Cara Minum Kopi Agar Lebih Menyehatkan untuk Tubuh

Ada beberapa cara minum kopi agar lebih menyehatkan, termasuk dengan memerhatikan jam minum kopi, jumlah cangkir kopi, dan pemanis yang dicampurkan
Kopi sebaiknya tidak diminum setelah jam 2 siang

Menyeruput secangkir kopi di pagi hari, tentu menjadi kegiatan favorit bagi banyak orang. Apakah Anda termasuk orang yang rutin minum kopi saat menyongsong hari?

Kopi memang menjadi salah satu minuman yang menyehatkan, apabila Anda tahu cara minum kopi yang tepat. Kopi merupakan salah satu minuman, yang kaya dengan molekul antioksidan. Selain itu, beberapa penelitian juga membuktikan manfaat minum kopi, dalam melawan beragam penyakit.

Cara minum kopi agar lebih menyehatkan

Cara minum kopi yang sehat, termasuk dengan memperhatikan jam minum kopi, jumlah cangkir, hingga bahan alami yang bisa ditambahkan. Selain, perhatikan pula pemanis yang Anda campurkan setiap menyeruput kopi.

Berikut cara minum kopi, agar menjadi aktivitas yang lebih menyehatkan untuk Anda.

  • Hindari minum kopi setelah jam 2 siang

Ajakan nongkrong di kedai kopi terdekat oleh teman-teman Anda saat sore hari, mungkin sulit untuk ditolak. Hanya saja, Anda sangat disarankan untuk tidak memesan minuman kopi setelah jam 2 siang.

Walau kafeina dapat berperan sebagai stimulan otak, meminumnya setelah jam 2 siang dapat mengganggu tidur di malam hari. Efek ini harus menjadi perhatian, terlebih jika Anda kerap melewati malam-malam sulit tidur.

Sebagai alternatif, cobalah untuk mengonsumsi minuman dengan kandungan kafeina yang lebih sedikit, jika membutuhkan stimulan di atas jam 2 siang. Teh hijau, dapat menjadi minuman alternatif untuk menenangkan pikiran.

  • Tidak meminumnya terlalu banyak

Sebagai pecinta kopi, Anda tentu sudah memahami khasiat minuman ini dalam meningkatkan mood dan daya kerja. Namun, walau menyehatkan, Anda tetap harus memperhatikan jumlah cangkir kopi yang dikonsumsi.

Hasil riset beberapa waktu lalu, yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition merekomendasikan, enam cangkir kopi merupakan jumlah maksimal dalam satu hari.

  • Kurangi atau hindari gula sebagai pemanis

Bagi sebagian orang, cara minum kopi tanpa mencampurkan beberapa sendok gula sangat sulit dilakukan. Konsumsi gula sudah seharusnya Anda batasi, karena dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Terlebih saat ini, Anda mungkin sulit mengontrol konsumsi gula dari minuman kekinian yang kian menjamur.

Sebagai pengganti gula, Anda bisa menambahkan beberapa pemanis alami yang lebih menyehatkan. Stevia, salah satunya, yang tersedia dalam beberapa merek di Indonesia.

  • Taburkan sedikit bubuk jahe ke cangkir kopi Anda

Jahe merupakan bumbu masak, yang sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Selain sering ditambahkan ke dalam segelas teh, jahe juga bisa Anda masukkan ke dalam secangkir kopi.

Jahe mengandung molekul antioksidan dan senyawa antiradang, sehingga sangat baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, rempah ini juga memiliki popularitas untuk mengatasi mual, menurunkan kolesterol, dan meringankan masalah pencernaan.

Caranya juga sangat mudah. Anda cukup menaburkan kurang dari 1 sendok teh bubuk jahe, ke dalam secangkir kopi.

Catatan dari SehatQ

Beberapa studi telah membuktikan, khasiat kopi untuk kesehatan dan menurunkan risiko berbagai penyakit. Walau begitu, Anda harus memperhatikan cara minum kopi yang menyehatkan, termasuk jam minum kopi, jumlah cangkir, hingga pemanis yang dicampurkan.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/coffee-worlds-biggest-source-of-antioxidants
Diakses pada 9 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/vitamin-coffee-natural-boost
Diakses pada 9 Oktober 2019

The American Journal of Clinical Nutrition. https://academic.oup.com/ajcn/article-abstract/109/3/509/5369955?redirectedFrom=fulltext
Diakses pada 9 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed