian tengah dengan gerakan memutar ke atas.

(0)
Cara pakai pelembap yang benar adalah sesegera mungkin setelah mencuci mukaRatakan pelembap seraya memijat kulit secara lembut dengan gerakan melingkar
Cara pakai pelembap yang baik dan benar merupakan hal yang sangat penting dalam rutinitas perawatan kulit sehari-hari. Dengan ini, manfaat pelembap bisa bekerja maksimal sehingga kulit tampak sehat. Pelembap adalah produk perawatan kulit atau skincare berbentuk krim, gel, atau lotion yang berfungsi untuk melembapkan dan menghidrasi kulit dengan baik. Di samping itu, fungsi pelembap juga mampu meningkatkan kadar air pada kulit serta membantu pengelupasan kulit secara teratur agar kulit terasa halus. Sebagai salah satu rutinitas perawatan kecantikan sehari-hari, sudah tepatkah cara memakai pelembap yang Anda lakukan selama ini? Cek di bawah ini.

Bagaimana cara pakai pelembap yang benar?

Memang, ada berbagai produk pelembap yang dirancang khusus untuk setiap jenis kulit wajah. Kendati demikian, cara memakai pelembap untuk setiap jenis kulit sebenarnya sama saja. Berikut adalah cara pakai pelembap yang benar agar kesehatan kulit terjaga dengan baik. 

1. Bersihkan wajah terlebih dahulu

Cara pakai pelembap harus didahulukan dengan membersihkan wajah
Cuci muka dahulu sebelum menggunakan pelembap
Cara pakai pelembap agar hasilnya maksimal adalah dengan membersihkan wajah terlebih dahulu. Jika menggunakan make up, sebaiknya bersihkan dulu sisa-sisa make up di wajah memakai make up removerKemudian, lanjutkan tahapan mencuci wajah dengan sabun cuci muka untuk mengangkat sisa make up, kotoran, dan minyak. Pastikan wajah Anda sudah benar-benar dalam kondisi bersih. Lalu, keringkan wajah menggunakan handuk bersih dengan cara menepuk-nepuknya perlahan. Baca Juga: Cara Mencuci Wajah agar Kulit Bersih Sempurna

2. Gunakan toner, essence, dan serum wajah

Setelah membersihkan wajah, cara pakai pelembap berikutnya adalah dengan menggunakan toner, essence, dan serum wajah. Jika Anda melakukan rutinitas perawatan kulit berlapis, penggunaan ketiga produk tersebut mungkin tidak boleh dilewatkan. Gunakan toner, essence, dan serum wajah ketika kulit masih dalam kondisi lembap selepas cuci muka. 

3. Oleskan pelembap

Cara pakai pelembap yang benar adalah sesegera mungkin sesaat setelah mencuci muka. Dengan ini, pelembap bisa mengunci kadar air pada kulit sehingga kandungannya mampu menyerap ke dalam kulit lebih baik. Anda bisa langsung segera mengoleskan pelembap 2-3 menit setelah membersihkan wajah. Akan tetapi, jika Anda memiliki rutinitas penggunaan produk perawatan kulit lain, seperti toner, essence, dan serum wajah, sebaiknya lakukan terlebih dahulu sebelum memakai pelembap.

4. Ratakan pelembap 

Cara pakai pelembap sebaiknya sambil memijat kulit perlahan
Letakkan pelembap pada permukaan pipi kemudian ratakan
Cara pakai pelembap tidak boleh sembarangan dalam mengoleskannya. Ambil pelembap dengan ukuran sedikit lebih besar dari ukuran kacang polong menggunakan telapak tangan yang sudah bersih. Lalu, letakkan pada permukaan pipi seraya meratakannya dari sisi terluar wajah menuju bagian tengah dengan gerakan memutar ke atas. Ratakan pelembap seraya memijat kulit secara lembut dengan gerakan melingkar ke garis rahang menuju dahi dan berakhir di area hidung. Jika Anda menggunakan pelembap dengan arah yang terbalik, dari area hidung menuju telinga, maka residu pelembap bisa tertinggal dan menumpuk di area jalur garis rambut dekat telinga. Cara memakai pelembap tersebut justru menyebabkan pori-pori tersumbat sehingga rentan menimbulkan jerawat dan komedo

5. Jangan lupakan area leher

Cara pakai pelembap juga perlu menyentuh area leher hingga area dada yang terbuka. Langkah ini bertujuan untuk melindungi kulit area tersebut dari paparan sinar matahari. Namun, pastikan jumlah pelembap yang digunakan lebih banyak dioleskan pada area kulit tersebut. 

6. Diamkan pelembap

Cara pakai pelembap berikutnya adalah mendiamkannya beberapa saat
Diamkan kulit beberapa saat setelah memakai pelembap
Setelah cara pakai pelembap dilakukan, Anda bisa mendiamkan kulit selama beberapa menit. Jangan terburu-buru menggunakan produk perawatan kulit dan kosmetik lainnya. Sebaiknya, biarkan kulit menyerap kandungan yang terdapat pada pelembap dengan baik. Usai kurang lebih 5 menit, Anda bisa mempersiapkan kulit untuk menggunakan tabir surya dan produk make up

7. Pakai sunscreen atau tabir surya

Cara pakai pelembap semakin maksimal bila Anda menggunakan tabir surya atau sunscreen. Terutama bila melakukan skincare pagi hari. Sunscreen atau tabir surya berfungsi untuk membantu melindungi wajah dari penuaan akibat paparan sinar matahari. Anda disarankan untuk menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30.Oleskan sunscreen ke seluruh permukaan wajah seraya memijatnya dengan gerakan memutar searah jarum jam secara perlahan. Pastikan untuk mengoleskan sunscreen 15-30 menit sebelum pergi ke luar rumah agar kandungannya dapat meresap dengan baik.

Kapan sebaiknya memakai pelembap?

Cara memakai pelembap yang benar bisa dilakukan pada pagi dan malam hari setelah mencuci wajah. Pelembap bisa dipakai setelah menggunakan toner, essence, dan serum wajah. Bagi Anda yang rutin menggunakan obat jerawat, pemakaian pelembap sangat penting untuk mencegah kulit kering. Pada cuaca yang dingin, penggunaan pelembap berfungsi melembapkan kulit yang kering.Sedangkan, pada cuaca yang panas, Anda bisa memakai pelembap yang kandungannya cenderung lebih ringan. 

Bagaimana cara memilih pelembap sesuai jenis kulit? 

Cara menggunakan pelembap yang tepat bisa membantu menjaga kesehatan dan kecantikan kulit Anda. Namun, kalau penggunaan pelembap tidak sesuai dengan jenis kulit wajah, maka dapat mengurangi keefektifannya dan berpotensi menimbulkan masalah kulit baru. Oleh karena itu, perhatikan cara memilih pelembap sesuai jenis kulit berikut ini. 

1. Kulit berminyak dan berjerawat

Pelembap untuk kulit berminyak dan berjerawat sebaiknya harus berlabel noncomedogenic atau tidak rentan menyumbat pori-pori. Dengan demikian, masalah jerawat yang kerap Anda alami bisa terhindarkan. Selain itu, pilih kandungan pelembap berupa alpha hydroxy acid atau AHA dan antipenuaan. 

2. Kulit kering

Pelembap untuk kulit kering sebaiknya bertekstur krim yang lebih tebal yang bertujuan untuk menghidrasi kulit. Untuk kandungannya, pilihlah pelembap yang mengandung hyaluronic acid dan dimethicone untuk menjaga hidrasi kulit. Gliserin, propylene glycol, protein, dan urea untuk menarik kadar air di udara pada kulit.Serta, lanolin, minyak mineral, dan petrolatum yang mampu mengunci kelembapan kulit. 

3. Kulit sensitif

Bagi pemilik kulit sensitif, gunakan pelembap yang berlabel hypoallergenic atau tidak rentan menimbulkan reaksi alergi. Anda juga perlu mencari pelembap yang bebas zat pewangi. Seorang dermatologist di California, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa penggunaan pelembap yang jumlah kandungannya kurang dari 10 jenis juga bisa menjadi pilihan. Pasalnya, semakin sedikit jumlah kandungannya, maka semakin kecil pula kemungkinannya untuk menyebabkan reaksi alergi pada kulit. 4. Kulit normalPemilik kulit normal bisa mengunakan pelembap yang kandungannya ringan dan mengandung mineral. 

Apa saja kandungan yang harus ada dalam pelembap? 

Adapun beberapa jenis kandungan yang harus ada dalam pelembap adalah sebagai berikut. 

1. SPF

Apa pun jenis kulitnya, tak ada salahnya untuk memilih pelembap yang mengandung SPF minimal 30. Hal ini bertujuan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Jika sudah menggunakan pelembap yang mengandung SPF, Anda bisa melewati penggunaan tabir surya. Sebaliknya, bila Anda tak dapat menemukan pelembap yang mengandung SPF, tetap gunakan sunscreen sebagai perawatan perlindungan kulit Anda. 

2. Antioksidan

Anda bisa menggunakan pelembap yang mengandung antioksidan alami yang berasal dari teh hijau, kamomil, delima, atau ekstrak akar licoriceBerbagai bahan alami tersebut dapat membantu menjaga kesehatan kulit agar tetap segar. Di samping itu, manfaat antioksidan untuk kulit juga mampu melawan radikal bebas penyebab penuaan. 

3. Hindari penggunaan pelembap tubuh untuk wajah

Produk perawatan kulit untuk tubuh belum tentu baik di wajah. Maka dari itu, hindari penggunaan pelembap tubuh untuk dioleskan ke wajah. Sebab, beberapa kandungan pelembap tubuh, seperti lanolin, minyak mineral, atau shea butter, rentan menyebabkan pori-pori tersumbat sehingga berakibat jerawat. Perlu diketahui pula kalau kulit wajah biasanya cenderung lebih tipis dan elastis dibandingkan kulit tubuh, termasuk kulit tangan dan kaki. 

4. Hindari zat pewarna dan wewangian

Para ahli kesehatan kulit menyarankan agar menghindari penggunaan pelembap yang mengandung zat pewarna dan wewangian. Selain itu, penting pula untuk menghindari kandungan zat yang keras di kulit, seperti mengandung antibakteri, karena mampu menghilangkan kadar minyak alami di kulit. 

Catatan dari SehatQ

Pelembap berfungsi melembapkan, menghidrasi, dan melindungi kulit Anda. Tak ayal bila penggunaannya sebagai rutinitas perawatan kecantikan sehari-hari tidak boleh dilewatkan. Pastikan Anda mengetahui cara pakai pelembap yang benar agar manfaatnya bisa didapat secara maksimal. Jika Anda mengalami gejala tidak biasa pada kulit sesaat setelah menerapkan cara memakai pelembap yang baik dan benar di atas, sebaiknya hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter spesialis kulit guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.Anda pun dapat berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui lebih lanjut seputar cara menggunakan pelembap beserta cara memilihnya yang benar. Pastikan Anda sudah mengunduhnya melalui App Store dan Google Play.Temukan juga rekomendasi pelembap terbaik untuk kulit Anda di sini.
perawatan kulitperawatan wajahkesehatan kulitkulit dan kecantikan
Web MD. https://www.webmd.com/beauty/features/moisturizers#3
Diakses pada 6 Januari 2021
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/news/is-your-moisturizer-working/
Diakses pada 6 Januari 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/understanding-moisturizer-ingredients-1069549
Diakses pada 6 Januari 2021
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK545171/
Diakses pada 6 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/order-of-skin-care#takeaway
Diakses pada 6 Januari 2021
The Healthy. https://www.thehealthy.com/beauty/face-body-care/how-to-use-moisturizer/
Diakses pada 6 Januari 2021
Womenshealthmag. https://www.womenshealthmag.com/beauty/a19981977/how-to-apply-moisturizer/
Diakses pada 6 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait