Cooler bag ASI dapat menjaga ASI tetap dingin
Isi cooler bag ASI yang bisa menampung kantong es dan botol ASI

Menyiapkan persediaan ASI menjadi hal yang penting bagi ibu menyusui untuk memastikan Si Kecil memiliki cadangan makanan yang cukup, baik pada saat berpergian atau saat Anda sedang bekerja.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk menyimpan cadangan ASI saat bepergian adalah dengan menggunakan cooler bag untuk ASI. Pasalnya, cooler bag dapat membantu menjaga kondisi ASI dengan aman bahkan hingga 24 jam.

Cara menyimpan ASI di cooler bag

Cara menyimpan ASI di cooler bag tergantung dengan tipe tas yang Anda miliki. Setidaknya ada dua tipe cooler bag untuk ASI yaitu, yang sudah dengan alat pendingin yang menyatu dengan tas dan ada pula yang terpisah.

Jika cooler bag yang Anda miliki memiliki kantong es yang terpisah, letakkan kantong tersebut di dalam mesin pendingin terlebih dahulu hingga membeku.

Setelah itu, barulah Anda bisa menggunakannya dengan meletakan di bagian tengah tas. Kantong es ini akan membuat botol atau plastik ASI di sekitarnya tetap dingin.

Sedangkan untuk cooler bag dengan alat pendingin yang menyatu, Anda cukup memastikan cooler bag sudah dingin dan masukkan botol atau plastik ASI perah Anda.

Isi satu botol atau plastik yang Anda gunakan untuk menyimpan ASI, sesuai dengan takaran yang dibutuhkan bayi Anda untuk sekali makan. Misalnya dengan menyimpan sekitar 60-120 ml.

Selain itu, pertimbangkan untuk menyimpan ASI dalam porsi yang lebih sedikit, misalnya 30 ml. Gunanya untuk persiapan situasi yang tidak terduga, seperti terlambat memberi Si Kecil ASI. Pastikan juga Anda tidak mengisinya sebotol penuh karena ASI akan mengembang saat membeku

Jangan lupa untuk menyiapkan label dan pena antiair agar tidak luntur. Beri label setiap wadah sesuai dengan tanggal Anda memompa ASI. Pastikan juga Anda sudah mencuci tangan sebelum memompa dan memasukan botol asi ke dalam cooler bag.

Ingat, menjaga kebersihan botol ASI dan area penyimpanannya dapat mengurangi kemungkinan munculnya bakteri di dalam susu.

Tips memilih cooler bag ASI

Agar memudahkan Anda untuk memilih cooler bag yang tepat, berikut adalah tips yang perlu Anda perhatikan baik-baik.

1. Perhatikan ukurannya

Pilihlah cooler bag dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya, sesuai berapa banyak botol ASI yang Anda bawa dan berapa besar ukurannya.

Jika Anda memerlukan cooler bag untuk menyimpan ASI pada saat bekerja, Anda bisa memilih tas ukuran sedang.

2. Pilih tipe cooler bag yang tepat

Sesuaikan tipe cooler bag sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Jika Anda ingin membawanya ke kantor, lihat bagaimana kondisi kulkas kantor Anda.

Jika kulkas kantor selalu penuh, mungkin Anda bisa mempertimbangkan tas dengan kompres es terpisah.

Namun, jika kulkas kantor Anda masih memiliki ruang yang lebih, Anda bisa memilih cooler bag dengan alat pendingin yang telah menyatu. Tas tipe ini akan memudahkan Anda untuk mendinginkannya karena Anda hanya perlu memasukkannya ke dalam freezer 

3. Perhatikan bahan cooler bag

Pilihlah bahan cooler bag yang kokoh dan bagus. Misalnya, dengan memastikan bahannya tidak tembus air, tidak mudah bocor, dan bisa melindungi botol ASI dengan baik.

Jika ada ibu menyusui lainnya selain Anda di kantor, pastikan cooler bag Anda memiliki penanda yang mudah dikenali, agar tidak tertukar dengan milik orang lain.

Perhatikan ini setelah menyimpan ASI

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan setelah Anda memompa dan menyimpan ASI. Gunakan wadah penyimpanan yang khusus untuk ASI. Hindari botol plastik yang mengandung BPA.

Setelah sampai rumah, segera gunakan ASI atau memasukannya ke dalam kulkas. Jangan letakkan ASI pada bagian pintu kulkas, guna melindungi ASI dari perubahan suhu saat kulkas dibuka atau tutup.

Apabila ASI siap digunakan, Anda bisa mencairkannya dengan merendam botol ke dalam wadah berisi air dengan suhu suam-suam kuku sekitar 20 menit.

Selain memerhatikan beberapa tips di atas, Anda juga perlu mengetahui bahwa semakin lama Anda menyimpan ASI, semakin tinggi pula kemungkinan ASI kehilangan kandungan vitamin C di dalamnya. 

Babycenter
https://www.babycentre.co.uk/x553833/whats-the-best-way-to-store-breastmilk
https://www.babycenter.com/0_breastfeeding-and-pumping-while-traveling_10313897.bc
Diakses 2 Mei

Exclusive pumping
https://exclusivepumping.com/best-breastmilk-cooler/
Diakses 2 Mei

Mayoclinic
https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/breast-milk-storage/art-20046350
Diakses 2 Mei

CDC
https://www.cdc.gov/breastfeeding/recommendations/handling_breastmilk.htm
Diakses 2 Mei

Todays parent
https://www.todaysparent.com/baby/breastfeeding/everything-you-need-to-know-about-breastmilk-storage/
Diakses 2 Mei

Artikel Terkait