Cara Meredakan Leher Tegang yang Muncul Akibat Stres


Masalah leher tegang bisa terjadi akibat melakukan gerakan yang sama atau duduk terlalu lama. Selain itu, stres juga bisa menyebabkan gangguan ini muncul.

(0)
22 Mar 2021|Ade Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Masalah leher tegang bisa terjadi akibat melakukan gerakan yang sama atau duduk terlalu lamaSaat Anda merasakan stres, otot-otot pada bagian leher akan berkontraksi dan kadang sangat kencang tanpa disadari
Saat menghadapi tekanan pekerjaan, tanpa sadar leher tegang dan kaku. Leher tegang sudah jadi masalah yang umum terjadi pada banyak orang. Pasalnya, leher memiliki otot yang sangat lentur yang mudah terluka akibat gerakan yang berlebihan. Bukan hanya itu, postur tubuh seseorang juga kadang menjadi penyebab masalah yang satu ini muncul.Ketegangan leher pun bisa terjadi secara tiba-tiba bahkan saat Anda bangun tidur di pagi hari. Kondisi ini bisa disebabkan karena otot kaku atau ada jaringan lunak yang mengalami iritasi. Namun, masalah ini juga bisa disebabkan akibat Anda terlalu lama duduk di depan komputer atau stres berlebih akibat pekerjaan.

Penyebab leher tegang

Ada banyak hal umum yang bisa menyebabkan munculnya masalah ini. Simak beberapa penyebab leher tegang yang mungkin bisa Anda alami juga:
  • Melakukan gerakan yang sama berulang-ulang
  • Postur tubuh yang buruk sehingga tidak bisa menahan bobot kepala
  • Duduk di depan komputer/laptop terlalu lama
  • Menatap smartphone dengan posisi membungkuk atau melakukan panggilan hingga kepala miring
  • Menggertakkan gigi sehingga memberikan tekanan pada leher dan rahang
  • Cedera saat olahraga, khususnya saat mengangkat beban atau melakukan olahraga fisik
  • Posisi tidur miring atau yang biasa Anda dengar dengan istilah “salah bantal
  • Membawa tas punggung yang terlalu berat hingga membuat tubuh bungkuk atau miring
  • Trauma akibat kecelakaan khususnya jika ada cedera di bagian leher dan kepala
  • Sakit kepala hebat hingga membuat leher tegang
Stres juga bisa menjadi penyebab terjadinya leher tegang pada seseorang karena membuat beberapa otot tubuh menegang.

Leher tegang karena stres

Saat Anda merasakan stres, otot-otot pada bagian leher akan berkontraksi dan kadang sangat kencang tanpa disadari. Bisa jadi juga, ada gejala lain yang muncul, seperti detak jantung lebih cepat, napas yang pendek, kulit dingin, serta berkeringat.Hal ini merupakan cara tubuh untuk merespons sinyal bahaya, baik itu ancaman fisik maupun bukan. Sederhananya, Anda bisa sangat stres saat terjebak dalam kemacetan, pekerjaan yang menumpuk, atau ketika mendapatkan kabar buruk. Jika stres ini terus berlanjut, tubuh terus-menerus mengirimkan sinyal “tanda bahaya” ini untuk membuat bagian tubuh lebih siap. Sayangnya, hal ini malah akan membuat otot tegang dalam waktu yang lebih lama. Lebih parahnya lagi, masalah ini bisa menjalar hingga nyeri punggung, bahu, dan kepala.

Cara meredakan leher tegang

Langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk meredakan masalah pada leher adalah melakukan peregangan. Berikut peregangan yang bisa Anda lakukan saat leher tegang:

1. Peregangan otot

Anda bisa melakukannya sambil duduk atau berdiri. Memiringkan kepala ke kanan dan kiri bisa menarik otot di bagian leher samping serta membuatnya lebih fleksibel dalam bergerak. Berikut cara melakukannya:
  • Duduk atau berdiri tegak
  • Taruh tangan kanan melewati kepala atas dan letakkan telapak di sisi kiri kepala
  • Tarik kepala ke sisi kanan secara lembut hingga bagian leher kiri mengalami sensasi
  • Tahan selama 20—30 detik, lalu kembali ke posisi semula
  • Lakukan pada sisi sebaliknya sebanyak 3—4 kali.

2. Memutar kepala

Dalam beberapa peregangan olahraga, gerakan ini sering dilakukan untuk melepaskan ketegangan pada leher dan bahu. Dengan begitu, leher bisa lebih rileks. Berikut cara melakukannya:
  • Berdiri tegak dengan tangan berada di samping
  • Menunduk hingga leher menyentuh dada
  • Putar perlahan ke arah kanan dan berhenti selama 30 detik
  • Putar kembali ke posisi awal
  • Lakukan pada sisi sebaliknya dan ulangi 3—5 kali

3. Menolehkan kepala

Cara ini akan menarik otot pada bagian samping-belakang leher yang berada di bawah telinga. Berikut cara melakukannya:
  • Posisikan kepala tegak ke depan
  • Pegang pipi kiri dengan telapak tangan kanan
  • Dorong kepala perlahan ke arah kanan hingga seperti menoleh
  • Rasakan sensasi pada bagian samping leher dan tahan hingga 30 hitungan
  • Kembali posisi semula dan lakukan pada sisi sebaliknya

4. Child pose

Posisis ini sangat populer dalam yoga. Selain itu, child pose juga bisa meredakan masalah pada leher dan punggung serta membuat Anda lebih rileks. Berikut cara melakukannya:
  • Duduk di atas matras dengan dua kaki dilipat ke belakang dan dijadikan tumpuan duduk
  • Dorong tubuh ke depan dengan memanjangkan tangan dan punggung ke arah depan
  • Pastikan kening Anda menyentuh matras dan bokong bersentuhan dengan kaki
  • Tahan posisi ini selama 1—2 menit sambil mengatur napas
  • Fokus pada bagian yang ingin direnggangkan

Tips mencegah leher tegang

Mencegah pasti lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa cara agar leher Anda tidak tegang:

1. Posisikan layar komputer/laptop sejajar dengan pandangan mata

Leher tegang bisa disebabkan karena Anda terlalu lama menunduk atau mendongak saat bekerja di depan layar. Posisikan layar sejajar dengan pandangan mata, tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi. Karena itu, buat kursi dan meja pada posisi yang pas untuk tubuh Anda.

2. Pertahankan postur tubuh

Usahakan jangan berdiri miring atau membawa beban terlalu berat. Coba pertahankan panggul, bahu, dan telinga dalam satu garis lurus. Selalu ingat untuk menegakkan postur setiap kali Anda beraktivitas.

3. Istirahat sejenak

Saat bekerja atau melakukan aktivitas, pastikan Anda menyisihkan waktu untuk beristirahat. Gunakan waktu santai itu untuk menggerakkan leher, bahu, dan pinggang. Langkah ini bukan hanya bermanfaat untuk tubuh, melainkan untuk kesehatan mental Anda juga.

4. Tidur dengan posisi yang tepat

Pilihan bantal tidur akan sangat berpengaruh pada posisi tidur. Usahakan tidak menumpuk bantal terlalu tinggi atau menggunakan bantal yang tidak bisa mengikuti bentuk kepala. Bantal tipis yang empuk sudah pas untuk menjaga postur tubuh saat tidur.

5. Hati-hati saat mengangkat benda berat

Mengangkat beban berat sebenarnya tidak masalah asal Anda kuat. Namun, pastikan Anda tidak melakukannya terlalu sering. Kalau bisa, dorong benda tersebut atau mintalah bantuan orang lain untuk meringankan beban Anda.

6. Berolahraga

Pastikan Anda juga menyisihkan sebagian waktu untuk berolahraga secara rutin, 30 menit sehari sebanyak lima kali per minggu. Jogging atau bersepeda sebenarnya cukup ampuh untuk membuat tubuh sehat. Olahraga juga bermanfaat untuk menjaga kerja jantung tetap baik.

7. Meditasi atau yoga

Untuk mencegah kadar stres menumpuk, cobalah melakukan meditasi. Membebaskan beban dalam pikiran Anda juga bisa membantu untuk menurunkan risiko leher tegang. Yoga juga sebenarnya memiliki manfaat yang sama. Tambahannya, tubuh Anda menjadi lebih lentur dan kuat.

8. Konsultasikan dengan dokter

Apabila leher tegang masih terus mengganggu kenyamanan beraktivitas, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, dokter dapat memberikan pengobatan yang sesuai untuk mencegah kondisi semakin parah. Bila Anda memiliki kebiasaan menggertakan gigi yang dapat menyebabkan leher tegang, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter gigi. 

Catatan dari SehatQ

Stres merupakan salah satu penyebab leher menjadi tegang. Melakukan peregangan pada bagian leher tentu bisa menjadi pertolongan pertama saat masalah tersebut muncul. Lebih baik lagi, Anda mulai berolahraga, melakukan yoga, atau meditasi untuk menurunkan risiko ketegangan pada leher.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar leher tegang dan stres, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
stressakit lehersakit kepala tegang
Spine Health. https://www.spine-health.com/blog/how-relieve-neck-pain-caused-stress
Diakses pada 9 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/neck-tension
Diakses pada 9 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/tension-in-neck-and-shoulders-from-anxiety
Diakses pada 9 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait