Sindrom putus cinta dapat terjadi bila Anda baru putus dengan pasangan
Putus cinta ternyata dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti broken heart syndrome

Orang bilang putus cinta akan sembuh sendirinya seiring berjalannya waktu. Tetapi, tahukah Anda bahwa patah hati yang tidak segera diobati juga akan menimbulkan masalah kesehatan serius pada jantung? Ya, kondisi ini dinamakan dengan broken heart syndrome alias sindrom putus cinta.

Sindrom putus cinta ialah masalah jantung yang muncul ketika Anda dalam kondisi sangat stres dan terkuras secara emosional. Broken heart syndrome, yang disebut juga kardiomiopati takotsubo, juga bisa terjadi ketika Anda baru saja menjalani operasi jantung atau mengidap penyakit tertentu.

Orang yang mengalami sindrom ini biasanya mengalami sakit pada dada sehingga mereka berpikir terkena serangan jantung. Namun tidak seperti serangan jantung sungguhan, sakit ini tidak akan membuat kerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh terganggu.

Tanda-tanda Anda mengalami sindrom putus cinta

Siapapun bisa mengalami broken heart syndrome, tapi penelitian menunjukkan sindrom ini paling banyak menyerang wanita.

Meski dinamakan sindrom putus cinta, penyebab seseorang terkena penyakit ini bisa juga berupa stres secara fisik dan emosional pada umumnya, misalnya saat orang yang Anda sayangi meninggal dunia, asma, kelelahan, atau dikejutkan dengan berita baik seperti menang undian.

Saat Anda mengalami hal-hal di atas, tubuh mengeluarkan hormon stres (catecholamines). Hormon ini dapat mengurangi efektivitas jantung dalam memmpa darah karena adanya kontraksi yang mengakibatkan irama jantung Anda tidak beraturan.

Ketika mengalami sindrom patah hati, Anda akan merasakan tanda-tanda sebagai berikut:

  • Muncul rasa sakit di dada yang tiba-tiba
  • Napas tersengal-sengal
  • Aritmia, yakni jantung berdetak dengan irama yang tidak beraturan
  • Syok kardiogenik, yakni ketidakmampuan jantung untuk memompa cukup darah ke seluruh tubuh, namun hanya berlangsung beberapa hari hingga hitungan minggu, dan tidak mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh lainnya
  • Pingsan
  • Tekanan darah rendah
  • Serangan jantung.

Kabar baiknya, sindrom putus cinta mudah disembuhkan dalam hitungan hari hingga minggu, dan kemungkinan besar tidak akan terjadi lagi di masa depan.

Namun kabar buruknya, kondisi ini juga dapat mengakibatkan masalah jantung akut, bahkan hingga menyebabkan gagal jantung dalam tempo singkat.

Tips move on saat Anda putus cinta

Melupakan si dia yang pernah mengisi hati dan hari-hari Anda tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tetapi, membiarkan putus cinta menguasai pikiran dan kondisi kesehatan Anda juga bukan tindakan yang bisa dibenarkan.

Untuk itu, Anda dapat melakukan tips dari psikolog berikut agar cepat move on dan melupakan mantan kekasih Anda:

  • Cari tokoh panutan. Tokoh yang dimaksud bisa merupakan selebritis, influencer, atau orang yang berada di dekat Anda, misalnya orangtua atau teman. Contohlah sikapnya dalam menghadapi berbagai cobaan hidup, terutama saat mengalami putus cinta seperti Anda. Jika tokoh panutan Anda bisa move on, maka Anda juga bisa melakukannya.

  • Cari kesibukan baru. Cara terbaik melupakan masa lalu adalah menyibukkan diri dengan rutinitas yang baru. Anda bisa melakukan hal yang tidak sempat dikerjakan saat masih berhubungan dengan mantan kekasih, misalnya memasak, berkebun, menulis, atau membaca novel.

  • Sayangi diri Anda sendiri. Jangan tenggelam dalam stres yang mengakibatkan munculnya broken heart syndrome. Lakukan hal yang dapat membuat Anda senang dan rileks, misalnya pergi ke salon, menonton bioskop, travelling, dan lain-lain.

  • Jangan menghindar. Di masa-masa awal putus cinta, tidak aneh bila kenangan masa lalu masih kerap menghantui. Jangan menghindar dari pikiran ini, namun ingat juga mengapa Anda dan pasangan memilih untuk berpisah.

Ingatlah pepatah yang mengatakan bahwa jika pintu yang satu tertutup, masih ada pintu lain yang akan terbuka untuk Anda. Jika dia bukan jodoh Anda, maka Tuhan sedang menyiapkan orang lain untuk menjadi jawaban atas semua doa Anda.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/broken-heart-syndrome/symptoms-causes/syc-20354617
Diakses pada 14 November 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-science-willpower/201202/4-science-based-strategies-getting-over-ex
Diakses pada 14 November 2019

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17857-broken-heart-syndrome
Diakses pada 14 November 2019

Heart. https://www.heart.org/en/health-topics/cardiomyopathy/what-is-cardiomyopathy-in-adults/is-broken-heart-syndrome-real
Diakses pada 14 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed