Cara membersihkan pusar bayi dapat dilakukan dengan menepuk-nepuknya dengan kain lembut
Pusar bayi juga perlu dirawat kebersihannya

Bayi lahir dengan tali pusar yang menempel pada plasenta. Di dalam rahim ibu, tali ini akan mengirimkan oksigen dan nutrisi kepada bayi. Tali pusar ini juga akan membawa kotoran jauh dari bayi.

Setelah dilahirkan, bayi dapat bernapas, makan, dan membuang kotoran sendiri. Oleh karena itu, keberadaan tali pusar sudah tidak dibutuhkan dan akan dipotong. Akan ada sekian sentimeter tali pusar tersisa dan disebut sebagai tunggul. Tunggul ini perlahan akan mengering dan lepas dengan sendirinya. Inilah yang nantinya akan disebut sebagai pusar bayi.

Untuk memotong tali pusar bayi, dokter akan menjepitnya di dua tempat dan memotong di antara kedua klem tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mencegah banyaknya pendarahan. Tali pusar tidak memiliki saraf, sehingga tidak akan sakit jika dijepit layaknya memotong rambut atau kuku.

Cara Membersihkan Pusar Bayi

Cara terbaik untuk merawat tunggul pusar bayi adalah dengan menjaganya tetap bersih dan kering hingga mereka terkelupas sendiri. Agar tetap bersih, Anda tidak perlu mencucinya, Anda hanya perlu menghindari area tersebut dari kotoran. Menjaga tunggul yang kering adalah cara terbaik untuk memberikan penyembuhan yang sehat dan alami.

Berikut adalah beberapa cara membersihkan pusar bayi yang baru lahir yang bisa Anda lakukan di rumah:

  1. Jika basah, tepuk-tepuk dengan lembut menggunakan kain lap bayi yang bersih. Hindari menggosok tunggul dengan kasar.
  2. Lipat kain popok di sekitar pinggang ke bagian bawah untuk menjauhkannya dari tunggul. Beberapa jenis popok bayi baru lahir, telah dirancang sedemikian rupa sehingga tidak akan mengenai tunggul.
  3. Pakaikan baju berbahan katun yang bersih.

Mandi dengan spons disarankan sambil menunggu tunggul terlepas dengan sendirinya. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  1. Taruh handuk mandi yang kering di lantai yang hangat
  2. Baringkan bayi di atas handuk
  3. Basahi kain lap bersih dan rekatkan agar tidak kuyup
  4. Bersihkan kulit bayi dengan sapuan lembut, hindari bagian pusar
  5. Fokus pada lipatan leher dan ketiak
  6. Biarkan kulit mengering secara alami, kemudian keringkan dengan handuk
  7. Pakaikan baju berbahan katun yang bersih dan tidak ketat atau terlalu longgar

Setelah tunggul terlepas dengan sendirinya, Anda dapat memandikan bayi dengan lap. Gunakan sudut kain lap untuk membersihkan pusar bayi. Anda tidak perlu menggunakan sabun dan jangan menggosok dengan keras. Jika pusar masih terlihat seperti luka terbuka, tunggu sampai sembuh sempurna sebelum Anda menggosoknya.

Keadaan Pusar Bayi yang Tidak Normal

Kadang-kadang, pusar bayi bisa menunjukkan gejala hernia umbilical. Ini terjadi ketika usus dan lemak mendorong melalui otot perut di bawah pusar. Hernia umbilical ini biasanya tidak menyakitkan.

Komplikasi potensial lainnya adalah omphalitis. Kondisi ini merupakan infeksi yang langka, namun mengancam jiwa. Bayi akan memerlukan penanganan darurat jika Anda mendapati kondisi berikut ini pada pusar:

  • Nanah
  • Kemerahan atau perubahan warna
  • Pendarahan persisten
  • Bau busuk

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/baby-belly-button

Parents. https://www.parents.com/baby/care/newborn/how-to-clean-babys-belly-button/

Diakses pada November 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed