Mempelajari Cara Menyundul Bola yang Benar agar Jago Heading


Cara menyundul bola atau heading bisa dilakukan dalam posisi. badan tegak maupun meloncat. Selalu perhatikan aspek keselamatan ketika melakukan trik dalam sepak bola ini. Sebab, ada risiko cedera kepala yang bisa terjadi.

0,0
20 Feb 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara menyundul bola bisa dilakukan dengan posisi badan tegakSalah satu cara menyundul bola adalah dengan posisi badan tegak
Dengan mempelajari cara menyundul bola yang baik, Anda akan mampu melakukan teknik dasar sepak bola dalam menceploskan si kulit bundar menggunakan kepala ini, sekalipun postur tubuh tidak terlalu tinggi.Hal ini bukan mengada-ada karena sudah dibuktikan sendiri oleh salah satu ‘raja sundulan’ di sepak bola Indonesia, yakni Bambang Pamungkas.Bagi Anda yang kerap bermain sepak bola bukan dalam posisi striker atau penyerang pun, mengetahui cara menyundul bola yang benar akan sangat membantu. Pasalnya, heading juga kerap dilakukan oleh para pemain belakang dalam menghalau serangan lawan maupun para pemain tengah dan sayap, saat berduel udara untuk memenangi bola.

Bagaimana cara menyundul bola yang benar?

Heading dapat dilakukan dengan melompat
Heading termasuk teknik dasar dalam permainan sepak bola yang membutuhkan koordinasi tubuh dengan baik, akurasi, serta timing yang pas. Oleh karena itu, Anda mungkin harus melatih teknik ini berulang-ulang untuk menguasainya.Dalam olahraga sepak bola, menyundul bola dapat dilakukan dengan berdiri (dilakukan bila bola datang setinggi kepala) atau meloncat (jika bola melambung di atas kepala). Cara menyundul bola dengan berdiri ialah:
  • Posisi badan tegak, kedua kaki dibuka selebar bahu atau salah satu kaki maju dan menghadap sasaran.
  • Kedua lutut sedikit ditekuk.
  • Lentingkan badan ke belakang, mata memandang ke arah datangnya bola, dan dagu merapat dengan leher.
  • Dengan mengandalkan otot-otot perut, dorongan panggul, serta lutut yang diluruskan, dorong badan bagian atas sekuat mungkin sehingga dahi mengenai bola.
  • Sebagai gerakan lanjutan (follow through), satu kaki dimajukan dan kedua lengan direntangkan untuk menjaga keseimbangan.
Sementara itu, cara menyundul bola dengan meloncat dalam permainan sepak bola dilakukan dengan langkah-langkah ini:
  • Meloncat atau melompat sesuai arah datangnya bola.
  • Pada saat mencapai titik tertinggi atau terjauh, badan dilentingkan, otot-otot leher dikontraksikan, pandangan ke sasaran dan dagu merapat dengan leher.
  • Kencangkan otot-otot perut, dorong panggul dan badan ke depan sehingga dahi mengenai bola.
  • Badan dicondongkan ke depan dan mendarat dengan kedua kaki secara bersamaan.
Pesepak bola dengan postur tinggilah yang kerap diuntungkan dengan teknik sundulan terbang ini. Jika postur tidak lerlalu menjulang, Anda sangat disarankan melengkapi cara menyundul bola di atas dengan latihan kekuatan otot tungkai dan otot perut serta kelentukan tulang belakang.Daya ledak otot tungkai akan memungkinkan seorang pemain meloncat setinggi mungkin. Sementara itu, kekuatan otot perut akan memudahkan Anda melakukan gerakan ayunan tubuh ke depan dengan cepat setelah melakukan tolakan. Terakhir, kelentukan tulang belakang akan memberi sudut gerakan badan, sehingga ayunan badan lebih baik dalam mempersiapkan kekuatan heading.Ketiga aspek tersebut merupakan kesatuan gerak yang penting dalam menunjang keberhasilan menyundul bola sehingga Anda mampu membuat sundulan keras dan tepat sasaran.

Risiko cedera akibat menyundul bola

Waspadai cedera akibat heading
Dari segi kesehatan, menyundul bola cukup mengundang kontroversi. Beberapa penelitian menyatakan melakukan heading terlalu sering akan mengganggu fungsi kognitif.Namun tidak sedikit juga penelitian yang menganggap penurunan fungsi tersebut tidak serta-merta disebakan oleh sundulan.Kendati efek buruk menyundul bola masih menjadi perdebatan, Anda tetap harus memperhatikan aspek keamanan ketika melakukan heading. Selain memastikan cara menyundul bola sudah benar, jangan paksakan diri berduel di udara dengan lawan agar tidak terjadi tabrakan kepala yang berisiko mengakibatkan cedera kepala.Beberapa cedera kepala yang kerap terjadi dalam permainan sepak bola adalah:

1. Konkusi

Ini terjadi tepat setelah kepala Anda terbentur benda keras. Gejala yang mungkin Anda rasakan ialah pusing, tidak bisa fokus, kehilangan ingatan, linglung, penglihatan tidak jelas, tidak bisa berdiri atau berjalan dengan seimbang, mual dan muntah, serta sensitif terhadap cahaya.

2. Subkonkusi

Ini juga terjadi setelah kepala Anda terbentur benda keras, ada bagian otak yang mungkin rusak, tapi gejalanya tidak separah konkusi.Jika Anda sering mengalami benturan di kepala, dikhawatirkan gejala akan menumpuk dan akan berubah menjadi masalah serius di kemudian hari. Oleh karena itu, apabila terjadi benturan saat heading, periksakan ke dokter sekalipun Anda tidak mengalami gejala yang berarti.
olahragatips olahragamanfaat sepak bolasepak bola
Universitas Negeri Semarang. https://lib.unnes.ac.id/2100/1/5153.pdf
Diakses pada 7 Februari 2021
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC161559/
Diakses pada 7 Februari 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/heading-safety-in-soccer-4129056
Diakses pada 7 Februari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/heading-in-soccer
Diakses pada 7 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait