logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Cara Membersihkan Pusar Bayi Tidak Boleh Sembarangan, Ini Panduan Lengkapnya

open-summary

Pusar bayi harus dibersihkan secara rutin untuk menghindari infeksi. Cara membersihkan pusar bayi dan merawatnya selama tunggul belum puput, tidak boleh dilakukan sembarangan.


close-summary

5

(2)

2 Feb 2022

| Aby Rachman

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Cara membersihkan pusar bayi dapat dilakukan dengan menepuk-nepuknya dengan kain lembut

cara membersihkan pusar bayi harus dilakukan dengan hati-hati

Table of Content

  • Fungsi tali pusar pada bayi
  • Cara membersihkan pusar bayi yang benar
  • Cara membersihkan pusar bayi yang sudah puput tali pusar
  • Keadaan Pusar Bayi yang Tidak Normal

Cara membersihkan pusar bayi sangat penting untuk diketahui oleh para orangtua. Pasalnya, jika tidak tepat, risiko pusar berdarah atau terluka akan semakin besar dan dapat memicu infeksi.

Advertisement

Begitu juga dengan merawat pusar bayi yang belum puput. Orangtua perlu menjaganya tetap bersih dan kering, hingga tali pusat puput dengan sendirinya.

Agar tetap bersih, Anda tidak perlu selalu membersihkannya dengan sabun. Cukup menghindari area tersebut dari kotoran. Menjaga tunggul atau tali pusar tetap kering adalah cara terbaik untuk penyembuhan yang alami.

Fungsi tali pusar pada bayi

Bayi lahir dengan tali pusar yang menempel pada plasenta. Di dalam rahim ibu, tali ini berfungsi untuk mengirimkan oksigen dan nutrisi kepada bayi.

Setelah lahir, bayi dapat bernapas, makan, dan membuang kotoran sendiri. Oleh karena itu, keberadaan tali pusar sudah tidak dibutuhkan dan akan dipotong.

Akan ada sekian sentimeter tali pusar tersisa, yang disebut sebagai tunggul. Tunggul ini perlahan akan mengering dan lepas dengan sendirinya. Inilah yang nantinya akan disebut sebagai pusar bayi.

Untuk memotong tali pusar bayi, dokter akan menjepitnya di dua tempat dan memotong di antara kedua klem tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mencegah banyaknya pendarahan.

Tali pusar tidak memiliki saraf, sehingga tidak akan sakit jika dijepit layaknya memotong rambut atau kuku. Tali pusar yang masih tersisa maupun yang sudah puput harus terjaga kebersihannya agar tidak memicu infeksi.

Bagaimana cara membersihkan dan merawat pusar bayi yang tepat? Berikut ulasan selengkapnya.

Baca Juga

  • Pipi Bayi Merah karena Eksim Susu, Benarkah Disebabkan Alergi ASI?
  • 11 Jenis Penyakit Kulit pada Bayi yang Sering Muncul
  • Konselor Laktasi, Inilah Peran Pentingnya bagi Ibu Menyusui

Cara membersihkan pusar bayi yang benar

Mengutip American Pregnancy Association, orangtua perlu menjaga kebersihan pusar bayi yang belum puput tali pusar. Sebenarnya, Anda pun tidak perlu mencucinya secara rutin, karena hal yang paling penting adalah menjaganya agar tidak kotor.

Berikut adalah cara tepat dalam membersihkan tali pusar bayi baru lahir, di antaranya adalah:

1. Siapkan peralatan

Agar membersihkan pusar bayi lebih efektif, siapkan dulu semua peralatan yang dibutuhkan. Sejumlah peralatan yang dibutuhkan untuk membersihkan pusar bayi adalah handuk atau lap bersih, kapas, popok dan air.

2. Cuci tangan hingga bersih

Pastikan Anda sudah mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh pusar bayi agar tidak memicu infeksi. Cuci tangan menggunakan sabun agar kuman yang ada di tangan tidak teinfeksi pada pusar bayi.

3. Bersihkan pusar bayi dengan lembut

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pusar bayi yang masih tedapat tali pusat, umumnya tidak perlu secara terus menerus dibersihkan dengan air, karena Anda harus menjaganya agar tetap kering.

Jika pusar terlihat kotor, Anda dapat membersihkannya dengan kapas yang telah diberi air hangat.

Rekatkan dulu kapas yang telah direndam air hangat agar tidak kuyup. Setelah dibersihkan, keringkan tali pusat dengan handuk agar tidak basah dan lembap.

4. Pakaikan popok dengan benar

Lipat popok di sekitar pinggang ke bagian bawah untuk menjauhkannya dari tunggul. Beberapa jenis popok bayi baru lahir, telah dirancang sedemikian rupa sehingga tidak akan mengenai tunggul. 

Popok yang menutupi pusar akan membuat tunggul menjadi lembab dan dapat memicu infeksi. Selain popok, pakaikan juga baju berbahan katun yang lembut dan bersih untuk menghindari iritasi.

5. Ketahui cara memandikan bayi

Cara membersihkan pusar bayi juga harus diperhatikan saat memandikan si kecil. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menggunakan waslap untuk memandikannya, sambil menunggu tunggul terlepas dengan sendirinya.

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  • Pastikan Anda telah cuci tangan telebih dahulu.
  • Baringkan bayi di atas handuk atau perlak.
  • Basahi kain lap bersih dengan air hangat dan peras terlebih dahulu.
  • Bersihkan kulit bayi dengan sapuan lembut, hindari bagian pusar.
  • Jika tali pusar terlihat kotor, bersihkan dengan ujung waslap secara perlahan.
  • Fokus pada lipatan leher dan ketiak.
  • Keringkan tubuh dengan handuk yang lembut secara perlahan.
  • Untuk area pusar, biarkan kering secara alami.
  • Pastikan tali pusar tidak basah dan lembap.
  • Pakaikan baju berbahan katun, tidak ketat, atau terlalu longgar.

Saat tali pusar belum puput, hindari memandikan bayi dengan bak mandi. Alasannya, karena dapat merendam tali pusat bayi dan membuatnya menjadi lembap.

Anda dapat memandikan bayi dengan lap atau handuk dengan cara di atas. Hindari penggunaan sabun dan jangan menggosok dengan keras karena bisa membuat pusar bayi berdarah

Cara membersihkan pusar bayi yang sudah puput tali pusar

Setelah tali pusarnya kering dan lepas, Anda sudah bisa mulai membersihkan pusar bayi seperti pada umumnya saat mandi. Tak perlu berlebihan, bersihkan seperti pada bagian tubuh lainnya.

Gunakan bagian ujung waslap sebagai cara membersihkan pusar pada bayi. Akan tetapi, Anda tidak perlu menggunakan sabun atau menggososknya terlalu keras.

Selain itu, Anda juga bisa membersihkannya perlahan dengan kapas jika pusar bayi terlihat kotor. Bersihkan pusar dengan lembut dan hindari gerakan menggosok.

Salah satu perawatan pusar bayi setelah puput yang baik adalah membersihkannya dengan gerakan tap-tap, hingga kotorannya hilang. Jika basah, tepuk dengan lembut pusar bayi menggunakan ujung waslap yang lembut dan bersih. 

Perlu Anda perhatikan pula, apabila masih terlihat adanya luka pada tali pusar yang lepas, hindari menggosoknya hingga sembuh total.

Keadaan Pusar Bayi yang Tidak Normal

Selain memperhatikan cara membersihkan pusar bayi, Anda juga harus mencermati kondisi pusarnya.

Kadang-kadang, pusar bayi bisa menunjukkan gejala hernia umbilical. Ini terjadi ketika usus dan lemak mendorong melalui otot perut di bawah pusar. Hernia umbilical ini biasanya tidak menyakitkan.

Komplikasi potensial lainnya adalah omphalitis. Kondisi ini merupakan infeksi yang langka serta mengancam jiwa.

Bayi memerlukan penanganan darurat jika Anda mendapati tanda-tanda berikut ini pada pusarnya, seperti:

  • Area pusar menjadi merah atau bengkak.
  • Perdarahan terus menerus.
  • Bau busuk.
  • Keluar cairan nanah berwarna putih atau kuning.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai cara membersihkan tali pusar bayi baru lahir, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

pusar bayibayi & menyusuimerawat bayi

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved