Perawatan Bayi Prematur, Ikuti 7 Cara Ini di Rumah

(0)
31 Jul 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Perawatan bayi prematur bantu kurangi risiko gangguan seriusPerawatan bayi prematur harus dilakukan untuk mengurangi risiko penyakit
Perawatan bayi prematur perlu dilakukan secara hati-hati. Sebab, saat bayi lahir prematur, pertumbuhan organ-organ penting, seperti paru paru, jantung, dan hati belum berfungsi dengan sempurna.Diketahui, bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kandungan mencapai 37 minggu. Sementara bayi pada umumnya lahir di usia kandungan 40 minggu.Karena tumbuh kembang yang tidak begitu optimal, bayi prematur juga memiliki beragam risiko mengalami masalah kesehatan. Oleh sebab itu, cara merawat bayi prematur tentu harus dilakukan dengan baik dan benar.

Ciri-ciri bayi prematur

Berat badan bayi prematur hanya berkisar 2 kg
Sebelum memahami perawatan bayi prematur, perlu dipahami, ukuran tubuh atau berat badan bayi prematur biasanya jauh lebih kecil. Bayi yang lahir prematur rata-rata memiliki berat badan sekitar 2 kg saja. Sementara itu, pada bayi yang lahir pada usia kandungan yang cukup bulan, rata-rata memiliki berat badan lebih dari 2,5 kg. Semakin awal bayi lahir, bisa semakin kecil pula ukuran tubuhnya.

Kondisi bawaan bayi prematur

Perawatan bayi prematur harus menghangatkan tubuhnya
Bayi prematur bahkan tidak memiliki lemak pelindung. Karena kondisi kesehatannya itu, suhu tubuhnya cenderung lebih rendah meski berada pada suhu kamar normal.Inilah yang membuat perawatan bayi harus mempertimbangkan suhu tubuhnya. Umumnya, bayi baru lahir secara prematur harus diletakkan di dalam inkubator agar tetap hangat.Bayi prematur juga berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan. Selain itu, bayi prematur juga berisiko mengalami gangguan kognitif, motorik, dan kesehatan perilaku.

Perawatan bayi prematur di rumah

Karena kelahiran prematur, ada berbagai risiko masalah kesehatan yang mungkin terjadi sehingga bayi prematur memerlukan perawatan khusus. Terdapat beberapa cara melakukan perawatan bayi prematur, di antaranya:

1. Cari tahu tentang kondisi bayi prematur Anda

Periksakan ke dokter anak terkait perawatan bayi prematur
Ketidakpastian mengenai kondisi bayi prematur Anda dapat berbahaya. Oleh sebab itu, Anda harus mencari tahu mengenai kondisi bayi Anda sejelas mungkin pada dokter. Tanya mengenai hal yang Anda tidak tahu, dan selalu konsultasikan bila ada perubahan pada keadaan bayi prematur Anda. Semakin banyak Anda tahu mengenai kondisinya, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk merawatnya.

2. Memberi bayi prematur ASI

Perawatan bayi prematur dengan ASI agar cepat gemuk
Dalam melakukan perawatan bayi prematur, ASI penting sebagai cara merawat bayi prematur agar cepat gemuk.ASI mengandung protein yang dapat membantu melawan infeksi dan meningkatkan pertumbuhan. Meski bayi mungkin mengalami kesulitan untuk menyusu dari payudara Anda, Anda tetap dapat memberinya ASI melalui botol khusus.Berikan ASI sebanyak 8 hingga 10 kali dalam sehari. Usahakan untuk tidak memberikan selang waktu lebih dari empat jam di setiap waktu menyusui. Hal ini bertujuan untuk menghindari dehidrasi pada bayi prematur.Salah satu tanda jika buah hati tidak mengalami dehidrasi adalah ia buang air kecil sebanyak 6-8 kali dalam sehariPemberian ASI diketahui mampu dilakukan sebagai cara menambah berat badan bayi prematur. Hal ini pun dibuktikan pada penelitian yang terbit pada jurnal Multidisciplinary Digital Publishing Institute Nutrients.Riset ini menemukan, pemberian ASI terbukti efektif sebagai cara merawat bayi prematur agar cepat gemuk. Selain itu, tidak hanya berat badan, panjang tubuh dan lingkar kepala bayi prematur pun juga bertumbuh lebih pesat.Untuk Anda, pastikan selalu memompa ASI sebanyak 6-8 kali sehari sehingga kebutuhan ASI bayi prematur terpenuhi. Selain itu, tanyakan pula pada dokter mengenai kebutuhan vitamin tambahan untuk bayi prematur. 

3. Melakukan perawatan metode kanguru

Skin-to-skin adalah perawatan bayi prematur efektif
Perawatan bayi prematur ini adalah alternatif pengganti inkubator. Cara ini efektif untuk merawat bayi prematur di rumah. Dengan metode ini, ibu dan bayi akan melakukan kontak kulit ke kulit karena bayi diletakkan di dada dalam waktu yang lama dan ditahan oleh kain yang diikatkan pada punggung ibu.Metode kanguru sebagai perawatan bayi prematur mampu suhu tubuh bayi menjadi lebih hangat. Hal ini mampu terhindar dari hipotermia. Bahkan, metode ini bisa dilakukan sebagai cara merawat bayi prematur agar cepat gemuk.Cara ini juga memudahkan pemberian ASI, melindungi dari infeksi, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, serta meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi. Selain itu, metode kanguru juga membuat detak jantung bayi prematur menjadi lebih stabil.

4. Memberi bayi imunisasi

Perawatan bayi prematur imunisasi bantu kuatkan kekebalan
Sebagai penanganan bayi prematur, Anda harus memberi bayi imunisasi agar terhindar dari berbagai infeksi ataupun masalah kesehatan yang mengintainya.Misalnya, berikan bayi Anda suntikan flu karena ia lebih rentan terserang flu daripada bayi yang lahir dengan usia kehamilan yang cukup. Imunisasi untuk bayi prematur dapat diberikan di waktu yang sama dengan bayi pada umumnya.

5. Memberi bayi waktu yang cukup untuk tidur

Berikan tidur yang cukup sebagai perawatan bayi prematur
Tidur merupakan kebutuhan yang penting untuk menjaga kesehatan bayi prematur. Berilah waktu tidur yang cukup untuk bayi prematur. Tidur dapat membuat sistem kekebalan tubuh bayi menjadi lebih kuat. Perlu diingat, sebagai perawatan bayi prematur, tidurkan bayi dalam posisi terlentang. Jangan menempatkan bayi pada posisi tengkurap ketika ia tidur karena berisiko mengalami kematian mendadak (SIDS).

6. Memerhatikan pertumbuhan dan perkembangan bayi

Caption
Pertumbuhan dan perkembangan bayi harus diperhatikan. Hal ini berkaitan dengan kemajuan atau kemunduran yang terjadi pada kondisi bayi, seperti pendengaran, penglihatan, gerak, dan lainnya. Anda dapat mencatat pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada bayi prematur. Hal ini bisa Anda konsultasikan pada dokter agar pertumbuhan dan perkembangannya bisa semakin baik.

7. Selalu cuci tangan sebelum menyentuh bayi

Cuci tangan: perawatan bayi prematur agar terhindar dari infeksi
Selain memberikan perawatan bayi prematur, menjaga tubuh agar selalu higienis juga penting sebagai langkah untuk merawat bayi prematur di rumah. Sebab, sistem kekebalan tubuhnya belum berfungsi optimal. Hal ini membuat mereka lebih rawan terkena infeksi dari tangan yang kotor.

Gangguan kesehatan pada bayi prematur

Cerebral palsy merupakan risiko gangguan kesehatan bayi prematur
Karena lahir lebih cepat daripada kelahiran pada umumnya, inilah risiko gangguan kesehatan bayi prematur yang akan dialami:
  • Retinopati prematuritas, kelainan ini terjadi akibat adanya perkembangan pembuluh darah yang abnormal pada retina mata. Hal ini menimbulkan risiko kebutaan bayi.
  • Cerebral palsy, adanya gangguan tumbuh kembang yang terjadi pada bayi prematur menyebabkan rentan terkena cerebral palsy, yaitu gangguan motorik, otot, ataupun postur tubuh akibat infeksi, aliran darah yang tidak memadai, atau cedera pada otak bayi.
  • Sleep apnea, yaitu dinding tenggorokan yang menyempit pada saat tidur sehingga pernapasan terganggu. Hal ini menyebabkan detak jantung bermasalah.

Catatan dari SehatQ

Perawatan bayi prematur di rumah harus segera dilakukan semenjak diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Hal ini untuk mencegah bayi dari gangguan kesehatan yang dialami akibat kondisi yang dibawa sejak lahir, seperti hipotermia, infeksi, dan berat badan kurang.Jika terdapat tanda-tanda yang tidak lazim pada bayi prematur, segera hubungi dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jika Anda ingin melengkapi keperluan bayi prematur baru lahir, kunjungi untuk mendapatkan penawaran dengan harga menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
merawat bayibayi prematur
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/preemie/Pages/Caring-For-A-Premature-Baby.aspx
Diakses pada 31 Juli 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/premature-baby/art-20046286
Diakses pada 31 Juli 2019
Family Doctor. https://familydoctor.org/caring-for-your-premature-baby/
Diakses pada 31 Juli 2019
IDAI. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/perawatan-metode-kanguru-pmk-meningkatkan-pemberian-asi
Diakses pada 31 Juli 2019
Current Nutrition Reports. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5438437/ Diakses pada 16 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait