Sisi Berwarna Hijau atau Putih, Bagaimana Cara Pakai Masker yang Benar Saat Flu?

Panduan cara pakai masker yang benar yang dianjurkan
Masker memiliki sisi berwarna biru atau hijau dan sisi berwarna putih yang berfungsi untuk membedakan cara penggunaannya

Saat seseorang sedang sakit, seperti flu, pilek, atau batuk, umumnya mereka akan menggunakan masker. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit dari penderita ke orang sehat di sekitarnya. 

Masker yang biasa digunakan banyak orang untuk mencegah penyebaran penyakit memiliki dua sisi berbeda, yakni sisi berwarna biru atau hijau dan sisi berwarna putih. Namun sudah tahukah Anda bagaimana cara pakai masker yang benar? 

Kapan sebaiknya harus menggunakan masker hidung?

Masker hidung adalah benda yang digunakan untuk mencegah penyebaran penyakit. Masker ini dilengkapi dengan tali atau karet, berbentuk longgar, serta melindungi area hidung dan mulut. 

Sebenarnya, penggunaan masker hidung hanya disarankan saat Anda sedang flu, batuk, atau terjangkit jenis penyakit lainnya. Masker ini mampu mencegah Anda menyebarkan tetesan air liur atau ingus ke udara yang mungkin saja mengandung kuman. 

Masker hidung juga dapat melindungi dari percikan cairan tubuh orang lain ketika batuk dan bersin sehingga Anda tidak turut tertular penyakit. 

Selain itu, masker juga harus digunakan pada:

  • Orang-orang yang sedang sakit infeksi pernapasan. Misalnya, flu, pneumonia, bronkitis, tuberkulosis (TBC), dan lain-lain. 
  • Orang yang merawat pasien dengan infeksi pernapasan.
  • Orang yang mengunjungi rumah sakit atau klinik, termasuk dokter, perawat, dan ahli medis yang bekerja di sana. 
  • Pekerja yang menangani makanan.
  • Petugas transportasi umum. 

Selain masker hidung, jenis masker ini biasa dikenal dengan masker operasi, masker prosedur, atau masker medis. 

Cara memilih masker medis yang tepat

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih masker medis yang tepat, yakni:

  • Pilihlah jenis masker atau masker bedah yang berfungsi melindungi dari mikroorganisme, cairan tubuh, dan partikel berukuran besar di udara. 
  • Menutup area hidung dan mulut.
  • Terbuat dari material lembut dan nyaman digunakan.
  • Umumnya dikemas dalam sebuah kotak yang berisi masker sekali pakai. 

Mitos mengenai cara pakai masker bisa dibolak-balik

Banyak orang Indonesia yang menggunakan masker dengan cara dibolak-balik. Saat sedang flu, bagian masker yang berwarna putih bisa digunakan di dalam. Hal tersebut diyakini dapat menyaring mikroorganisme agar tidak menyebar keluar dan menulari orang lain. 

Sedangkan, jika tidak sedang flu, bagian berwarna putih bisa digunakan di luar dengan anggapan untuk menyaring mikroorganisme dari lingkungan luar agar tidak masuk ke dalam. Lantas, benarkah demikian?

Jawabannya adalah mitos. Dalam kondisi sedang sakit atau sehat, cara pakai masker yang benar adalah sisi berwarna biru atau hijau harus digunakan di luar dan sisi berwarna putih berada di dalam.

Sisi masker berwarna putih bersifat sebagai penyaring. Ketika Anda sedang pilek, flu, atau batuk, sisi berwarna putih berfungsi mencegah penyebaran virus atau bakteri penyebab penyakit. Namun saat Anda tidak sedang sakit, sisi berwarna putih akan melindungi diri Anda dari paparan mikroorganisme yang berasal dari luar.

Selain itu, sisi berwarna putih terbuat dari material-material yang dapat menyerap. Ini bertujuan untuk mengatasi rasa tidak nyaman dan lembap saat bernapas menggunakan masker.

Sebaliknya, sisi masker berwarna hijau tidak terbuat dari material yang dapat menyerap, sehingga jika Anda menggunakannya di dalam maka dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat bernapas.

Ketahui cara pakai masker yang benar

Meski kelihatannya mudah, cara pakai masker tidak boleh sembarangan. Berikut adalah panduan cara pakai masker yang benar yang direkomendasikan:

  1. Pastikan ukuran masker hidung cocok dengan wajah Anda, tidak kebesaran ataupun kekecilan.
  2. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer terlebih dahulu sebelum menggunakan masker. 
  3. Selanjutnya, cara pakai masker yang tepat adalah menggunakan masker dengan sisi luar masker berwarna hijau atau biru, sedangkan bagian dalam masker yang menempel langsung dengan area mulut dan hidung berwarna putih. Kemudian, pastikan sisi atas masker yang ditandai dengan adanya garis kawat hidung. 
  4. Untuk jenis masker karet, Anda hanya perlu mengaitkan tali karet di belakang kedua telinga. 
  5. Sedangkan, bagi yang menggunakan masker tali, posisikan garis kawat di atas hidung, lalu ikat kedua sisi tali pada bagian atas kepala. Jika masker sudah menggantung, tarik masker ke bawah untuk bisa menutup mulut hingga dagu. Selanjutnya, ikat tali bagian bawahnya di tengkuk atau belakang leher Anda. 
  6. Setelah masker sudah terpasang aman di wajah, cubit atau cocokkan bagian kawatnya untuk mengikuti lekuk hidung Anda agar masker lebih tertutup rapat. 
  7. Apabila masker sudah terpasang dengan benar, hindari menyentuh masker. Jika ingin menyentuh masker, pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu. 

Masker medis harus dibuang setelah digunakan. Sebaiknya, masker tidak digunakan lebih dari satu hari. Ganti masker hidung apabila sudah kotor atau rusak. 

Bagaimana cara melepas masker hidung yang tepat?

Jika masker sudah kotor, rusak, dan harus dibuang, lakukan cara melepas masker yang tepat berikut ini:

  • Sebelum melepas masker, cuci tangan Anda terlebih dahulu menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer.
  • Ketika melepas masker, hindari menyentuh bagian depan masker. Mengapa? Pasalnya bagian tersebut penuh dengan kuman yang menempel dari luar. Jadi, sebaiknya hanya sentuh bagian tali atau karet pengaitnya. 
  • Untuk melepas masker karet, pegang kedua karet yang menempel di kedua telinga. Lepaskan masker dari telinga.
  • Sementara, untuk melepas masker tali, buka tali bagian bawah, lalu lepaskan tali bagian atas.
  • Buang masker ke tempat sampah. Lalu, kembali cuci tangan atau gunakan hand sanitizer guna membersihkannya dari kuman yang menempel.

Catatan dari SehatQ

Pastikan untuk selalu melindungi diri Anda dari paparan zat berbahaya serta virus dan bakteri di udara menggunakan masker atau alat pelindung diri yang tepat. 

Jika Anda merasa bingung atau kesulitan dalam memilih masker yang sesuai dengan kondisi Anda, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter. Dengan demikian, Anda juga akan mendapatkan rekomendasi yang tepat mengenai cara pakai masker. 

Delaware Health and Social Services. https://dhss.delaware.gov/dph/files/swineflumasksfaq.pdf
Diakses pada 12 Desember 2019

Disease Prevention & Control. https://www.sfcdcp.org/communicable-disease/healthy-habits/how-to-put-on-and-remove-a-face-mask/
Diakses pada 12 Desember 2019

Centre for Health Protection. https://www.chp.gov.hk/files/pdf/use_mask_properly.pdf
Diakses pada 12 Desember 2019

Department of Health. https://www.info.gov.hk/info/sars/en/facemask.htm
Diakses pada 12 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed