9 Cara Merawat Bayi Prematur di Rumah agar Cepat Sehat dan Gemuk


Perawatan bayi prematur bisa dilakukan di rumah. Cara yang bisa Anda lakukan adalah memberikan ASI selama 8 hingga 10 kali dan memberikan kontak kulit ke kulit pada bayi.

(0)
31 Jul 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
cara merawat bayi prematur bantu kurangi risiko gangguan seriuscara merawat bayi prematur harus dilakukan untuk mengurangi risiko penyakit
Cara merawat bayi prematur perlu dipahami oleh para orangtua. Sebab, saat bayi lahir prematur, pertumbuhan organ-organ penting, seperti paru paru, jantung dan hati belum berfungsi dengan sempurna. Tumbuh kembangnya juga tidak se-optimal bayi cukup bulan.Maka itu, bayi yang lahir prematur dapat memiliki beragam risiko mengalami masalah kesehatan.

Ciri-ciri bayi prematur

Berat badan bayi prematur hanya berkisar 2 kg
Diketahui, bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kandungan mencapai 37 minggu. Sementara bayi pada umumnya lahir di usia kandungan 40 minggu.Karena lahir lebih cepat, ukuran tubuh atau berat badan bayi prematur biasanya jauh lebih kecil. Bayi yang lahir prematur rata-rata memiliki berat badan sekitar 2 kg saja. Sementara itu, pada bayi yang lahir pada usia kandungan yang cukup bulan, rata-rata memiliki berat badan lebih dari 2,5 kg. Semakin awal bayi lahir, bisa semakin kecil pula ukuran tubuhnya.Bayi prematur juga berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan serta gangguan kognitif, motorik, dan kesehatan perilaku.Karena lahir lebih cepat daripada seharusnya, inilah risiko gangguan kesehatan yang dapat dialami bayi prematur:
  • Retinopati prematuritas, kelainan ini terjadi akibat adanya perkembangan pembuluh darah yang abnormal pada retina mata. Hal ini menimbulkan risiko kebutaan bayi.
  • Cerebral palsy, adanya gangguan tumbuh kembang yang terjadi pada bayi prematur menyebabkan rentan terkena cerebral palsy, yaitu gangguan motorik, otot, ataupun postur tubuh akibat infeksi, aliran darah yang tidak memadai, atau cedera pada otak bayi.
  • Sleep apnea, yaitu dinding tenggorokan yang menyempit pada saat tidur sehingga pernapasan terganggu. Hal ini menyebabkan detak jantung bermasalah.
Baca juga: Perawatan Bayi Baru Lahir, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?

Cara merawat bayi prematur di rumah

Karena kelahiran prematur, ada berbagai risiko masalah kesehatan yang mungkin terjadi sehingga bayi prematur memerlukan perawatan khusus. Terdapat beberapa cara melakukan perawatan bayi prematur, di antaranya:

1. Cari tahu tentang kondisi bayi prematur Anda

Periksakan ke dokter anak terkait perawatan bayi yang lahir prematur
Ketidakpastian mengenai kondisi bayi prematur Anda dapat berbahaya. Oleh sebab itu, Anda harus mencari tahu mengenai kondisi bayi Anda sejelas mungkin pada dokter. Tanya mengenai hal yang Anda tidak tahu, dan selalu konsultasikan bila ada perubahan pada keadaan bayi prematur Anda.Semakin banyak Anda tahu mengenai kondisinya, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk merawatnya.

2. Memberi bayi prematur ASI

Cara merawat bayi yang lahir prematur dengan ASI agar cepat gemuk
Pemberian ASI eksklusif adalah kunci dari perawatan bayi prematur agar cepat gemuk dan sehat. Hal ini  dibuktikan oleh penelitian yang terbit pada jurnal Multidisciplinary Digital Publishing Institute Nutrients.ASI mengandung protein yang dapat membantu melawan infeksi dan meningkatkan berat badan bayi prematur. Selain itu, tidak hanya berat badan, panjang tubuh dan lingkar kepala bayi prematur pun juga bertumbuh lebih pesat.Bayi mungkin mengalami kesulitan untuk menyusu dari payudara, tapi Anda dapat memberinya ASI melalui botol khusus.Pastikan bayi menyusu sebanyak 8-10 kali sehari. Usahakan untuk tidak memberikan selang waktu lebih dari empat jam di setiap waktu menyusui. Hal ini bertujuan untuk menghindari dehidrasi pada bayi prematur.Salah satu tanda jika buah hati tidak mengalami dehidrasi adalah ia buang air kecil sebanyak 6-8 kali dalam sehari.Selain itu, tanyakan pula pada dokter mengenai kebutuhan vitamin tambahan untuk bayi prematur. 

3. Melakukan perawatan metode kanguru

Skin-to-skin untuk merawat bayi prematur 
Perawatan metode kanguru (PMK) adalah cara merawat bayi di rumah sebagai pengganti inkubator rumah sakit. Dengan metode ini, ibu dan bayi akan melakukan kontak kulit ke kulit karena bayi diletakkan di dada dalam waktu yang lama dan ditahan oleh kain yang diikatkan pada punggung ibu.Metode kanguru sebagai perawatan bayi prematur mampu suhu tubuh bayi menjadi lebih hangat sehingga terhindar dari hipotermia.Bahkan, metode ini bisa dilakukan sebagai cara merawat bayi prematur agar cepat gemuk.Cara ini juga memudahkan pemberian ASI, melindungi dari infeksi, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, serta meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi. Selain itu, metode kanguru juga membuat detak jantung bayi prematur menjadi lebih stabil.

4. Memberi bayi imunisasi

 Imunisasi bantu kuatkan kekebalan bayi prematur
Sebagai penanganan bayi prematur, Anda harus memberi bayi imunisasi agar terhindar dari berbagai infeksi ataupun masalah kesehatan yang mengintainya.Misalnya, berikan bayi Anda suntikan flu karena ia lebih rentan terserang flu daripada bayi yang lahir dengan usia kehamilan yang cukup. Imunisasi untuk bayi prematur dapat diberikan di waktu yang sama dengan bayi pada umumnya.Baca juga: Jadwal Imunisasi Dasar Lengkap yang Penting Diketahui Orangtua

5. Memberi bayi waktu yang cukup untuk tidur

Berikan tidur yang cukup sebagai perawatan untuk bayi prematur
Tidur merupakan kebutuhan yang penting untuk menjaga kesehatan bayi prematur. Berilah waktu tidur yang cukup untuk bayi prematur. Tidur dapat membuat sistem kekebalan tubuh bayi menjadi lebih kuat. Perlu diingat, sebagai perawatan bayi prematur, tidurkan bayi dalam posisi terlentang. Jangan menempatkan bayi pada posisi tengkurap ketika ia tidur karena berisiko mengalami kematian mendadak (SIDS).

6. Memerhatikan pertumbuhan dan perkembangan bayi

Bayi prematur memiliki berat badan lahir rendah
Pertumbuhan dan perkembangan bayi harus diperhatikan. Hal ini berkaitan dengan kemajuan atau kemunduran yang terjadi pada kondisi bayi, seperti pendengaran, penglihatan, gerak, dan lainnya. Anda dapat mencatat pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada bayi prematur. Hal ini bisa Anda konsultasikan pada dokter agar pertumbuhan dan perkembangannya bisa semakin baik.Baca juga: Hubungan Kelahiran Prematur dan Berat Badan Lahir Rendah

7. Selalu cuci tangan sebelum menyentuh bayi

Cuci tangan: perawatan bayi agar terhindar dari infeksi
Selain memberikan perawatan bayi prematur, menjaga tubuh agar selalu higienis juga penting sebagai langkah untuk merawat bayi prematur di rumah. Sebab, sistem kekebalan tubuhnya belum berfungsi optimal. Hal ini membuat mereka lebih rawan terkena infeksi dari tangan yang kotor.

8. Jauhkan dari orang yang sakit

Untuk menjaga kesehatan bayi prematur, jauhkan bayi dari orang yang sedang sakit seperti flu dan batuk.Batasi penyebaran virus dan kuman penyebab penyakit dengan menjaga interaksi bayi dengan orang dewasa atau anggota keluarga yang menjenguk.Selain itu, hindari juga membawa bayi ke tempat umum dan ramai seperti mall. Tidak lupa, jauhkan bayi dari paparan polusi seperti asap rokok maupun asap kendaraan.

9. Jaga bayi tetap hangat

Bayi prematur tidak memiliki lemak pelindung. Karena itu, suhu tubuhnya cenderung lebih rendah meski berada pada suhu kamar normal.Inilah yang membuat perawatan bayi harus mempertimbangkan suhu tubuhnya. Umumnya, bayi baru lahir secara prematur harus diletakkan di dalam inkubator agar tetap hangat.Namun, Anda juga bisa terus menjaga agar suhu tubuh bayi tetap hangat di rumah. Sebagai contoh dengan memakaikan baju yang lebih tebal, memakaikan sarung tandan dan kaus kaki, serta tidak menyetel AC dengan suhu yang terlalu dingin. Sering-sering jugalah menggendong atau mendekap bayi dekat dengan Anda agar suhu hangat dari tubuh Anda bisa berpindah kepadanya.

Tumbuh kembang anak lahir prematur

Berikut beberapa rangkuman pencapaian tumbuh kembang anak yang lahir prematur sebagai acuan.

1. Usia koreksi 2 bulan

  • Mulai menggerakan kepala dan merengek
  • Tersenyum pada orang
  • Mengenali orangtua dan pengasuh

2. Usia koreksi 4 bulan

  • Mengangkat kepala dan melihat sekelilingnya
  • Mengikuti wajah dan benda yang dihadapkan padanya
  • Berguling

3. Usia koreksi 6 bulan

  • Dapat duduk sendiri dan berlutut
  • Mulai merangkak
  • Melihat mainan
  • Memiliki rasa penasaran terhadap benda
  • Merespons pada saat dipanggil namanya
  • Dapat mengatakan kombinasi huruf konsonan dan vokal (mama, dada, baba)

4. Usia koreksi 9 bulan

  • Merangkak
  • Mengetauhi instruksi “tidak” atau larangan
  • Mengikuti suara dan gerakan
  • Dapat bermain cilukba
  • Kosakata bertambah

5. Usia koreksi 12 bulan

  • Dapat berdiri sendiri
  • Dapat mengambil benda kecil
  • Merespon terhadap pertanyaan sederhana
  • Menggunakan bahasa tubuh sederhana seperti melambaikan tangan
  • Menangis pada saat ditinggal orangtua
  • Memiliki benda favorit
  • Dapat berkata mama dan bertujuan untuk memanggil ibu

6. Usia koreksi 15 bulan

  • Berjalan dan jongkok
  • Dapat bermain teka-teki sederhana atau menyusun balok
  • Dapat mengikuti perintah
  • Dapat melihat atau menunjuk gambar dalam buku

7. Usia koreksi 18 bulan

  • Dapat menaiki tangga dan berlari
  • Dapat melepas baju
  • Minum dari gelas dan makan dengan sendok
  • Memiliki kurang lebih 18 kosakata
  • Berkata tidak dan menggelengkan kepala
  • Menunjuk hal yang diinginkannya
Usia koreksi bayi prematur umumnya berlaku pada dua tahun pertama tumbuh kembang anak. Bila setelah dua tahun, anak tidak dapat mengikuti anak seusianya, konsultasikan lebih lanjut ke dokter ahli tumbuh kembang anak.Perlu diingat juga, tumbuh kembang antar anak tidaklah sama, meskipun anda telah menghitung usia koreksi. Hal ini berkaitan dengan stimulasi yang diberikan oleh orangtua dan pengasuh anak.Selalu konsultasikan dengan dokter, dan buatlah catatan mengenai tumbuh kembang anak, untuk memudahkan pada saat konsultasi.Jika Anda ingin berkonsultasi seputar cara merawat bayi prematur, Anda bisa hubungi dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
merawat bayibayi prematur
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/preemie/Pages/Caring-For-A-Premature-Baby.aspx
Diakses pada 31 Juli 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/premature-baby/art-20046286
Diakses pada 31 Juli 2019
Family Doctor. https://familydoctor.org/caring-for-your-premature-baby/
Diakses pada 31 Juli 2019
IDAI. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/perawatan-metode-kanguru-pmk-meningkatkan-pemberian-asi
Diakses pada 31 Juli 2019
Current Nutrition Reports. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5438437/ Diakses pada 16 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait