logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Artikel Bersponsor

Hidup Sehat

Cara Menurunkan Panas yang Pasti Aman dan Manjur

open-summary

Orang-orang yang sedang kepanasan atau malah demam disarankan untuk jangan banyak bergerak. Ada banyak cara menurunkan demam dan panas dengan bahan-bahan alami di rumah.


close-summary

2 Feb 2020

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Cara menurunkan demam yang dilakukan wanita di rumah

Saat badan karena demam, banyak minum air putih untuk menurunkan suhu panas tubuh

Table of Content

  • Cara menurunkan panas secara alami
  • Penyebab suhu badan naik dan terasa panas
  • Catatan dari SehatQ

Adakalanya suhu tubuh naik sehingga badan jadi panas. Entah demam atau kepanasan karena sinar matahari terik. Suhu tubuh yang tinggi tentunya bikin diri tak nyaman, terlebih jika ada urusan yang perlu diselesaikan.

Advertisement

Beruntung, ada beberapa cara menurunkan panas entah karena demam atau kegerahan yang bisa dilakukan di mana saja, termasuk di rumah dan di kantor.

Cara menurunkan panas secara alami

Orang-orang yang sedang kepanasan atau malah sakit demam disarankan untuk jangan dulu banyak bergerak. Semakin banyak gerak, semakin panas suhu tubuh Anda nantinya. Maka, hindari aktivitas fisik berlebihan sementara ini dan perbanyak istirahat.

Berikut adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan demam dan suhu panas tubuh agar tak ganggu aktivitas:

1. Kompres air hangat

Saat sedang demam atau kepanasan, Anda mungkin terbiasa mengompres badan dengan air dingin atau es batu yang dibungkus kain

Ternyata, cara ini justru tidak dianjurkan oleh dokter dan tenaga kesehatan. Kompres dingin lebih tepat digunakan untuk meredakan nyeri otot, bukan sebagai cara menurunkan demam. Kenapa?

Peningkatan suhu badan sejatinya adalah reaksi alamiah kekebalan tubuh untuk mempertahankan diri melawan infeksi. Jika Anda menempelkan kompres dingin, otak justru akan menerjemahkannya sebagai gangguan atau ancaman terhadap proses alamiah tersebut. Sebagai akibatnya, tubuh akan semakin meningkatkan temperatur inti dan membuat badan makin terasa panas.

Selain itu, kompres dingin juga riskan menurunkan suhu tubuh secara tiba-tiba sehingga memicu badan jadi menggigil. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda menghindari kompres dingin atau mandi air dingin saat demam maupun kepanasan. 

Baca Juga

  • Cara Kompres Anak Demam agar Panas Cepat Turun
  • Kompres Hangat vs. Kompres Dingin, Kenali Manfaat dan Penggunaannya
  • Mengenal Roseola Infantum yang Rentan Menyerang Balita

2. Rendam kaki di air suam kuku

Salah satu cara menurunkan demam dan panas di badan adalah mencoba merendam kaki di air suhu normal atau suam kuku. Rendam kaki setidaknya selama 20 menit. Tips ini dapat membantu mendinginkankan dan merilekskan badan Anda.

Untuk menambah sensasi menenangkan, Anda bisa mencampurkan beberapa tetes minyak atsiri yang disukai, seperti minyak peppermint.

3. Konsumsi sayur dan buah yang banyak airnya

Cara menurunkan panas dengan buah semangka
Buah semangka cocok dimakan saat badan terasa panas

Untuk menurunkan panas, Anda juga bisa mengonsumsi beberapa makanan yang tinggi kandungan airnya. Anda bisa mengonsumsinya langsung atau membuatnya menjadi smoothie buah dan sayur. Tambahkan sedikit es batu untuk sensasi yang lebih menyejukkan.

Beberapa contoh makanan dengan kandungan air yang tinggi, yaitu:

  • Semangka
  • Stroberi
  • Jeruk
  • Timun
  • Seledri

Selain buah dan sayur yang kaya akan kandungan air, sup ayam hangat atau beragam jenis sup lainnya juga jadi makanan penurun panas yang tepat.

4. Minum air kelapa

Air kelapa mengandung berbagai vitamin, mineral, dan elektrolit. Kandungan tersebut membantu kita untuk lebih segar dan berenergi ketika tubuh lemas karena suhu tubuh yang naik.

Air kelapa segar menjadi pilihan yang baik urunkan demam secara alami dibandingkan air kelapa kemasan. Apabila Anda membeli produk kemasan, perhatikan dengan saksama label komposisinya, terutama kandungan gula.

Alternatifnya, Anda bisa minum teh herbal hangat racikan sendiri untuk menurunkan demam secara alami. Seduh teh tawar bersama potongan jahe, sereh, atau irisan lemon, dan madu untuk menambah rasanya.

5. Kenakan pakaian yang menyerap keringat

Apabila sedang kepanasan karena demam atau suhu terik tapi Anda tetap harus beraktivitas, cobalah untuk mengenakan bahan pakaian alami sebagai cara menurunkan panasnya. Ambil contoh, baju berbahan katun dan linen. Pasalnya, panas dapat keluar dari tubuh lebih mudah dengan bahan-bahan alami tersebut dibandingkan dengan kain sintetis seperti akrilik dan nilon.

6. Oleskan lidah buaya

Cara menurunkan panas dengan lidah buaya
Lidah buaya dapat dioleskan ke kulit untuk menurunkan panas

Punya stock gel lidah buaya di rumah atau kantor? Ambil sedikit gelnya untuk dioleskan ke bagian kulit. Sebab, gel lidah buaya dapat membantu menurunkan panas. Untuk hasil yang optimal, tempatkan gel lidah buaya tersebut ke lemari es sebelum dioleskan.

Terkadang, muncul bintik merah setelah demam. Anda juga dapat mengoleskannya gel lidah buaya pada kulit untuk membantu menenangkannya.

7. Minum obat demam

 Jika berbagai cara menurunkan panas secara alami di atas tak kunjung meredakan panas, minumlah obat demam. Begitu juga jika Anda sedang mencari cara menurunkan demam pada anak. Pilihlah obat demam yang aman untuk anak.

8. Mengonsumsi cabai

Mengonsumsi cabai memang dapat membuat Anda merasa hangat, namun ternyata, mengonsumsi cabai juga bisa membantu Anda menurunkan suhu tubuh.

Sebab, kandungan capsaicin yang dimiliki cabai dapat mengirimkan sinyal ke otak bahwa tubuh sedang kepanasan. Hasilnya, tubuh dapat mengeluarkan keringat lebih banyak dari biasanya dan suhu tubuh akan menurun.

Penyebab suhu badan naik dan terasa panas

Normalnya, suhu tubuh orang dewasa antara 36,6-37.4 ºCelsius. Suhu tubuh yang normal biasanya diatur oleh hipotalamus dan sistem saraf otonom tubuh.

Ada beragam faktor yang membuat tubuh menjadi panas. Beberapa di antaranya, yaitu:

  • Demam dan infeksi.
  • Menderita hipertiroidisme, yaitu kondisi ketika tubuh menghasilkan hormon tiroid terlalu banyak.
  • Menghabiskan waktu di cuaca yang panas.
  • Mengenakan baju berbahan sintetis.
  • Mengonsumsi makanan pedas, berminyak, dan makanan kering.
  • Mengonsumsi minuman berkafein dan beralkohol.
  • Menjalani aktivitas fisik yang intens.
  • Gejala penyakit tertentu, seperti arthritis, leukemia, dan gangguan saraf.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti antibiotik, opioid, dan antihistamin.
  • Dehidrasi atau kekurangan cairan.

Catatan dari SehatQ

Cara menurunkan demam dan suhu panas di atas bisa diterapkan sendiri di rumah. Apabila suhu tubuh masih tinggi dan Anda tidak juga merasa fit, Anda sangat disarankan untuk segera menemui dokter. Sebab, panas yang tak kunjung hilang dapat menjadi tanda gawat darurat tertentu.

Advertisement

demampenurun panasadv simas jiwa

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved