7 Cara Merawat Wajah Anak Umur 11 Tahun, Ini Kuncinya


Menginjak usia remaja, hormon menjadi lebih aktif sehingga wajahnya rentan berjerawat. Untungnya ada cara mudah untuk merawat kulit anak remaja. Mulai dari cuci muka hingga menggunakan retinol.

(0)
29 Jan 2021|Azelia Trifiana
Beranjak remaja, kulit anak 11 tahun menjadi rentan jerawatBeranjak remaja, kulit anak 11 tahun menjadi rentan jerawat
Menginjak usia remaja, hormon menjadi lebih aktif. Salah satu dampaknya adalah kelenjar minyak di wajah lebih aktif, itulah mengapa biasanya anak remaja mulai mengenal jerawat. Cara merawat wajah anak umur 11 tahun tidak bisa disamakan dengan orang dewasa, terutama bahan-bahan yang digunakan.Hampir semua remaja pernah memiliki jerawat. Ini terjadi ketika zat berminyak yang disebut sebum menyumbat pori-pori kulit. Jerawat bisa muncul di wajah, leher, punggung, dada, dan juga pundak.

Cara merawat wajah anak remaja

Meski tidak membahayakan kesehatan, memiliki jerawat bisa berarti banyak hal bagi anak remaja. Bahkan, ada kemungkinan fluktuasi hormon dan hal serba baru dalam fase pubertas ini menyurutkan kepercayaan diri mereka.Oleh sebab itu, coba lakukan beberapa metode ini untuk merawat wajah anak:

1. Mencuci muka

cuci muka
Rutin cuci muka adalah perawatan wajah paling mudah
Frekuensi dan teknik mencuci muka juga sangat krusial untuk menjaga kebersihan kulit wajah. Idealnya, lakukan dua kali sehari pada pagi dan malam hari. Terlalu sering mencuci muka dikhawatirkan dapat membuat kulit wajah menjadi kering dan berjerawat.Ketika selesai mencuci muka pun, bersihkan perlahan dengan menepukkan handuk bersih. Jangan menggosok terlalu kencang karena dapat menimbulkan iritasi.Lalu, suhu air bagaimana yang paling tepat? Jangan gunakan air panas karena bisa menyebabkan kulit kering. Di sisi lain, air dingin terkadang tidak cukup untuk membersihkan kulit. Alternatifnya, jika ada pilih air hangat yang paling efektif.

2. Memakai tabir surya

Cara merawat wajah anak umur 11 tahun pun sudah harus diperkenalkan dengan tabir surya. Mengaplikasikan sunscreen ketika beraktivitas terutama di luar ruangan bukan hanya melindungi dari kerusakan akibat sinar UV, namun juga mencegah munculnya jerawat.Ketika memilih produk sunscreen untuk remaja, cari yang bebas minyak dan non-komedogenik. Terkadang, ada juga produk yang sudah satu paket dengan pelembap sehingga tak perlu menggunakan dua produk terpisah.

3. Pilih produk yang non-komedogenik

Remaja yang mulai mengenal produk-produk perawatan wajah sebaiknya memilih yang sifatnya non-komedogenik. Artinya, mulai dari pembersih wajah, pelembap, dan juga tabir surya tidak rentan menyebabkan pori-pori tersumbat.Begitu pula halnya dengan makeup yang digunakan. Lihat label dalam produk apakah sifatnya non-komedogenik atau tidak. Jangan hanya latah melihat iklan atau rekomendasi orang lain, tetap lakukan riset dengan melihat apa saja kandungannya.

4. Gunakan retinol

Retinol termasuk zat yang bisa membantu meredakan peradangan akibat jerawat. Memang benar produk ini umumnya dikaitkan dengan produk pencegah penuaan, namun ada yang memang didesain untuk remaja. Kandungan vitamin A di dalamnya tidak terlalu dominan.Umumnya, retinol yang digunakan berbentuk gel atau krim dan diaplikasikan dua kali sehari. Perhatikan apakah ada instruksi untuk menghindari paparan sinar matahari langsung setelah menggunakannya.Tentunya penggunaan retinol tak boleh sembarangan. Dokter kulit atau dermatologis akan meresepkan mana yang aman untuk remaja dengan dosis tepat.

5. Eksfoliasi atau angkat sel kulit mati

Selain membersihkan wajah dua kali sehari, setidaknya luangkan waktu untuk mengangkat sel kulit mati atau eksfoliasi seminggu sekali. Ini adalah cara efektif untuk mencegah kemunculan jerawat.Produk apapun boleh, asalkan bisa membantu mengangkat sumbatan pori-pori dan sel kulit mati. Namun, pastikan memilih produk yang sifatnya mild dan tidak terlalu keras untuk kulit remaja.

6. Pilah makanan

junk food
Pizza dapat memicu munculnya jerawat pada remaja
Tidak salah jika ada yang menyebut makanan tertentu bisa memicu kemunculan jerawat. Sebut saja makanan dengan indeks glikemik tinggi, makanan yang diproses berlebihan, hingga produk olahan susu.Terlebih pada remaja yang sudah mulai sibuk beraktivitas, terkadang memilih makanan sehat belum bisa masuk dalam prioritas. Akibatnya, junk food kerap jadi jalan pintas. Hindari pola semacam ini jika ingin menjaga kesehatan kulit.

7. Asupan cairan mencukupi

Pastikan tubuh mendapat asupan cairan mencukupi agar tetap terhidrasi. Ini tak hanya penting bagi kinerja tubuh, tapi juga untuk kesehatan kulit. Dalam studi tahun 2015, diketahui bahwa minum air sesuai kebutuhan berpengaruh terhadap hidrasi dan mekanisme biologis kulit.Sebelum panik melihat kemunculan tamu tak diundang berupa jerawat di wajah, percayalah bahwa Anda tidak sendiri. Sekitar 80% remaja pernah memiliki jerawat sebelum usia mereka menginjak 30 tahun.

Catatan dari SehatQ

Kabar baiknya lagi, remaja memiliki kemampuan regenerasi kulit yang lebih cepat ketimbang orang dewasa. Selain itu, kulit mereka pun lebih tangguh sehingga proses pemulihan setelah memiliki jerawat juga lebih cepat.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar cara mencegah munculnya jerawat, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.  
kulit sehatperawatan kulitperawatan wajah
Clinical, Cosmetic, and Investigational Dermatology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4529263/
Diakses pada 17 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-disorders/acne-treatment-for-teens#_noHeaderPrefixedContent
Diakses pada 17 Januari 2021
Kids Health. https://kidshealth.org/en/teens/acne.html
Diakses pada 17 Januari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/teenage-acne#1
Diakses pada 17 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait