logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Pria

Penting! Ini Cara Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi Pria

open-summary

Cara menjaga kesehatan reproduksi pria perlu dilakukan untuk mencegah alat kelamin Anda terkena penyakit. Berbagai cara yang bisa dilakukan, yakni menjaga kebersihan alat kelamin, perubahan gaya hidup, hingga memeriksakan alat kelamin secara rutin.


close-summary

14 Nov 2020

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria salah satunya adalah olahraga

Berolahraga dapat membantu menjaga kesehatan organ reproduksi Anda

Table of Content

  • Cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria

Tidak hanya wanita, pria juga perlu menjaga kesehatan organ reproduksinya secara teratur. Kesehatan reproduksi yang optimal akan membawa pengaruh positif terhadap performa seksual dan kemampuan Anda untuk memiliki keturunan. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda tidak mengabaikan cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria berikut ini.

Advertisement

Cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria

Berikut adalah sejumlah cara menjaga alat reproduksi pria yang perlu Anda lakukan agar  fungsi dan kebersihannya senantiasa terjaga.

1. Membersihkan alat kelamin secara rutin

Mandi secara rutin jaga kebersihan penis
Mandi dua kali sehari dapat membantu jaga kebersihan penis

Salah satu cara menjaga kesehatan reproduksi pria yang paling penting adalah memastikan kebersihan organ intim Anda. Bersihkan penis secara rutin untuk mencegah menumpuknya kotoran seperti smegma dan kuman sehingga berbagai risiko infeksi penyakit atau masalah lainnya dapat dihindari.

Mandi dua kali sehari dan membersihkan alat kelamin setelah buang air besar ataupun kecil sudah cukup untuk menjaga kebersihannya. Di samping itu, jangan lupa rutin mengganti celana dalam supaya tetap bersih dan nyaman dikenakan.

2. Sunat

Sunat atau sirkumsisi adalah tindakan medis untuk memotong kulit kulup penis. Kendati secara medis tidak diwajibkan, faktanya manfaat sunat sangat besar bagi kesehatan alat kelamin pria.

Manfaat tersebut antara lain agar penis lebih mudah dibersihkan dan terhindar dari berbagai masalah, seperti kulit kulup yang tidak bisa ditarik ke belakang (fimosis), maupun sebaliknya (parafimosis).

Itu sebabnya, sunat menjadi salah satu cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria yang sebaiknya tidak diabaikan.

3. Melakukan pemeriksaan penyakit menular seksual (PMS) secara rutin

Pria yang telah aktif secara seksual, terutama yang melakukan hubungan seks tanpa kondom, memiliki risiko terjangkit penyakit menular seksual (PMS). Terlebih jika seks tidak dilakukan secara aman.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan PMS dan pemeriksaan alat kelamin pada dokter kulit dan kelamin secara rutin. Pemeriksaan PMS umumnya meliputi:

  • Pemeriksaan gonore dan klamidia
  • Pemeriksaan HIV
  • Pemeriksaan infeksi HPV
  • Pemeriksaan herpes
  • Pemeriksaan sifilis

Selain itu, menghindari berganti-ganti pasangan seksual merupakan salah satu cara terbaik mencegah terjangkit PMS. Risiko penyakit PMS juga dapat diturunkan dengan penggunaan kondom saat berhubungan seks.

4. Konsumsi makanan bernutrisi

Ikan salmon mengandung omega-3
Mengonsumsi makanan kaya omega-3 bisa bantu jaga kesehatan penis

Makanan kaya serat dan rendah lemak dapat bermanfaat bagi kesehatan organ vital pria, termasuk mencegahnya dari berbagai jenis penyakit reproduksi pria. Selain itu, beberapa jenis makanan juga dipercaya mampu meningkatkan performa seksual pria.

Bawang bombay, bawang putih, pisang, paprika, dan cabai dapat membantu meningkatkan aliran darah ke penis. Demikian juga dengan makanan mengandung asam lemak omega-3 seperti ikan salmon, kacang-kacangan, dan tiram.

Makanan mengandung vitamin B1, seperti kacang tanah dan kacang merah, juga bermanfaat bagi kesehatan reproduksi pria. Selain melancarkan aliran darah, vitamin ini berkontribusi dalam meningkatkan reaksi saraf pada penis.

5. Cukup minum air putih

Cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria selanjutnya adalah dengan minum air putih.

Minum air putih dalam jumlah yang cukup dapat membantu ginjal membuang racun dari dalam tubuh melalui urine. Konsumsi air yang cukup ditandai dengan urine berwarna cerah, tidak berbau, dan mudah dikeluarkan.

Urine yang keluar juga akan membawa kuman atau bakteri yang mungkin bersarang di dalam alat vital Anda. Dengan mudahnya urine untuk keluar tersebut, maka organ reproduksi jadi lebih bersih sehingga risiko penyakit dapat dihindari.

6. Olahraga teratur

Berolahraga teratur memang bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh, tak terkecuali dalam merawat kesehatan penis ataupun untuk menjaga kesehatan organ reproduksi  pria lainnya. 

Dua olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan reproduksi adalah olahraga kardio, seperti jogging, renang, dan jalan cepat; serta latihan kekuatan otot, seperti angkat beban dan senam kegel.

7. Menjaga berat badan ideal

Menjaga berat badan ideal juga menjadi salah satu cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria yang dapat dilakukan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa berat badan berlebihan pada pria memiliki kaitan dengan menurunnya tingkat hormon testosteron, kualitas sperma yang lebih buruk, dan penurunan kesuburan.

Bahkan, peluang infertilitas pada pria obesitas dapat meningkat hingga 10 persen pada setiap kenaikan berat badan sebesar 9 kg.

8. Berhenti merokok

Banyak hasil studi yang menunjukkan bahwa mayoritas pria yang mengalami disfungsi ereksi (impotensi) adalah seorang perokok. Atas dasar inilah, bahaya merokok perlu diwaspadai karena berperan besar dalam menyebabkan masalah kesehatan reproduksi pria, seperti disfungsi ereksi.

Kebiasaan merokok dapat berisiko menyumbat pembuluh arteri yang mengalirkan darah ke penis. Inilah yang menjadi penyebab disfungsi  ereksi sehingga menyulitkan Anda ketika berhubungan seks.

Itu sebabnya, cara ini patut Anda coba demi menjaga kesehatan alat reproduksi pria. Selain berhenti merokok, hindari juga minuman beralkohol dan dan obat-obatan terlarang.

9. Hindari stres

Menghindari dan mengelola stres juga termasuk cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria yang tak kalah penting. Pasalnya, stres dapat  menyebabkan rendahnya kadar testosteron.. 

Hal tersebut tidak saja berdampak pada menurunnya gairah seks, tapi juga bisa mengakibatkan disfungsi ereksi.

Celana dalam ketat
Celana dalam ketat dapat memberi pengaruh buruk terhadap sperma

Berdasarkan penelitian, celana dalam ketat dapat memengaruhi jumlah produksi sperma. Hal ini dikarenakan testis sebagai “pabrik”produksi sperma sangat sensitif terhadap suhu udara.

Idealnya, suhu pada testis lebih rendah beberapa derajat dari suhu perut. Celana dalam yang ketat dapat menekan testis lebih dekat ke area perut sehingga menyebabkan peningkatan temperatur.

Temperatur yang meningkat inilah yang lantas akan menyebabkan proses produksi sperma oleh testis menjadi tidak optimal. Maka dari itu, sebaiknya hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat agar proses produksi sperma dapat berjalan dengan baik.

11. Gunakan athletic cup

Jika Anda gemar berolahraga yang memungkinkan terjadi kontak atau benturan dengan lawan, sebaiknya gunakan athletic cup atau protective cup.

Athletic cup adalah perlengkapan olahraga berupa pelindung organ vital pria yang berfungsi untuk melindungi alat kelamin Anda dari benturan dan cedera yang berbahaya saat olahraga.

Baca Juga

  • Testosteron Rendah? Konsumsi Makanan Penambah Testosteron Ini
  • Kenali Berbagai Gejala Kanker Prostat Sebelum Menyebar
  • Sunat Laser: Kenali Keunggulan dan Kekurangannya

Apabila Anda punya pertanyaan lebih lanjut seputar cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria, Anda bisa bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.

Advertisement

masalah reproduksireproduksi priakelamin laki-lakikesehatan pria

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved